Lebih banyak orang islam atau orang kristen orang?

Itung aja berapa tentara amerika ngebantai orang jepang, hitler ngebantai orang 
yahudi?  Orang islam sih nggak ada apanya dibandingkan kekejaman orang kristen.

Dan, yang paling penting nih tem...

Berapa banyak babi yang dibantai oleh orang kristen dibandingkan oleh orang 
islam?

Hehehe....





--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Kalo belajar, belajar dr orang islam aja.
>  
> Orang Islam ga ngaku orang Turki ngebantai jutaan orang Kristen, ga ngaku 
> Syria ngebantai penduduknya sendiri, ga ngaku Saudi nindas orang Shia, ga 
> ngaku Al Qaeda ngebantai orang islam, ga ngaku orang Arab nganiaya tkw 
> Indonesia dll.
>  
>  
> 
> From: rezameutia <rezameutia@...>
> >To: [email protected] 
> >Sent: Friday, February 24, 2012 6:43 AM
> >Subject: [proletar] Re: Belajar dari Jerman
> >
> >
> >  
> >
> >bagaimana dengan blanda yang muke tebel dan nggak punya kemaluan?
> >
> >genocide di rawagede, genocide oleh westerling, it's nothing.
> >
> >BIG NOTHING!!!
> >
> >--- In [email protected], "Sunny" <ambon@> wrote:
> >>
> >> Refl:
> >> Jangan lupa untuk juga belajar dari :
> >> Di Jepang malah kalau terbukti membuat kesalahan, karena malu berani bunuh 
> >> diri. Di Tiongkok ditembak mati.
> >> Di USA, Blagojevitch, mantan gubernur Ilinois gara-gara korupsi dihukum 14 
> >> tahun penjara ( 
> >> http://www.huffingtonpost.com/2011/12/07/blagojevich-sentence-14-y_n_1134230.html
> >>  )
> >> 
> >> Berapa tahun paling lama hukuman penjara bagi petinggi koruptor di NKRI?
> >> 
> >> 
> >> http://www.siwalimanews.com/post/belajar_dari_jerman
> >> Wednesday, 22 February 2012
> >> Belajar dari Jerman
> >> NEGERI ini terlampau sedikit menyimpan hal-hal yang baik untuk dijadikan 
> >> panduan, sehinggauntuk hal sepele pun, kita harus belajar dari luar 
> >> negeri. Misalnya, untuk sekadar memiliki rasa malu, kita mesti berguru ke 
> >> negeri orang.
> >> 
> >> Presiden Jerman Christian Wulff mengajarkan rasa malu itu kepada kita. 
> >> Wulff memilih mundur dari jabatan presiden pada Jumat (17/2), karena malu 
> >> diguncang pemberitaan skandal korupsi.
> >> 
> >> Dua kesalahan yang dilakukan Wulff. Dia diduga kuat menerima fasilitas 
> >> saat meminjam dana dari bank untuk mencicil rumahnya sebelum menjadi 
> >> presiden. Kedua, Wulff diduga menekan harian Jerman Bild yang memberitakan 
> >> skandal korupsinya itu.
> >> 
> >> Wulff bukanlah sosok pengecut. Dia menggelar konferensi pers di Istana 
> >> Presiden, Berlin, bersama istrinya, Bettina. Secara tegas Wulff mengatakan 
> >> Jerman membutuhkan presiden yang didukung publik. Namun kepercayaan itu 
> >> semakin tergerus dan mulai mengganggu. Itulah alasan Wulff mundur.
> >> 
> >> Tentu saja Wulff bukanlah tokoh pertama yang mengundurkan diri saat duduk 
> >> di puncak singgasana kekuasaan. Di Brasil, banyak menteri mundur karena 
> >> tuduhan korupsi.
> >> 
> >> Sepanjang 2011 paling kurang lima menteri Brasil melepaskan jabatan karena 
> >> diguncang skandal korupsi. Juga di Jepang dan Korea, banyak pejabat mundur 
> >> bahkan bunuh diri karena terbelit isu korupsi.
> >> 
> >> Pengunduran diri Wulff mengajarkan moral, etika, dan rasa malu. Para 
> >> pejabat publik mestinya memiliki standar tentang nilai-nilai yang baik dan 
> >> buruk, yang benar dan salah. Pejabat juga harus memelihara perasaan enggan 
> >> melakukan sesuatu yang nista. Itulah rasa malu.
> >> 
> >> Namun moral, etika, dan rasa malu para pejabat publik kita sudah lama 
> >> luntur. Pejabat publik di sini meski sudah menjadi tersangka, terdakwa, 
> >> atau bahkan telah divonis masuk bui karena perkara korupsi pun, enggan 
> >> mundur. Jabatan dan kekuasaan dijadikan tameng untuk berlindung.
> >> 
> >> Skandal korupsi muncul hampir setiap hari melibatkan baik pejabat 
> >> pemerintah, DPR, maupun hakim, jaksa, dan polisi. Ada kasus Wisma Atlet, 
> >> ada perkara proyek Hambalang, ada skandal Bank Century, dan sejumlah kasus 
> >> korupsi lain yang diduga melibatkan para elite negara.
> >> 
> >> Beberapa nama anggota DPR, ketua umum partai, hingga menteri sudah terus 
> >> terang disebut dalam sidang di pengadilan. Namun, tidak seorang pun 
> >> memberi contoh secara sukarela menanggalkan jabatannya karena malu.
> >> 
> >> Rasa malu memang sudah hilang dari para pejabat publik kita. Padahal, rasa 
> >> malu merupakan kekuatan preventif yang membentengi seseorang melakukan 
> >> tindakan hina seperti korupsi. Jika elite tidak lagi memiliki rasa malu, 
> >> mereka mudah dikuasai nafsu keserakahan.
> >> 
> >> Sungguh memprihatinkan negeri ini. Sekadar rasa malu pun kita sudah tidak 
> >> punya sehingga harus belajar dari luar. (*)
> >> 
> >> 
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke