http://www.harianterbit.com/artikel/info/artikel.php?aid=79783


Banyak konsumsi gula berisiko pendek umur

      Tanggal :  07 Nov 2009 
      Sumber :  Harian Terbit 



JANGAN mengkomsumsi gula terlampau berlebihan atau setidaknya dikurangi dari 
sekarang - sebagimana disarankan para ahli kesehatan. Dalam riset terbaru di 
Los Angeles, AS para ahli membuktikan bahwa gula bisa mengurangi masa hidup 
sampai 20 persen.

Riset memang masih dilakukan terhadap cacing tapi tidak menutup kemungkinan 
berlaku juga pada manusia. Penelitian masih terus dilakukan untuk mengetahuinya.

Menurut para periset, bagi jenis cacing tertentu, mengkonsumsi gula bisa 
mengurangi masa hidup mereka sampai 20 persen. Namun tidak jelas kemungkinan 
kondisi sama berlaku pada manusia. Riset dilansir di jurnal Cell Metabolism, 
terbitan November.

Dalam riset ini, para peneliti di University of California di San Fracisco 
menambahkan sedikit glukosa - gula - ke dalam makanan cacing yang dikenal 
dengan nama C. elegans, dan menyaksikan betapa cacing itu hidup lebih singkat.

Para peneliti tersebut menduga itu adalah dampak gula pada tanda insulin 
cacing. Cacing itu biasanya menyantap bakteri. Salah seorang peneliti tersebut, 
Cynthia Kenyon, mengatakan cacing itu dan manusia sebenarnya serupa dalam cara 
tubuh mereka menangani insulin.

"Pada awal 1990-an, kami menemukan mutasi yang dapat melipat-gandakan masa 
hidup normal cacing," kata Kenyon yang dirilis dari penerbit jurnal tersebut.

Para peneliti itu menyatakan, meskipun penelitian tersebut masih berada pada 
tahap awal, mungkin saja bahwa indeks glycemik rendah yang tidak dengan cepat 
mendorong tingkat gula darah dapat mendorong usia panjang.

Menurut laporan tersebut, para ilmuwan sudah mengerjakan penelitian yang 
berhubungan, dalam upaya memahami bagaimakan makanan yang sangat dibatasi 
tatkala hewan makan jauh lebih sedikit daripada biasanya makhluk itu lakukan 
membantu mereka hidup lebih lama. (msn/puri)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke