Setuju dah.
Tapi pastikan itu anak anda melalui tes DNA. Kalau tidak mungkin anda
sudah terikat hubungan emosionil dengan sesorang yang bukan turunan anda.

Teddy

--- In [email protected], "Denny" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Anak, Biar Bayar Tapi Enak
> -by DBaonk-
> 
> 
> Kata orang, makan bakso itu enak.
> Lha, memang ada yang nggak enak?
> Ada! Orang yang sama bilang,
> makan bakso itu yang nggak enak...
> mbayarnya.
> 
> Urusan bayar-membayar memang sering terasa
> tidak mengenakkan.
> Apalagi kalau yang dibayar dan kompensasi
> yang diterima, terasa tidak seimbang.
> 
> Lalu, apa hubungannya dengan Anak?
> Masak mbayari anak dianggap ngga enak?
> Bisa iya, bisa tidak..
> 
> Terlepas dari beratnya membiayai seorang anak,
> apalagi dengan harga susu kaleng yang semakin selangit,
> atau biaya masuk sekolah yang bikin mumet pikiran,
> punya anak itu benar-benar enak.
> 
> Anak, adalah belahan raga, belahan jiwa.
> Itu bukan cuma kiasan. Karena secara ilmiah dalam tubuh
> fisik si anak, ada bagian genetik yang diturunkan
> dari bapak dan ibunya.
> 
> Belahan jiwa juga bukan omong kosong.
> Yang punya anak tentu tahu rasanya,
> kalau terbiasa tidur bersama anak,
> lalu bangun di malam hari dengan ranjang yang kosong
> dan guling si kecil yang masih tergolek rapi.
> 
> Bahkan tangis sang anak, biar cempreng kayak
> kaleng rombeng, kalau suatu saat raib
> dari keseharian rumah, misal saja karena sang anak
> sedang pelesir ke rumah saudara atau kakek-neneknya,
> bisa terasa lebih merdu dari suara KD atau chrisye.
> Biar lagu penyanyi kondang di setel dengan volume paling pol,
> kalau tidak ada duet si sempreng, suaranya penyanyi kondang malah 
> bisa terasa seperti penyanyi belum jadi.
> 
> Kalau naik kereta ekonomi, atau bis kota di Jakarta,
> kita bisa puyeng tujuh belas keliling mencium bau keringat orang,
> yang nggak mempan diobati puyer bintang tujuh pukuh sekalipun.
> Tapi bau asem anak sendiri yang baru habis bersepeda keliling komplek,
> atau bahkan asem campur aduk bau tanah dan rumput selepas main bola,
> bisa terasa lebih wangi dari parfum favorit.
> 
> Punya anak itu enak, itu sungguh.
> Makanya jadi terherman-herman kalau melihat
> ada orang tua bunuh anak, orang tua perkosa anak,
> orang tua menjual anak.
> 
> Betul, mbayar kebutuhan hidup si anak pasti sangatlah berat.
> Tapi bau asem keringat si anak,
> tidak pernah bisa terbeli dengan harga berapapun.
> Nyari di supermarket paling lengkap,
> di mall paling mewah pun, pasti ndak bakal nemu.
> 
> Dan sekedar bau asem keringatnya,
> cukup berharga buat membayar segala lelah
> dan berat nyari duit buat mbayari sang anak.
> 
> Apalagi, kalau denger celotehnya, pinternya,
> ada-adanya (anak kan suka "ada-ada saja")
> bahkan terjangannya kalau lagi bersmack-down ria.
> Namanya anak belum tahu kira-kira,
> kaki-kaki yang cuman seperempat gedenya kaki si bapak,
> bisa kayak tendangan Ruud Gullit kalau mampir di ulu hati.
> Tapi itu sakit yang nikmat.
> Membuat hidup terasa hidup.
> Kalau ngikut iklan, semua anak mestinya
> ditempeli "Losta Masta" di jidatnya.
> 
> Anak mengajarkan banyak sama si bapak.
> sama si ibu.
> Padahal mestinya kewalik. Bapak-Ibu yang
> ngajari si anak.
> 
> Tapi dari seorang anak, dan apa yang diajarkannya
> tentang kesabaran, kepolosan, rendah hati,
> jujur-anti munafik, kegembiraan memandang hari,
> dan rasa cinta bahkan sama seekor kecoak
> menjadi contoh nyata, bahwa ngajari dan diajari itu
> tidak mandang besar-kecil, lemah-kuat, pinter-bodoh,
> luber atau kosong mlompong isi benak seseorang.
> 
> Kalau anak yang tahunya power ranger itu nyata saja
> bisa ngajari sesuatu sama orang tuanya,
> apalagi tukang kebon,
> apalagi supir angkot,
> apalagi tukang ojek,
> apalagi teman sejawat,
> apalagi orang yang beneran pinter.
> 
> Lihat anak mainin kecoak, orang tua bisa kebat-kebit
> mikirin datangnya penyakit. Tapi apa yang dilakukan
> si anak saat milih membuang si kecoak di halaman
> daripada mites pake sendal seperti yang biasa
> dilakukan orang tuanya,
> jadi ilmu yang nggak didapet di fakultas.
> 
> Kalau perbuatan si kecil yang uteknya kosong mlompong
> malah bisa jadi ilmu, gimana yang diperbuat orang yang
> benaknya luber dengan pengalaman, dengan pengetahuan?
> 
> Mbayari anak memang berat,
> tapi tampang girang nan polosnya waktu dapet
> balon bergambar si busa sabun,
> yang meski sebiji seharga tujuh ribu mang atus
> jadi "cukup" senilai dengan duit segitu.
> bahkan lebih dari cukup, kalau tidak sangat lebih.
> 
> Kegembiraaan, kebahagiaan yang memacu
> untuk menggali kebahagiaan yang sama
> dari wajah peminta-minta di kereta,
> dari senyum nenek tua di sekitar rumah,
> dari ucapan syukur bapak pensiunan di ujung gang,
> dari ciuman di tangan dari hansip begeng yang malam-malam ronda.
> dari semua orang,
> semua.
> 
> Anak, ngajari orang tua bagaimana caranya supaya
> merasa mbayar itu tetap terasa enak
> Lebih mantep dari ajaran kyai, lebih memuaskan
> dari uraian ilmiah pakar humaniora,
> dari komentar mbingungi ekonom-politikus,
> Lebih jitu dari penelitian paling valid di buku-buku.
> 
> Anak ngajari orang tua, bagaimana membuat hidup
> jadi lebih Losta Masta.
> Bersmack down-ria dengan hidup,
> biar dibanting, tapi juga membanting,
> tapi seusainya tetap tertawa.
> berpelukan.
> model teletubbies
> 
> Sungguh, anak itu enak, meski mbayar.
> Alhamdulillah saya sudah punya.
> Situ ? Semoga..
> 
> 
> 
> Sentaby,
> DBaonk
> 
> kalau iseng & bisa ngakses web, tulung komentari di
> http://www.dbaonk.blogspot.com
> ada cerpen-cerpen saya juga di sana.. tengkyu





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/rkgkPB/UOnJAA/Zx0JAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke