Saya setuju dengan judulnya.
HAM kan = Hak Azasi Merajam Manusia.

ws


On Tue, 15 Feb 2005 09:56:41 +0100
  "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> http://www.suarapembaruan.com/News/2005/02/14/index.html
> 
> SUARA PEMBARUAN DAILY 
> Pakar Hukum Islam Abdullah Ahmed An-Na'im: 
> 
> Hukum Islam Mendukung HAM
> JAKARTA - Pakar hukum Islam asal Sudan, Abdullah Ahmed 
>An-Naim menegaskan, semangat hukum Islam tidak berbeda 
>dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Guru Besar Hukum Islam 
>yang menjadi guru besar di sejumlah universitas di 
>Amerika Serikat itu berulang kali menyatakan bahwa hukum 
>Islam mempunyai semangat serupa dengan HAM. 
> 
> Namun pada saat yang sama, An-Naim mengingatkan, hukum 
>Islam tidak bisa dijadikan hukum nasional dengan alasan 
>apa pun. ''Hukum Islam tidak bisa dijadikan hukum 
>nasional. Jika itu yang terjadi maka negara cenderung 
>menafsirkan hukum Islam sesuai dengan kepentingan 
>politiknya,'' kata An-Naim yang diusir dari Sudan karena 
>pandangan-pandangannya yang dinilai tidak sesuai dengan 
>kepentingan politik pemerintah. 
> 
> Senada dengan An-Naim, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) 
>dengan tegas mengatakan, ''Tidak perlu ada keraguan, 
>Islam itu adalah agama yang sangat memperhatikan dan 
>menjunjung tinggi HAM. Masalahnya terletak pada siapa 
>yang menjalankan hukum Islam itu. Jika mereka menjalankan 
>hukum Islam yang benar, tidak mungkin ada pertentangan 
>dengan HAM. '' 
> 
> An-Naim dan Gus Dur memberikan pendapat mengenai 
>hubungan antara Islam dan HAM pada kuliah umum yang 
>diselenggarakan The Wahid Institute di Jakarta, Minggu 
>(13/2) malam. Dalam diskusi yang berlangsung hingga 
>sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, tampil pula sebagai 
>pembicara Todung Mulya Lubis, Nursjahbani Katjasungkana 
>dan Yahya Cholil Staquf. 
> 
> Kuliah umum An-Naim menjadi semakin menarik ketika 
>peserta diskusi mempertanyakan masalah kapan hukum Islam 
>bisa diberlakukan dan oleh siapa. Menurut An-Naim, semua 
>umat Islam tunduk pada hukum Islam. Pertanggungjawaban 
>umat Islam atas pelaksanaan hukum Islam tidak boleh 
>melibatkan negara atau pemerintah. Pertanggungjawaban 
>umat Islam menurut peneliti masa depan hukum Islam itu 
>ditujukan hanya kepada Allah. 
> 
> Penulis buku terkenal, Toward an Islamic Reformation: 
>Civil Liberties, Human Rights and International Law itu 
>menegaskan, ''Tidak ada seorangpun yang bisa menyatakan 
>bahwa orang lain itu murtad atau musyrik. Masalah 
>tersebut merupakan wilayah otonomi orang yang 
>bersangkutan,'' katanya dalam bahasa Inggris. 
> 
> Dalam kuliah umum semalam, Todung Mulya Lubis memberikan 
>ilustrasi menarik dan mudah dimengerti ketika menjelaskan 
>hubungan antara konsep HAM dan Hukum Islam. Menurutnya, 
>tidak perbedaan antara konsep HAM dengan Hukum Islam. 
>Deklarasi Universal HAM yang menggarisbawahi arti penting 
>keadilan sosial sejak lama telah menjadi prinsip penting 
>hukum Islam. 
> 
> ''Dalam konteks Indonesia, menurut saya yang sangat 
>diperlukan ialah memantau pelanggaran HAM yang dilakukan 
>pemerintah dan TNI. Soal relasi antara HAM dengan dunia 
>Islam di Indonesia sekarang sudah sangat berkembang. Coba 
>anda datang ke kampus Universitas Islam Indonesia di 
>Yogyakarta atau kampus-kampus Islam lainnya. Mereka sudah 
>lama mengembangkan pusat studi HAM dengan baik, '' 
>katanya. 
> 
> Gus Dur memberikan contoh menarik bagaimana Hukum Islam 
>ditafsirkan secara keliru oleh pemeluknya. ''Saat Benazir 
>Bhutto menjadi Perdana Menteri Pakistan, seorang anggota 
>parlemen Pakistan malah sempat meminta saya memimpin doa 
>keselamatan bersama untuk umat Islam di Pakistan. 
>Permintaan aneh itu diajukan karena mereka menganggap 
>perempuan tidak bisa menjadi pemimpin pemerintahan. 
>Pandangan orang itu jelas keliru dan jelas bertentangan 
>dengan Hukum Islam yang menekankan arti penting 
>kesetaraan di antara manusia,'' tambah budayawan 
>itu.(E-5/A-14) 
> 
> 
> 
> --------------------------------------------------------------------------------
> Last modified: 14/2/05
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
> 
> Post message: [EMAIL PROTECTED]
> Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
> Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
> List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
> Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

========================================================================================
Akses Internet TELKOMNet-Instan beri Diskon s.d. 50 % khusus untuk wilayah Jawa 
Timur.
Informasi selengkapnya di www.telkomnetinstan.com atau hub 0800-1-INSTAN 
(467826)
========================================================================================
 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke