Sebenarnya saya nggak mau nanggapi hal ini, Cuma tadinya berharap mau tahu Kak Impessa itu apa nama asli atau bukan.ternyata nama asli ya..wah hebat orang tuanya ngasih nama..semoga orangnya sesuai dengan harapan orang tuanya. Btw, kalau Raimuna nasional 2003 (sori, Raimuna Nasional itu nggak bisa di gabung jadi Rainas, berhubung Raimuna itu gabungan 2 suku kata, begitu kata teman-teman di Papua) laporan kegiatannya sudah ada kok di DKN, waktu itu pas akhir periode tahun 2003, teman-teman dari Yogya sudah menyerahkan. Lumayan tebal laporannya. Dan oleh teman-teman di DKN sekarang seingat saya tahu kok buku laporan itu. Jadi, soal arsip-mengarsip sebenarnya sudah lumayan rapi waktu itu, mungkin karena ruangan DKN nya pindah, bisa jadi ada yang tercecer. Nah, kalau soal persiapan Raimuna sekarang, saya pribadi nggak berkompeten menjelaskan, maklum tidak terlibat sebagai panitia penyelenggara, jadi kalau berkomentar malah nggak sesuai dengan apa yang terjadi lagi. Yang terpenting sebenarnya, bagaimana para Penegak dan anggota dewasa muda Jakarta dapat berperan aktif sebagai panitia pelaksana sehingga Raimuna nya berjalan dengan baik. Buat saya sih, pas Raimuna bisa ngumpul dengan teman-teman segenerasi sih sudah senang banget he he he..Selamat ber-Raimuna ya. Farli Elnumeri -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Rusdiansyah Kotto Sent: 23 Mei 2008 21:39 To: [email protected] Subject: Re: Bls: [Pramuka] rainas * Salam Pramuka...
Wah... seru juga neh perdebatan seputar persiapan rainas 2008. Kalo boleh saya juga mo ikutan kasih komentar y... 1. Saya setuju banget dengan kak farly yang punya pengalaman banyak seputar Raimuna., terutama Rainas 2003 di Jogja. Memamng benar dominasi purna sangat jelas terasa dalam penyelenggaraan penyelenggaraan Rainas 2003, tapi perlu juga kakak ingat bahwa salah satu kelemahan SDM kita adalah kurang pandai membuat laporan evaluasi kegiatan. Kalau tidak salah dengar dari salah seorang purna DKN periode kak farly bilang bahwa Panlak Rianas 2003 tidak menyerahkan laporan evaluasi kegiatan. Lantas bagaimana Raimuna tahun ini bisa berjalan lebih baik jika patokan lebih baik dari.... -nya tidak ada. Contoh ringan, seharusnya masing panitia memiliki buku agenda yang berisikan berita acara selama kegiatan berlangsung yang nantinya dapat dijadikan sebagai salah satu bahan evaluasi kegiatan. Jika saja manajemen kearsipan laporan kegiatan kita sudah baik. tentu kita perlu belajar dari nol kembali setiap kali melakukan kegiatan yang sama. Apa lagi kegiatan Rainas yang momentnya 5 tahun sekali. Jadi harusnya kita bersyukur jika ada pihak purna atau pun orang dewasa yang mau memularkan sedikit pengalamannya dalam mengelola kegiatan Rainas. 2. Saya juga setuju dengan kak Impesa. bahwa kegiatan TD itu "dari, oleh, untuk TD itu sendiri" lengkapnya di bawah bimbingan orang dewasa. Namun perlu juga kita ingat bahwa kata mbah "BP" pemilik nama Impeesa jg, mengatakan bahwa "scout is not science" yang tidak diperoleh dari kursi pendidikan formal maupun non formal. Definisi saya scout is experience... Karna kepramukaan itu adalah pengalaman maka kita sebenarnya sangat ketergantungan terhadap orang dewasa yang tentunya sudah mengecap asam garam kehidupan lebih dahulu kepada kita. Dan kita harusnya menyerap semua pengalaman yang mereka tularkan kepada kita. Tentang bagaimana proses penularannya dan pengalaman yang mana yang harus akan kita serap itulah yang harusnya kita bahas bersama-sama. 3. Demikian juga halnya denganKak Dedi Wibowo... saya sangat setuju dengan proses penularan pengalaman yang kakak lakukan, nmun akan lebih baik lagi jika kakak menerapkan dengan tiga prinsip among. Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Menurut saya untuk golongan TD prinsip yang terakhir perlu didahulukan, sebab konsep kegiatan TD saat ini yang sering terlupakan adalah kegiatan "Managerial". Oleh sebab itu baiknya kita secepatnya menyiapkan kader pengganti kita agar regenerasi dalam tubuh Gerakan Pramuka dapat berjalan dengan sempurna karena yang lebih menguasai zaman saat ini adalah pemuda2 yang lahir di zaman ini. Mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan... Kalo boleh saya ingin mengutip kalimat yang sering diucapkan Dorce sebagai kalimat penutup. "Kesempurnaan hanya milik Tuhan" (meski demikian, marilah kita berlomba untuk mendekati kesempurnaan itu....) Wassalam, Popoy [Non-text portions of this message have been removed]

