KAK MULYADI MENULIS :
  Assalamua'laikum wr.wb. 
Salam Pramuka !
Kejadian di hari penutupan LT V adalah kejadian yang spontanitas tidak 
terencana, kalau kak asep hen hen datang di hari penutupan saya malah ikut dari 
pembukaan sampai penutupan, sebenarnya semua yang terjadi adalah puncak 
kekesalan bindamping karena sejak hari pertama tidak ada transparansi nilai, 
kalau masalah kalah dan menang saya yakin tidak jadi soal, hanya yang dituntut 
adalah transparansi nilai. kalau nilai dikeluarkan sudah hari ke 4 lomba ya 
menurut saya sudah tidak perlu, mungkin kakak2 bindamping bukan menggugat nilai 
semata, namun antara Juklak, Juknis dan Pelaksanaaan banyak perbedaan, sekarang 
yang jadi pertanyaan bagaimana para meter mengukur nilainya?, dari hari 1 
bindamping tidak diberi kesempatan mengevaluasi pelaksanaan lomba sehari, 
lantas bagaimana kita bisa mengukur hasil adik2 kita?para bindamping juga 
berusaha bertanya kepada panitia dan juri, tapi jawabannya tidak lah 
menyenangkan hati, apakah demikian para panitia LT V?
memang juri juga manusia, ada salah ada khilaf, tapi apakah kita akan selalu 
berlindung dibalik salah dan khilaf,yang mengumunkan hasil lomba saja bukan 
Ketua Dewan Juri, Juri juga tidak hadir semua pada saat pengumuman, demikian 
kah juri tingkat Nasional ?
sebenarnya kakak2 bindamping bisa memahami kalo kinerja juri tidak maksimal, 
namun karena tidak ada forum untuk memberi masukan dan saran sehingga 
terakumulasi di acara penutupan.
dan yang aneh lagi jarak antara penutupan dan hasil kejuaraan agak lama ( 20 
menit ) sehingga membuat prasangka tidak baik, harusnya juri sudah siap sebelum 
upacara penutupan dimulai.
kembali ke human error, harusnya bisa diminimialisir, tentu semua paham tidak 
ada yang sempurna, tapi akankah selamanya seperti ini ?
semoga LT V mendatang bisa dikelola oleh orang2 yang profesional dan memahami 
dunia kepenggalangan.
semoga.
Satyaku ku dharmakan 
dharmaku kubaktikan
Jaya Pramuka Indonesia

Wassalamua'laikum Wr.Wb.

Muhammad " m32d " Mulyadi
Pembina Satuan Gudep Yogyakarta 03061 SMP Negeri 1 Yogyakarta
  ===================================================================
   
  KAK ASEP MENULIS :
  ASSALAMUALAIKUM WR WB & SALAM PRAMUKA !
   
  Iya itu betul kak mulyadi sy juga sangat setuju bahwasanya 
ketidaktransparanan penilaian juri sangat diragukan dan sebenarnya sy sejak 
seblom LT V ini digelar hingga acara penutupannya, sy  sdh terus memantau 
kegiatan LT V ini, sampai2 saya ditawarkan kembali menjadi JURI LT V 2007, 
tetapi sy menolak, kenapa ? karena Utusan Putri DKI JAKARTA adalah dari SLTP 66 
Jakarta selatan yg kebetulan mereka adalah anak didik saya bersama2 kk yg 
lainnya, kebetulan yg menjadi bindamping smp 66 adalah kak arman dan k margo yg 
kemudian diserahkan kpd pembina putri, 
  ketidaktransaparanan , ketidakprofesionalan juri memang masih jauh diatas 
panggang, tapi bagaimanapun juga walaupun anak didik saya putri DKI Jakarta 
juara III, saya TETAP TIDAK SETUJU klo kejadian spontanitas tadi dilakukan, 
karna apa ? karna diteriakan melalui microphone didepan anak2 didik penggalang, 
walaupun sebesar kekecewaan ini masih ada, tidak seharusnya dilakukan dengan 
cara seperti itu, apalagi dilakukan oleh seorang kk pembina yg notabenebya m 
mereka seharusnya memberikan contoh perilaku yg baik dan sopan kepada peserta 
didik, dan tetap bagi saya tindakan teriak spontan dimicrophone itu adalah 
SALAH...kami mengerti sekali kekecewaan kakak2, karna saya juga kecewa knapa 
anak didik saya hanya juara III, tapi itu tadi, sikap lapang dada, serta 
dasadarma harus kita utamakan.walaupun kita juga JGN BERDIAM DIRI utk 
kedepannya nanti, agar pelaksaaan lomba LT V berikutnya lebih baik, bahkan saya 
sendiri bersedia atau kakak2 di nusantara ini bersedia untuk meluangkan
 waktunya memberikan pelatihan teknis,singkat,padat dan jelas khususnya ilmu2 
teknik lapangan kepenggalangan (semapore,morse,peta 
topografi,pionering,kompas,bivak,survival,petapita,panorama,PUPK,P3K,barisberbaris
 dan masih banyak lagi ilmu teknik lapangan )kepada calon2 juri sblom mereka 
melaksanakan tugasnya sebagai juri LT V, agar kejadian ini jgn terulang 
kembali. tetap dalam hal ini KITA JGN MENYALAHKAN SATU SAMA LAINNYA, justru 
mari kita bersama2 mencari pokok permaslahan yg ada dan mari kita pecahkan 
bersama bukannya pramuka itu PATUH DAN SUKA BERMUSYAWARAH, Insya Allah kita 
mampu dan mampu, mudah2an kk sekalian yg berada dikwarnas sekiranya bisa 
mendengar aspirasi kami yg hanya dari golongan kecil ditingkat gugusdepan ini. 
agar nantinya pelaksaana LT V bisa berjalan profesional dan penuh dengan 
persaudaraan. itu saja opini dari saya.
  "SATYAKU KUDARMAKAN DARMAKUKUBAKTIKAN"
  WASS DAN SALAM PRAMUKA !
   
  Asep Hen Hen Handiana
  Pelatih Pasukan Gudep JS Basuki Rahmat
  SLTP 66 Jakarta Selatan

       
---------------------------------
Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing. 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke