Salam Pramuka...

Wah... seru juga neh perdebatan seputar persiapan rainas 2008.
Kalo boleh saya juga mo ikutan kasih komentar y...
1. Saya setuju banget dengan kak farly yang punya pengalaman banyak seputar 
Raimuna., terutama Rainas 2003 di Jogja. Memamng benar dominasi purna sangat 
jelas terasa dalam penyelenggaraan penyelenggaraan Rainas 2003, tapi perlu juga 
kakak ingat bahwa salah satu kelemahan SDM kita adalah kurang pandai membuat 
laporan evaluasi kegiatan. Kalau tidak salah dengar dari salah seorang purna 
DKN periode kak farly bilang bahwa Panlak Rianas 2003 tidak menyerahkan laporan 
evaluasi kegiatan. Lantas bagaimana Raimuna tahun ini bisa berjalan lebih baik 
jika patokan lebih baik dari.... -nya tidak ada. Contoh ringan, seharusnya 
masing panitia memiliki buku agenda yang berisikan berita acara selama kegiatan 
berlangsung yang nantinya dapat dijadikan sebagai salah satu bahan evaluasi 
kegiatan. Jika saja manajemen kearsipan laporan kegiatan kita sudah baik. tentu 
kita perlu belajar dari nol kembali setiap kali melakukan kegiatan yang sama. 
Apa lagi kegiatan Rainas yang
 momentnya 5 tahun sekali. 
Jadi harusnya kita bersyukur jika ada pihak purna atau pun orang dewasa yang 
mau memularkan sedikit pengalamannya dalam mengelola kegiatan Rainas.

2. Saya juga setuju dengan kak Impesa. bahwa kegiatan TD itu "dari, oleh, untuk 
TD itu sendiri" lengkapnya di bawah bimbingan orang dewasa. Namun perlu juga 
kita ingat bahwa kata mbah "BP" pemilik nama Impeesa jg, mengatakan bahwa 
"scout is not science" yang tidak diperoleh dari kursi pendidikan formal maupun 
non formal. Definisi saya scout is experience... Karna kepramukaan itu adalah 
pengalaman maka kita sebenarnya sangat ketergantungan terhadap orang dewasa 
yang tentunya sudah mengecap asam garam kehidupan lebih dahulu kepada kita. Dan 
kita harusnya menyerap semua pengalaman yang mereka tularkan kepada kita. 
Tentang bagaimana proses penularannya dan pengalaman yang mana yang harus akan 
kita serap itulah yang harusnya kita bahas bersama-sama.  

3. Demikian juga halnya denganKak Dedi Wibowo... saya sangat setuju dengan 
proses penularan pengalaman yang kakak lakukan, nmun akan lebih baik lagi jika 
kakak menerapkan dengan tiga prinsip among. Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo 
mangun karso, Tut wuri handayani. Menurut saya untuk golongan TD prinsip yang 
terakhir perlu didahulukan, sebab konsep kegiatan TD saat ini yang sering 
terlupakan adalah kegiatan "Managerial". Oleh sebab itu baiknya kita secepatnya 
menyiapkan kader pengganti kita agar regenerasi dalam tubuh Gerakan Pramuka 
dapat berjalan dengan sempurna karena yang lebih menguasai zaman saat ini 
adalah pemuda2 yang lahir di zaman ini.

Mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan...
Kalo boleh saya ingin mengutip kalimat yang sering diucapkan Dorce sebagai 
kalimat penutup. "Kesempurnaan hanya milik Tuhan" (meski demikian, marilah kita 
berlomba untuk mendekati kesempurnaan itu....)

Wassalam,

Popoy




 Original Message ----
From: ari purwanto andrianto <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, 23 May, 2008 5:08:42 PM
Subject: Bls: [Pramuka] rainas


Kepada kak Impeesa dan Kak Dedi, Saya bangga dengan Anda, ternyata INSAN 
PRAMUKA masih peduli dengan KEMAJUAN.
Meski masa T/D saya sudah berlalu, tetapi PRAMUKA MAJU adalah impian saya yaitu 
"PRAMUKA MODERN", sayangnya event Nasional tidak pernah terlibat, karena dimasa 
saya PRAMUKA masih jadul banget dan bertentangan dengan nurani saya. Dengan 
segala keterbatasan, apa yang dapat saya lakukan, tetap harus saya lakukan 
untuk PRAMUKA meski sebatas gudep.
Saya salut dengan semangat kak Impreesa, karena T/D harus seperti kakak. Karena 
T/D berkegiatan "Dari, Oleh, dan Untuk T/D sendiri" artinya "MANDIRI"
Untuk mandiri perlu pengetahuan dan pengalaman. Dari mana? Belajar 3M (Membaca, 
Mendengar, dan Melakukan) dan guru yang baik adalah belajar dari pengalaman, 
yaitu pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain.
Masalahnya : Apabila kita hanya belajar dari pengalaman sendiri, maka 
perkembangan kita menjadi lambat, karena seringkali hambatan yang kita hadapi 
juga pernah dialami oleh orang yang terdahulu, sehingga sibuk untuk terperosok 
dilubang itu-itu aja, contohnya pengalaman kelompok kak Dedi dan kakak senior 
lainnya patut kak Impeesa pelajari. Sekarang kalau ada yang pernah 
mengalaminya, bukankah kita belajar dari pengalaman mereka, kemudian T/D 
mengevaluasinya dan membuat terobosan baru yang lebih baik dan mungkin belum 
pernah dilakukan sebelumnya. Sehingga kita ambil baiknya dan kekurangannya kita 
sempurnakan PLUS-PLUS. Jadi PRAMUKA tidak ketinggalan Jaman.
Karena kita orang timur, maka wajib menghormati orang tua. Bagaimana kalau 
bertentangan dengan kita, musyawarahkan dan ambil solusinya dengan mengindahkan 
saran mereka tetapi tetap menambahkan apa yang kita anggap baik dan perlu 
dicoba dan dilakukan.
MAJU TERUS PRAMUKA!!! Selamat dan Sukses aja.....
 
Salam Pramuka,
Ari Purwanto - Sidoarjo

----- Pesan Asli ----
Dari: Dedi Wibowo <[EMAIL PROTECTED] com.my>
Kepada: [EMAIL PROTECTED] .com
Terkirim: Rabu, 21 Mei, 2008 16:41:26
Topik: RE: [Pramuka] rainas

Kak Impeesa

Sekali lagi saran saya lihatlah dari sisi positif. Saya tidak mau
berkomentar lebih jauh karena diskusi ini akan berkepanjangan melalui Milis
ini. Selain itu banyak orang lain yang lebih memahami dibandingkan saya yang
hanya mengutip saja. Yang jelas saya melakukan apa yang saya yakini benar
dan tentu saja mengedepankan kepentingan Gerakan Pramuka.

Mengenai Saka Dirgantara yang diwakili oleh Saka Dirgantara DKI Jakarta dan
Jawa Barat, saat ini kita berusaha untuk menyiapkan kegiatan pameran, SAR,
Aeromodelling dan kemungkinan Trike. Kami Pamong tentu tidak bisa menekan
KASAU karena yang kami bisa lakukan hanya minta dukungan. Namun demikian
pada saat yang sama perlu diinformasikan bahwa kegiatan kita ini berbenturan
dengan Latgab TNI pada akhir Juni 2008, dimana hampir seluruh pangkalan
TNI-AU terlibat. Sehingga bisa tergambar kesulita kami di Saka Dirgantara.
Namun demkian status kesiapan satuan saat ini sudah 75% untuk mensukseskan
Rainas.

Namun demikian terima kasih atas penilaian kakak bahwa effort kami belum
ada, mudah-mudahan kami bisa menunjukkan hasil lebih dibandingkan effort
yang terlihat di mata Kakak.

Salam Pramuka

Dedi Wibowo

From: [EMAIL PROTECTED] .com [mailto:pramuka@ yahoogroups .com] On Behalf Of
impeesa matabele
Sent: 21 Mei 2008 16:06
To: [EMAIL PROTECTED] .com
Subject: Re: [Pramuka] rainas

Kak Dedi

sy sgt setuju sekali dgn kakak dlm hal orang dewasa memberikan bimbingan &
konsultasi. tp jika TD hrs dipegangi terus dlm berjalan, apakah dia bisa
mandiri? ada satu saat kita lepas mereka biar mereka "mentok", agar mereka
bisa belajar dr pengalaman. barulah masuk peran kita memberitahu mereka atau
mengingatkan apa yg telah kita sampaikan.

kl mengenai safety spt terjun payung, itu lain cerita kak, krn urusannya dgn
nyawa manusia, so apakah mengurusi raimuna bisa disamakan dgn kegiatan yg
beresiko tinggi spt terjun payung. seharusnya kita bisa memilah2 atau
mengkelompokkan kegiatan, tdk bisa semua kegiatan kita pukul rata/sama. Kak
Dedi, jgnkan terjun payung, menyeberang jalan menurut sy mempunyai resiko yg
tinggi juga, bahkan angka kematian krn ini lebih tinggi dr terjun payung,
ttp tetap sj kita tdk bisa mengkelompokkan menjadi satu.

so, apa yg telah kak dedi perbuat utk rainas ini? sptnya titik terang dr
pinsaka dirgantara blm ada? tp sptnya effort kakak blm ada, apakah kakak
bisa menekan kasau utk segera membantu rainas ini?????

On 5/21/08, Dedi Wibowo <[EMAIL PROTECTED] com.my
<mailto:dedi% 40microlink. com.my> > wrote:
>
> Kak Impeesa,
>
> Perbedaan antara G dan T/D memang salah satunya adalah pada pengelolaan
> kegiatan, dimana T/D memang harus mulai mengelola kegiatannya. T/D
> kira-kira
> dapat melakukan 75% pengelolaan mulai dari perencanaan, Mengorganisir,
> Melaksanakan/ memimpin dan monitoring. Sementara G walaupun sudah ada Dewan
> Penggalang namun biasanya kira-kira pengelolaan hanya 25% - 50% saja.
Namun
> ingat T/D juga masih peserta didik, walaupun sudah dewasa dan beberapa di
> antaranya adalah Mahasiswa atau bahkan sudah sarjana, namun tetap peserta
> didik.
>
> Sebagai acuan organisasi, coba kakak lihat SK Kwarnas no 080/1988 tentang
> Pembinaan T/D, atau silakan baca buku BP tentang Rover/Rangers disana
> dijelaskan secara lengkap. Lihatlah secara positif bahwa keterlibatan
orang
> dewasa untuk memastikan bahwa T/D sudah melakukan tugasnya dengan baik.
> Namun karena tanggung jawab tetap di peserta dewasa maka jika peserta
> dewasa
> melihat ada masalah maka langkah-langkahnya adalah menasehati/membimbi ng,
> mengarahkan dan tidak tertutup mengambil alih jika diperlukan. Dan itu
> boleh-boleh aja jika peserta dewasa menilai bahwa harus dilakukan itu
untuk
> berbagai reason, misalnya keselamatan atau kritikal decision lainnya.
>
> Misalnya di kegiatan saya, Saka Dirgantara, peserta didik menginginkan
> kegiatan terjun payung. Maka saya akan mendukungnya dan mengarahkannya.
> Namun apabila ada factor yang membahayakan, misalnya ada peserta didik
yang
> memaksa ikut karena gengsi padahal dia punya penyakit yang membahayakan,
> maka saya wajib untuk menyetopnya sebagai peserta dewasa.
>
> Kami para pembina mendukung Rainas yang diusulkan oleh adik-adik T/D. Kami
> membuktikannya dengan memberikan dukungan, bimbingan dan nasehat. Juga
> persetujuan Munas dan dukungan Kwartir adalah bukti lain dari itu. Namun
> ketika kami melihat adik-adik T/D mengalami kesulitan, kami juga tidak
bisa
> membiarkannya karena tanggung jawab akhir ada di peserta dewasa. Maka
> langkah-langkah bimbingan sampai dengan ikut mengkoordinasikan kegiatan
> menjadi bagian dari sarana bimbingan pembina kepada T/D.
>
> Karenanya kalau Kakak memang mencintai Gerakan Pramuka, mari kita beri
> dukungan apa saja yang bisa kita berikan, Kakak sama seperti kami para
> Pembina yang khawatir dengan persiapan yang ada. Kekhawatiran saya
> beralasan
> karena saat ini sangat kritis, Hari H kurang 37 hari lagi, namun persiapan
> budget, sarana/prasarana dsb masih jauh dari yang seharusnya. Butuh effort
> lebih dari kita semua untuk mensukseskannya.
>
> Salam Pramuka
>
> Dedi Wibowo
>
> From: [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com>
<pramuka%40yahoogro ups.com> [mailto:
> [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com>
<pramuka%40yahoogro ups.com>] On Behalf Of
> impeesa matabele
> Sent: 21 Mei 2008 15:03
> To: [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com>
<pramuka%40yahoogro ups.com>
> Subject: Re: [Pramuka] rainas
>
> halo kak Dedi & kak Farli, salam kenal.
>
> nama saya impeesa, mungkin krn ortu sy pandu sekali & fans berat sm BP
> sampai sy diberika nama itu.
>
> utk kak Dedi, bukankah kegiatan TD itu dari kita utk kita oleh kita
dibawah
> bimbingan orang dewasa. maka sy setuju jika orang deawasa sebatas
> memberikan
> nasehat & bimbingan, setahu saya yg namanye nasehat & bimbingan khan tdk
> mutlak, and than kl sdh ngatur secara teknis ini itu, pokoknya maunya
> mereka, gimana bisa dr kita untuk kita oleh kita? knp tidak dibuat saja
> panitia raimuna itu sama spt jambore, ada dr orang dewasa dan TD. setahu
sy
> di kegiatan TD orang dewasa ditempatkan sbg panra sedangkan TD sbg panlak.
> gmn TD mau belajar kl ini itu diatur oleh orang dewasa. apalagi kl orang
> dewasa sampai membuat adu domba antar sangker wah repot sekali masa depan
> TD
> kita.
>
> On 5/21/08, Dedi Wibowo <[EMAIL PROTECTED] com.my
<mailto:dedi% 40microlink. com.my> <dedi%40microlink. com.my>
> <mailto:dedi% 40microlink. com.my <dedi%2540microlink .com.my>> > wrote:
> >
> > Salam Pramuka,
> >
> > Saya bukan purna Dewan Kerja, namun saya adalah peserta dewasa (Pembina)
> > yang dalam kapasitas sebagai Pamong Saka Dirgantara mencoba untuk
> membantu
> > dan diminta membantu adik-adik di Dewan Kerja maupun di Sangker dalam
> > mempersiapkan kegiatan yang sering saya katakan sebagai "kepentingan
> > nasional". So karena selama ini kayaknya saya malah "nombok",
> mudah-mudahan
> > saya nggak punya kepentingan kantong pribadi seperti kata kakak di bawah
> J.
> > Insya Allah saya masih seperti saat saya masih T/D 20 tahun yang lalu.
> >
> > Membaca e-mail ini saya cukup surprise, senang maupun prihatin. Surprise
> > dan
> > senang karena ada yang kritis, namun prihatin karena email ini cenderung
> > bertanya dengan cara yang negative dan tidak memberikan solusi apapun.
> >
> > Ingat loh Kak Impeesa, walaupun T/D memiliki Dewan Kerja untuk mengelola
> > kegiatannya namun T/D tetap adalah peserta didik yang masih belajar, dan
> > karena masih peserta didik maka tanggung jawab kegiatan tetap pada
> peserta
> > dewasa. Dengan demikian Peserta dewasa boleh donk untuk memberikan
> nasehat
> > atau mem veto kegiatan apabila diperlukan. Karenanya salah kalau segala
> > keputusan menjadi tanggung jawab Sangker atau T/D. Juga salah kalau
> peserta
> > dewasa membiarkan adik-adik T/D memutuskan sendiri sesuatu yang sangat
> > besar
> > seperti ini. T/D boleh memutuskan sendiri dengan bimbingan dan saran
dari
> > peserta dewasa. Jadi peserta dewasa wajib ikut dan tidak boleh sekedar
> > ikut-ikut seperti kata Kakak di bawah.
> >
> > Saya juga prihatin kalau ada yang sampai ada yang memiliki kepentingan
> > pribadi dalam hal ini. Namun percayalah diperlukan sinergi yang baik
> antara
> > peserta didik dan peserta dewasa untuk acara nasional ini. Kesuksesan
dan
> > Kegagalan acara ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab kita semua.
> >
> > Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berlangsung dengan baik dan sukses
> >
> > Salam Pramuka
> >
> > Dedi Wibowo
> >
> > From: [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com>
<pramuka%40yahoogro ups.com> <mailto:
> pramuka%40yahoogrou ps.com <pramuka%2540yahoog roups.com> >
> <pramuka%40yahoogro ups.com> [mailto:
> > [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com>
<pramuka%40yahoogro ups.com> <mailto:
> pramuka%40yahoogrou ps.com <pramuka%2540yahoog roups.com> >
> <pramuka%40yahoogro ups.com>] On Behalf Of
> > impeesa matabele
> > Sent: 21 Mei 2008 13:44
> > To: [EMAIL PROTECTED] .com <mailto:pramuka% 40yahoogroups. com>
<pramuka%40yahoogro ups.com> <mailto:
> pramuka%40yahoogrou ps.com <pramuka%2540yahoog roups.com> >
> <pramuka%40yahoogro ups.com>;
> > [EMAIL PROTECTED] com <mailto:padk% 40yahoogroups. com>
<padk%40yahoogroups .com> <mailto:
> padk%40yahoogroups. com <padk%2540yahoogrou ps.com>>
> <padk%40yahoogroups .com>
> > Subject: [Pramuka] rainas
> >
> > salam pramuka
> > halo kakak2 dkn, dkd, sangket, sudah sejauh mana kesiapan rainas?
denger2
> > kakak2 purna yg notabenenya pb annas campur tangan terlalu dalam sampai
> sdh
> > ngatur segala ya?
> > kakak2 sangker, sy sekedar mengingatkan bahwa kegiatan raimuna adalah
> > kegiatan penegak pandega bukan kegiatannya orang dewasa, kalo mereka mau
> > ikut2 mereka hanya sebatas memberikan saran & bimbingan, semua keputusan
> > ada
> > ditangan penegak pandega. bagus buruknya raimuna semua tergantung
> ditangan
> > sangker bukan ditangan mereka.
> > hati2 jangan sampai terulang kembali kejadian rainas di jogja, purna
> pura2
> > mau bantu eh taunya mereka mengeruk keuntungan utk kepentingan kantong
> > pribadi masing2...sepertiny a sih sdh ada tanda2 ke arah sana...hati2.
> >
> > *Impeesa *- the Wolf that never sleeps
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
>
> --
> Impeesa - the Wolf that never sleeps
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>

-- 
Impeesa - the Wolf that never sleeps

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

____________ _________ _________ _________ _________ ________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers. yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

    


      __________________________________________________________
Sent from Yahoo! Mail.
A Smarter Email http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke