Goblg gua pernah baca tukang becak dari solo bisa naek haji dengan menabung

kok president kagak bisa jawaban2 elu orang makin tolol saja



________________________________
 From: item abu <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, February 23, 2012 5:59 PM
Subject: Re: [proletar] Menteri Agama Akan Kaji Usul Moratorium Haji
 

  
Ga usah petinggi negara, petugas pajak rendahan aja suka malak pengusaha dgn 
alasan mau naik haji. Juga pemalak berseragam lainnya tentunya.
 
 

From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Saturday, February 25, 2012 2:29 AM
>Subject: [proletar] Menteri Agama Akan Kaji Usul Moratorium Haji
>
>
>  
>Refl: Pada umumnya petinggi-petinggi negara yang jago korupsi telah melakukan 
>ibadah haji. Salah satu contoh terkenal ialah mantan presiden Soeharto.
>
>http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/23/ArticleHtmls/Menteri-Agama-Akan-Kaji-Usul-Moratorium-Haji-23022012008011.shtml?Mode=0
>
>Menteri Agama Akan Kaji Usul Moratorium Haji 
>JAKARTA 
>
>"Pengelolaan dana menjadi salah satu alasan."
>
>Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan akan menguji usul Komisi 
>Pemberantasan Korupsi untuk menghentikan sementara pendaftaran haji 
>(moratorium). Sebab, ada kemungkinan ongkos naik haji akan meningkat jika 
>biaya itu baru dibayarkan sebelum jemaah haji berangkat ke Tanah Suci. 
>“Akan diuji dulu, termasuk barangkali untuk menghindari jangan sampai ada 
>penyelewengan uang satu rupiah pun di Kementerian.Bisa jadi ada pikiran 
>seperti itu. Jadi, orang pada saat mau berangkat saja setornya. Bisa saja 
>kayak begitu,” kata Suryadharma kemarin. 
>
>Menurut Menteri Agama, usul setoran satu kali saat akan berangkat haji bisa 
>menimbulkan 
>
>konsekuensi negatif. “Konsekuensinya, biaya haji bisa lebih mahal dan 
>pengaturannya bisa lebih ruwet. Sekarang, kalau orang setor di bank, dia tahu 
>kapan harus berangkat,”dia menjelaskan. 
>Suryadharma menilai pembayaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sejak 
>jauh hari, seperti selama ini dilakukan, dapat menghemat di sejumlah pos 
>biaya. 
>
>Sebab, sejumlah biaya dapat dibayar dari bunga hasil pengendapan pembayaran 
>biaya itu di bank. Menurut dia, besaran biaya haji masih dapat dihitung 
>bersama DPR dan diaudit Badan Pemeriksa Keuangan. “Kemudian pelaksanaannya 
>dikontrol DPR, DPD, Inspektur Jenderal, dan badan-badan terkait,”katanya. 
>
>Menanggapi usul anggota Komisi Agama DPR agar penyelenggaraan haji dikelola 
>badan khusus di luar Kementerian, Menteri Agama 
>
>menilainya belum tentu lebih baik. 
>Namun usul tersebut akan dilaksanakan jika Undang-Undang Penyelenggaraan Haji 
>diubah. “Pelaksanaan tergantung undang-undang. Kalau menyatakan lepas, ya, 
>akan dilepas,”katanya. 
>
>Ketika ditanya soal penggunaan Dana Abadi Umat, Suryadharma belum mau 
>menjawab.“Yang jelas, uang itu belum dipakai seperak pun. Uang itu tidak 
>dipakai sejak zaman Pak Maftuh (Maftuh Basyuni, Menteri Agama 
>20042009),”katanya. 
>
>Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VIII DPR Selasa lalu, Wakil Ketua 
>KPK Busyro Muqoddas mengusulkan moratorium pendaftaran haji. Pasalnya, ada 
>potensi penyelewengan pemanfaatan dana setoran awal BPIH yang tidak sesuai 
>dengan peruntukan serta melebihi kebutuhan yang ditentukan. 
>
>Sementara itu, DPR menilai pengelolaan ibadah haji oleh Kementerian Agama 
>selalu bermasalah, dari fasilitas calon haji, daftar calon, hingga pengelolaan 
>dana haji. 
>Komisi VIII sendiri sedang membahas Revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 
>tentang Ibadah Haji.“Pengelolaan dana ini menjadi salah satu alasan revisi,” 
>ujar anggota Komisi VIII, Abdul Hakim. 
>
>Koordinator Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch, Ade Irawan, menyatakan 
>setuju 100 persen dengan pembentukan badan khusus yang lepas dari Kementerian 
>Agama. Selama ini kementerian terlalu memonopoli mulai dari membuat aturan, 
>melaksanakan, dan mengevaluasinya sendiri. “Sarang korupsi biasanya ada di 
>lembaga yang memonopoli segala sesuatunya sendiri seperti itu,”katanya. 
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke