http://www.antarane ws.com/berita/ 1256029616/ wiranto-hanura- memilih-oposisi
 

Wiranto: Hanura Memilih Oposisi
Selasa, 20 Oktober 2009 16:06 WIB | Peristiwa | Politik/Hankam | Dibaca 72 kali

Jakarta, (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto mengatakan, 
Partai Hanura memilih sikap sebagai oposisi terhadap pemerintahan Presiden 
Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, selama lima tahun ke 
depan.

"Dengan sikap oposisi tersebut sehingga Hanura bisa menjadi penyeimbang dan 
melakukan pengawasan terhadap pemerintah," kata Wiranto, usai pelantikan 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono di Gedung MPR RI 
Senayan Jakarta, Selasa.

Dikatakan Wiranto, sebagai penyeimbang Hanura akan melakukan kritik membangun 
jika kebijakan pemerintah tidak sesuai dengan hati nurani rakyat. Sebaliknya, 
jika kebijakan pemerintah sesuai dengan hati nurani rakyat, maka Hanura akan 
mendukung kebijakan tersebut.

Ditanya soal kebijakan pemerintah yang akan dilaksanakan Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono, Wiranto berharap, kebijakan pemerintah, baik program 100 
hari, satu tahun, maupun lima tahun, seluruhnya untuk memajukan bangsa dan 
negara serta mensejahterakan rakyat.

Wiranto juga mengajak semua pihak agar bisa bersama-sama melakukan pengawasan 
dan mengkritisi kebijakan pemerintah, agar semua program dan kebijakannya bisa 
berjalan baik.

Sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Hanura, Akbar Faizal mengatakan, Partai Hanura 
memutuskan untuk memosisikan diri berada di luar pemerintahan atau oposisi, 
yakni dalam hal kebijakan pemerintah. 

"Kita akan bersikap kritis tapi tetap konstruktif, " kata Akbar Faizal.

 "Hanura sempat mendapat ditawari kursi di kabinet oleh Presiden, tapi Hanura 
memilih berada di luar pemerintahan, " katanya.(*)

 
 















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke