Refleksi: Inyaalloh  resep mujarab, tetapi biasanya  obat yang ditulis oleh 
dokter pada resep sudah diuji kemujarabannya, bukan terkaan ahli nujum! 
Bagaimana dengan pertumbuhan penduduk? Pertumbuhan ekonomi dan memperluas 
lapangan kerja tidak akan berhasil mengatasi kemiskinan selama tidak disertakan 
politik pemerataan distribusi pendapatan. Bukankah begitu pak doktor?


http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/10/29/11104882/inilah.tiga.resep.sby.atasi.kemiskinan.

Inilah Tiga Resep SBY Atasi Kemiskinan 
Kamis, 29 Oktober 2009 | 11:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika membuka 
National Summit 2009 di Hotel Bumi Karsa, Jakarta, Kamis (29/10), mengatakan, 
dirinya memiliki tiga resep jitu dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, 
memperluas lapangan kerja, dan menekan angka kemiskinan. 

Ketiga resep jitu tersebut adalah pemberdayaan masyarakat, kewirausahaan, dan 
inovasi teknologi. "Dalam lima tahun ke depan, kami merencanakan anggaran Rp 20 
triliun per tahun untuk kredit rakyat kecil. Bayangkan, dengan dana tersebut, 
rakyat bisa diberdayakan. Mereka dapat memiliki penghasilan sendiri sehingga 
tidak menganggur. Dengan demikian, kemiskinan bisa berkurang," kata SBY. 

Ia juga mengatakan akan mendorong sifat wirausaha masyarakat. Salah satunya 
melalui kurikulum pendidikan. SBY berharap masyarakat dapat kreatif dalam 
berusaha dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. 

"Selain itu, dalam lima sampai sepuluh tahun mendatang, kita akan membangun 
program atau campaign inovasi teknologi nasional. Selama ini kita banyak 
ketinggalan di bidang energi, pangan, dan kesehatan karena kurang teknologi," 
tambahnya. 

Sebanyak tiga resep sukses ini dapat terwujud dengan didukung lima kunci 
sukses, yaitu stabilitas politik, kerukunan sosial, manajemen, hingga ke 
tingkat kecamatan, kepemimpinan, dan kemitraan.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke