http://www.kompas.com/kompas-cetak/0506/18/utama/1823747.htm

 
Auditor BPK Mengakui Terima Rp 50 Juta 


Jakarta, Kompas - Pemberian uang ke pihak Badan Pemeriksa Keuangan mulai 
terkuak. Jika sebelumnya Ketua Tim Audit Komisi Pemilihan Umum Djapiten 
Nainggolan mengakui menerima Rp 555 juta (bukan Rp 550 juta, Kompas 17/6), kali 
ini giliran auditor BPK Mochammad Priono mengaku bahwa dirinya menerima Rp 50 
juta, di luar Rp 555 juta yang diterima Djapiten Nainggolan.

"Uang tersebut uang transpor dan uang lelah," kata Priono, yang diperiksa 
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Jumat (17/6). Selain Priono, 
penyidik KPK memeriksa tiga auditor BPK lainnya, yakni Bambang Heddy Swasono, 
Kerot, dan Suyadi.

Priono seusai menjalani pemeriksaan selama 10 jam kepada wartawan menjelaskan 
bahwa dirinya memang menerima uang Rp 50 juta, di luar Rp 555 juta yang 
diterima Ketua Tim Audit KPU Djapiten. Uang Rp 555 juta sudah dikembalikan 
Djapiten kepada penyidik KPK tanggal 19 Mei 2005. Priono sendiri baru 
mengembalikan uang Rp 50 juta itu pada pemeriksaan kemarin. Uang Rp 50 juta 
yang diterima Priono itu disampaikan M Dentjik, Wakil Kepala Biro Keuangan KPU.

Saat dikonfirmasi apakah benar dirinya menerima uang dobel dari KPU, Priono 
tidak menjawab. Ditanya wartawan berapa uang yang ia terima dari bagian Rp 555 
juta, Priono menjawab lupa karena rinciannya banyak. Ia menolak menjawab saat 
ditanya wartawan apa alasannya menerima uang Rp 50 juta. "Tanyakan saja ke 
penyidik," papar Priono.

Selain para auditor BPK, adanya pemberian uang ke instansi lain pun sudah mulai 
terkuak, misalnya ke DPR.

Selain memeriksa soal pemberian dana rekanan KPU yang dikelola Hamdani Amin, 
Kepala Biro Keuangan KPU, penyidik KPK juga terus mengintensifkan pemeriksaan 
untuk proyek pengadaan buku KPU. Tersangka dalam kasus ini adalah Bambang 
Budiharto, Kepala Biro Umum KPU.

Kemarin penyidik KPK juga memeriksa Irzal Junus dari PT Perca, salah satu 
perusahaan rekanan KPU dalam proyek pengadaan buku. Namun, Irzal tidak mau 
memberi keterangan apa pun kepada wartawan.(VIN)



[Non-text portions of this message have been removed]



Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke