Kehadiran kompasiana.com mendapat pemantauan khusus dari orang-orang terdekat 
SBY. Blog berita dan interaksi ini, sejak kemunculannya dinilai sangat kritis 
dalam menyoroti kasus Bank Century.

Bahkan secara khusus, SBY dikabarkan menghimbau para stafnya yang berada di 
istana kepresidenan, wajib setiap hari mengikuti perkembangan informasi di 
kompasiana. 

“SBY sangat khawatir sekali dengan kehadiran blog ini (kompasiana) dijadikan 
sebagai media alternatif publik untuk mengakses berita-berita seputar skandal 
Bank Century,” ujar salah satu staf khusus presiden, yang enggan namanya 
dipublikasikan.


Apa yang diawasi?

Masih menurut sumber orang dekat SBY, seruan pengawasan terhadap kompasiana 
juga ditengarai berkaitan dengan kemunculan mantan Wakil Presdien, Jusuf Kalla.

“Wawancara pak Jusuf Kalla dengan pengelola kompasiana sempat diposting oleh 
SBY, bapak terlihat kurang apresiasi dan sangat gelisah sekali dengan isi 
wawancara itu” katanya. (baca)

Menurutnya, SBY juga telah meminta dibentuk sebuah tim kecil di istana 
kepresidenan untuk mengcounter isu-isu seputar kasus Bank Century. 

“Kalau perlu 2 x 24 jam melakukan siaga penuh atas setiap perkembangan yang 
terjadi di blog itu (kompasiana),” tegas SBY, lanjut orang tersebut.


Paranoit.

Kekhawatiran SBY sebagaimana dilontarkan oleh orang dalam istana menuai kritik 
dari sejumlah tokoh oposisi. Ali Mochtar Ngabalin, aktivis Gerakan Indanonesia 
Bersih (GIB) yang juga mantan anggota DPR, menilai sikap SBY dan orang-orang 
disekitarnya sangat paranoid.

“Kalau dia (SBY) bersih dan tidak terlibat dalam skandal Bank Century kenapa 
harus takut. Bukan hanya kompasiana yang kritis, tapi media online lainnya juga 
sangat transparan dan cerdas dalam menyikapi kasus Bank Century,” kata Ngabalin.


Terkait dengan rumor bahwa SBY telah membentuk sebuah tim kecil untuk memantau 
kehadiran kompasiana, Ngabalin mengatakan tindakan SBY tersebut terkesan sangat 
berlebihan. 

“Tim apalagi yang mau dibentuk, terlalu banyak tim dibentuk hanya untuk 
mengurusi dan menjaga kepentingan kekuasaan. Saya khawatir sikap paranoit SBY 
yang reaksioner itu akan membuat istana menjadi penuh-sesak dengan berbagai 
macam tim yang kerjanya hanya mematai-matai kelompok kritis di negeri ini,” 
ujar Ngabalin.


*
SBY Awasi Kompasiana
http://polhukam.kompasiana.com/2010/01/19/sby-awasi-kompasiana/
*


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke