http://regional.kompas.com/read/xml/2009/11/20/09060117/satu.tersangka.terorisme.poso.menyerahkan.diri


Tersangka Terorisme Poso Menyerahkan Diri 
Jumat, 20 November 2009 | 09:06 WIB
PALU, KOMPAS.com - Satu dari enam tersangka yang masuk dalam daftar pencarian 
orang (DPO) pada kasus kekerasan dan terorisme di Kabupaten Poso dan Kota Palu, 
Sulawesi Tengah, menyerahkan diri ke polda setempat.
    
Tersangka yang diketahui bernama Iin alias Brur ini menyerahkan diri ke Polda 
Sulteng, Rabu (18/11) sekitar pukul 09.00 Wita, dengan ditemani dua tokoh agama 
di Poso, yakni Ustaz Adnan Arsal dan Ustaz Jamil.
    
"Yang bersangkutan menyerahkan diri atas fasilitas dan mediasi Ustaz Adnan 
Arsal dan Jamil, dengan menemui langsung Kapolda Sulteng Brigjen Suparni Parto 
di ruang kerjanya," kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Drs Irfaizal Nasution 
kepada wartawan di Palu, Jumat.
    
Dia menuturkan, Iin masuk DPO polisi setelah kasus kontak senjata antara sipil 
bersenjata dan aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri di lokasi Tanah 
Runtuh, Kelurahan Gebang Rejo, Poso Kota, Januari 2007. Pascainsiden itu, Iin 
kabur dan meninggalkan Kota Poso.
    
Sejak saat itu, tersangka Iin berdiam diri di sebuah perumahan di wilayah Kota 
Palu hingga akhirnya menyerahkan diri kepada polisi. Menurut Irfaizal, 
penyerahan diri tersangka Iin kepada polisi atas kesadaran sendiri menemui dan 
meminta Ustadz Adnan Arsal dan Ustadz Jamil agar membantu memfasilitasi 
penyerahan diri kepada polisi.
    
Dia mengatakan, pihaknya belum mengetahui pasti keterlibatan tersangka Iin 
dalam kasus kekerasan di Poso karena masih dalam pemeriksaan penyidik Reserse 
Kriminal polda setempat. "Hingga saat ini, Iin alias Brur masih menjalani 
pemeriksaan intensif di Mapolda," kata juru bicara Polda Sulteng.
    
Dia memastikan, proses pemeriksaan Iin akan dilakukan di Mapolda Sulteng, 
berbeda dengan beberapa tersangka kasus Poso lainnya yang pemeriksaannya 
berlangsung di Mabes Polri. Menurut dia, dengan penyerahan diri Iin, sisa 
tersangka DPO yang hingga kini masih dicari polisi sebanyak lima orang, yakni 
Taufik Bulaga alias Upik Lawanga, Nanto alias Bojel, Iwan Asapa alias Ale, Enal 
alias Tao, dan Hamdara Tamil alias Papa Yus.
    
"Kami juga mengimbau kelima tersangka DPO Poso agar segera menyerahkan diri. 
Kami jamin akan memberlakukan secara persuasif," tutur Irfaizal.

Artikel Terkait: 
  a.. Polisi Nyatakan Poso Aman 
  b.. Brimob Tingkatkan Patroli Malam di Poso 
  c.. Polisi Buru Pelaku Peledakan Poso 
  d.. Ledakan Keras Kejutkan Warga Poso 
  e.. Enam Buronan Poso Diminta Serahkan Diri 



Sent from Indosat BlackBerry powered by  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke