http://www.lampungpost.com/aktual/berita.php?id=11275

      Rabu, 7 Oktober 2009 
     

      KESEHATAN 
     
     
     

Lampung Berpotensi Munculkan Virus Flu Baru 


      BANDAR LAMPUNG (LampostOnline): Negara Indonesia, termasuk Lampung, 
berpotensi menjadi penyebar virus flu baru yang lebih berbahaya dan mematikan. 
Hal itu dipicu dari banyaknya masyarakat yang beternak unggas. 

      Hal itu disampaikan Direktorat P2ML, Ditjen PP-PL, Departemen Kesehatan 
RI, Dr. Iwan M. Muljono, dalam Advokasi dan Pelatihan Penyusunan Rencana 
Kontingensi Penanggulangan Pendemi Influenza Provinsi Lampung Tahun 2009, Rabu 
(7-10).

      Menurut dia, virus H5N1 dapat mencapai angka kematian 80%. Biasanya virus 
H5N1 yang tertular dari unggas ke manusia, tetapi ada virus yang lebih gawat 
dari virus H5N1, yaitu munculnya virus baru. Virus baru bisa timbul dari 
manusia ke manusia yang terjangkit virus H5N1 atau flu burung. 

      Acara pelatihan tersebut dilakukan selama empat hari dengan dihadiri 
beberapa undangan, di antaranya Dinas Kesehatan provinsi/kota/kabupaten, Rumah 
Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Kabid Pelayanan Kesehatan, Kabid P2PL, Biro 
Binsos, Kabid Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, perwakilan Polda Lampung, 
Kabid Dinas Perhubungan, KKP Panjang, Wadir Yanmed, dan 30 orang peserta 
advokasi provinsi.

      Iwan menjelaskan munculnya virus H1N1 tidak menimbulkan permasalahan 
besar meskipun sudah menjadi pandemi. Karena virus H1N1 atau yang biasa disebut 
flu babi angka kematiannya rendah. Namun munculnya virus baru yang disebabkan 
dari tertularnya manusia ke manusia yang disebabkan H5N1 atau flu burung lebih 
ganas dari virus H5N1. 

      "Virus baru ini sangat ganas dan mematikan, maka kita harus mengetahui 
dampaknya sebagai pandemi influenza baru dan kebijakan kesiapsiagaan pandemi 
influenza," ujarnya. MG9/L-1
     



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke