Kakak

 

Kebetulan lagu kepompong dari Sindetoska sedang ngetop, jadi belajarlah dari 
syair lagu ini

 

Dulu kita sahabat / Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari
Dulu kita sahabat / Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu

 

*) Kini kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan
Namun itu karna ku saying

 

Reff: Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagai kepompong
Na na na na na na na na

 

 

Kak Deny bener banget, kita semua capek melihat ini dan gerah…….Mulailah 
lembaran baru untuk Gerakan Pramuka dan Republik Indonesia yang kita cintai. 
Kalo masih berkelahi seperti ini (namanya tetep berkelahi walaupun  Pipit 
menggunakan bahasa halus serta Mulyono menggunakan bahasa yang agak menyerang, 
Irwan dengan sindirian-sindiran), kita semua mungkin sepakat bahwa kalian mulai 
berkelakuan tidak seperti Anggota Pramuka. Saya pribadi malah mempertanyakan 
apakah kalian ini sebenarnya anggota Pramuka  ? sebab esensi Pramuka sendiri 
mulai kalian tinggalkan.

 

Sudahlah, mari bergandengan tangan, maklumi teman, hadapi perbedaan supaya hal 
yang tak mudah berubah jadi indah.

 

Salam

 

Dedi Wibowo

Pembina Penegak yang prihatin dengan Penegak/Pandega

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
deny rendra
Sent: Wednesday, December 17, 2008 4:58 PM
To: [email protected]
Subject: Bls: Balasan: [Pramuka] Seputar Musppanitera dan DKN

 

SALAM PRAMUKA,

kirain selesai nya Muspp Nas berarti selesai juga konflik di DKN antara Rio CS 
dan Irwan CS, ternyata belum selesai yah???

secara lembaga saya pikir masalah ini otomatis udah selesai lah karena
seharusnya konflik ini dibahas dan diselesaikan di forum Muspp tersebut.

tapi, secara personal konflik ini harus secara diselesaikan juga secara 
personal. persahabatan itu indah dan mahal kawan2 !!!

atas nama Pribadi

Deny Rendra/ DKD Riau

--- Pada Rab, 17/12/08, Faisal Rinaldi <[email protected] 
<mailto:faisal_doank78%40yahoo.co.id> > menulis:
Dari: Faisal Rinaldi <[email protected] 
<mailto:faisal_doank78%40yahoo.co.id> >
Topik: Balasan: [Pramuka] Seputar Musppanitera dan DKN
Kepada: [email protected] <mailto:pramuka%40yahoogroups.com> 
Tanggal: Rabu, 17 Desember, 2008, 1:44 AM

Salam Pramuka,

saya sependapat dengan k hendrik, rupanya banyak pertanyaan yg harus dijawab di 
bawah ini, makanya k kita harus memperbaiki sistem yg ada dan mengingatkannya 
dan kunci terakhir menurut saya seorang Rio Ashadi harus bicara apa mungkin dia 
sedang meratapi kekalahannya x ya....... sehingga berkelarutan dan 
berkepanjangan sampai saat ini....... berlapang dada dan bermusyawarah dengan 
orang yg mungkin disakiti.... ... se lg bersama2 di DKN.

untuk ketua DKN terpilih bukan hasil temen2 DKN tapi kegarahan temen2 DKD 
melihat kepemimpinan yg ada......... .

ayolah di selesaikan masalahnya kan udh g DKN lg (PENSIUN NIH)....

Trims

hendrik manix <rimat...@yahoo. com> wrote:

Salam Pramuka,

Ada satu yang tidak saya sukai dari posting seputar Musppanitera dan DKN, yaitu 
informasi yang diungkap yang tidak lengkap.

Kalau saya analisis maka :

1. Ada sesuatu yang diperbuat Sdr. Irwan di Musppanitera Nasional ..... tapi 
entah apa itu.

2. Keterpilihan seseorang jadi Ketua DKN dijadikan pembenaran keberhasilan DKn 
yang lalu. Saya kira logika ini tidak tepat. 

3. Peristiwa pemberhentian sejumlah anggota DKN di masa Rio tetap tidak 
terungkap dengan jelas sebenarnya duduk perkaranya. Tolong dong teman-temannya 
Rio memberi penjelasan karena Rio tidak kunjung juga mau bicara. Hal ini justru 
membuat io seolah-olah yang bersalah.

4. Mandat dipertanyakan. Tampaknya ini tidak penting ya selama ini ? Bukankah 
Wakil Ketua DKN Rio sebelum perubahan pengurus juga tidak pernah dapat mandat 
dari Kwarcabnya, bahkan Kwarcabnya kaget ketika tahu ia terpilih jadi Wakil 
Ketua ?

Administrasi Kwarnas jelas awut-awutan.

Pertanyaan saya saja tentang keikutsertaan regu langsung dari gudep di jambore 
ASEAN saja tidak ada keterangan hingga kini.

Di atas itu semua, kemelut ini menjadi sangat memprihatinkan. Kwarnas sebagai 
lembaga induk tampaknya yang harus ditanya, bagaimana Kwarnas membina DKN ? 

Tidak ada upaya untuk menengahi atau meluruskan, sehingga masihkah DKN 
merupakan wadah pembinaan di mata Kwarnas ? Betul, bahwa sebaiknya masalah 
diselesaikan sendiri tapi sudah jelas internal DKN tidak mampu membenahi, jadi 
Kwarnas lah yang harus berbuat.

Barangkali anggota milis yang masih warga Kwarnas bisa menjelaskan

Semoga soal administrasi ini jadi catatan buat Kwarnas akan datang di Renjanya.

Buat saya ini nilai merah.

Hendro Prakoso

..

[Non-text portions of this message have been removed]

------------ --------- --------- ---

Dapatkan alamat Email baru Anda! 

Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!

[Non-text portions of this message have been removed]











__________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke