Refleksi : Di Rusia beberapa menit lalu ada berita bom meledak di diskotek, banyak orang mati.
http://www.republika.co.id/berita/93639/Kebakaran_Tempat_Karaoke_Tewaskan_Empat_Ajudan_Gubernur_Sumut Kebakaran Tempat Karaoke, Tewaskan Empat Ajudan Gubernur Sumut By Republika Newsroom Sabtu, 05 Desember 2009 pukul 00:46:00 MEDAN - Setidaknya 20 orang tewas dalam kebakaran hebat yang terjadi di tempat hiburan KTV M-City yang berada di Jalan Gatot Subroto, Medan. Dari total korban tewas, 7 orang di antaranya adalah perempuan sedangkan sisanya laki-laki. Menurut pihak kepolisian, empat orang di antara korban tewas adalah ajudan Gubernur Sumatera Utara. Mereka adalah Fauzi, Rizal, Agus, dan Deden. Selain itu, korban tewas lainnya yang sudah berhasil diidentifikasi adalah Winny, Ramly, Selvi, Syaiful, Rudi Wijaya, Vina Fadila, Suwandi, Ema, Budi, Dede Novianti, Isabela, Yurna Meri, Jafrizal Lubis, Riris, Sugeng, Joko, Dedi. Semua Korban tewas maupun luka-luka dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu RS Pringadi dan RS Malahayati Medan. Api muncul pertama kali dari lantai tiga gedung bekas departemen Store tersebut pada pukul 20.30. Api langsung menyambar seluruh lantai tiga yang digunakans ebagai tempat karaoke. Menurut Kapolda Medan Irjen Pol Badrodin Haiti, hingga kini belum dapat dipastikan apa penyebab kebakaran. "Kami masih menyisir bangunan tersebut, untuk mencari korban lainnya dan menyelidiki penyebab kebakaran," katanya, Jumat (4/11). Badrodin menyatakan, kemungkinan semua korban tewas tersebut adalah para pengunjung tempat hiburan itu. "Bukan karyawan karena mereka lebih dulu mengetahui adanya kebakaran dan langsung menyelematkan diri," katanya. Sedangkan para pengunjung, baru menyadari setelah api mulai besar. Mereka tak sempat melarikan diri. Menurutnya, para korban tewas tersebut meninggal akibat keracunan asap bukan karena terbakar api. Mereka umumnya saat itu berada dalam kamar-kamar karaoke. Para korban kesulitan keluar dari gedung karena kebanyakan jendela dan pintu di gedung tersebut dilapisi jeruji besi. "Setidaknya terdapat 100 pengunjung dan 40 orang karyawan dalam gedung malam itu," ungkapnya. Sebanyak 15 mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api cepat membesar karena hampir seluruh ruangan tempat karaoke tersebut ditutupi oleh karpet. Sehingga api gampang menyebar. Petugas pemadam kebakaran memerlukan waktu sekitar 1,5 jam untuk memadamkan api, yaitu pada pukul 23.00 WIB. Badrodin menyatakan, pihak kepolisian hingga besok akan terus melakukan penyelidikan. "Sementara itu, TKP telah ditutup untuk umum," katanya. Selain itu, polisi sedang mencari saksi yang menyaksikan dan mengetahui kejadian tersebut sejak awal. nian poloan/c09/pur [Non-text portions of this message have been removed]

