Masa Penegak, - seorang sahabat Penegak dari Kwarcab Kabupaten Subang ( Jabar),- kalau tidak salah namanya kak Iding Sopandi - kalau salah maaf, maklum itu 36 thn yl ), Beliau sering mengucapkan kata kata yg selalu saya ingat, dan akhirnya saya katakan " ada benarnya juga " kata kata dalam bahasa sunda " TEU KUDU BENER BENER TEUING DA LAIN NGAJI " terjemahan bebasnya mungkin BIARLAH SEDIKIT KELIRU/ SALAH , KARENA BUKAN MEMBACA AL QUR'AN. Jadi kalau ada kekeliruan didalam penilaian LT, mengapa kita harus ribut LIHAT DIDALAM SEPAK BOLA YG PROF. yang taruhannya jutaan DOLAR, berapa puluh - ratus kali wasit berbuat kesalahan, para pemain DILARANG menolak keputusan wasit, dan kalaupun ada protes harus melalui aturan permainan yg sudah di sepakati - melalui Dewan Kehormatan Perserikatan - UEFA/FIFA, dan dalam LT V mungkin ya KWARNAS. Jadi kalau ada pembina yg teriak dI pengeras suara, beliau perlu mendapatkan kartu kuning/merah. ingat MARADONA memasukan bola dengan tangan melawan ingrris di piala dunia, . walaupun kesalahan wasit, Argentina Jadi juara Batiston giginya retak oleh kiper German Schumacker - Karena kesalahan wasit tidak memberikan hukuman penalti -di pila dunia 1982, Perancis tersisihkan dan Jerman jadi juara dunia Dan banyak lagi contoh Kenapa GERAKAN PRAMUKA yg saudara sesama Pramuka, Berbudi, tidak bisa berbesar hati menerima kekeliruan wasit, walaupun tidak sepeserpun yg jadi taruhan. sekali lagi " TEU KUDU BENER BENER TEUING DA LAIN NGAJI " Salam Tata
[Non-text portions of this message have been removed]

