http://www.infobanknews.com/index.php?mib=mib_news.detail&id=886

Cadangan Devisa November 2009 Tercatat USD 65,84 Miliar

Tanggal: 04 Desember 2009
Sumber: infobanknews.com

Persepsi positif di kalangan investor global terhadap ekonomi domestik telah 
meningkatkan selera risiko (risk appetite) dari investor global terhadap aset 
pasar keuangan dalam negeri.

 

Jakarta--Kinerja Neraca pembayaran Indonesia (NPI) selama 2009 membaik sejalan 
dengan perkembangan global yang kondusif. Perbaikan tersebut ditopang oleh 
kinerja transaksi berjalan yang membaik sejalan dengan terus menguatnya 
pemulihan ekonomi global.

 

Demikian laporan kebijakan moneter Bank Indonesia yang disampaikan pada 3 
Desember 2009, di Jakarta.

 

Dalam laporan tersebut disebutkan, berlanjutnya kenaikan harga komoditas ekspor 
Indonesia, terutama komoditas berbasis sumber daya alam, turut mendukung 
perbaikan transaksi berjalan.

 

Surplus transaksi berjalan juga diprakirakan tetap meningkat di tengah 
meningkatnya impor nonmigas. Sementara itu, optimisme pemulihan ekonomi global, 
yang disertai dengan membaiknya persepsi risiko terhadap negara emerging 
markets diprakirakan dapat menjaga kelangsungan arus masuk modal asing.

 

Sejalan dengan perkembangan Neraca Pembayaran Indonesia tersebut, posisi 
cadangan devisa Indonesia pada
akhir November 2009 tercatat sebesar USD 65,84 miliar atau setara dengan 6,5 
bulan impor dan pembayaran ULN pemerintah.

 

Membaiknya kinerja Neraca Pembayaran Indonesia berdampak pada kestabilan nilai 
tukar rupiah sepanjang 2009. Secara keseluruhan tahun, rupiah bergerak dengan 
kecenderungan menguat.

 

Persepsi positif di kalangan investor global terhadap ekonomi domestik telah 
meningkatkan selera risiko (risk appetite) dari investor global terhadap aset 
pasar keuangan dalam negeri.

 

Hal ini mendorong aliran masuk modal asing terus masuk ke pasar keuangan 
Indonesia.

 

Dengan kondisi tersebut, nilai tukar rupiah mulai mengalami apresiasi sejak 
triwulan II-2009 dan mencapai level Rp9.445 per dolar AS pada akhir November 
atau menguat 15,3% (p-t-p) dari level Rp10.900 per dolar AS di akhir 2008.(*)


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke