coba buktikan kalau gue tukang fitnah, bisa ngga?


________________________________
 From: item abu <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Wednesday, February 29, 2012 3:44 PM
Subject: Re: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
 

  
Buset, ni orang betul2 ga kenal malu. Udah jelas jadi tukang fitnah, ngakunya 
ga suka ngibul.
 
 

From: Habe Proletar <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>Sent: Thursday, March 1, 2012 5:26 AM
>Subject: Re: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
>
>
>  
>kok gue ngga suka berbohong? opsss mungkin lantaran gue belum kaya hahaha
>
>________________________________
>From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Wednesday, February 29, 2012 10:21 PM
>Subject: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
>
>
>  
>refl: Yang tepat membantah atau membenarkan temuan ini ialah orang kaya, jadi 
>kalau Anda termasuk orang kaya mohon berikan pandangan apakah Anda suka 
>membohong atau tidak. Komentar dari yang berlagak kaya tidak memenuhi syarat 
>untuk memberikan pandangan, karena bukan orang kaya tetapi hanya berlagak 
>kaya. Apakah presiden dan para anggota rezimnya termasuk DPR adalah 
>orang-orang kaya? 
>
>http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/29/ArticleHtmls/ZOOM-OUT-Mengapa-Orang-Kaya-Suka-Berbohong-29022012013014.shtml?Mode=0
>
>ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong? 
>BERKELEY 
>
>Persepsi awam yang menilai masyarakat kelas “atas“ sebagai kelompok terhormat 
>tampaknya bakal segera berubah. Penelitian terbaru menunjukkan orang kaya 
>justru cenderung berbohong, menipu, dan bahkan melanggar hukum. 
>Sebaliknya, anggota masyarakat dari kelas “lebih rendah“ yang berasal dari 
>latar belakang kurang beruntung lebih sering menampilkan sikap-sikap terhormat.
>
>Temuan ini dapat memberi gambaran ilmiah tentang bagaimana orang-orang kaya 
>memiliki perilaku kurang ajar dan suka ribut.
>
>Paul Piff, psikolog dari University of California di Berkeley, Amerika 
>Serikat, menyatakan temuan ini dapat membantu menjelaskan asal-usul krisis 
>perbankan yang disebabkan oleh bankir kaya yang penuh percaya diri dan 
>melakukan tindakan sembrono dalam pekerjaannya.
>
>Dalam penelitian, Piff dan rekannya meminta beberapa kelompok orang dari latar 
>belakang sosial berbeda untuk melakukan serangkaian tugas yang dirancang 
>spesifik.
>
>“Tugas-tugas ini bertujuan mengidentifikasi sifat-sifat tertentu dari para 
>responden, seperti kejujuran dan kepedulian kepada orang lain,“ kata Piff 
>seperti dikutip Telegraph.
>
>Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa orang dari latar 
>belakang yang lebih kaya atau berkuasa cenderung memunculkan sifat rakus, 
>berbohong dalam negosiasi, bahkan menipu.
>
>“Berada di kelas sosial yang lebih tinggi, baik karena warisan atau pencapaian 
>sendiri, menyebabkan seseorang menjadi tidak etis dalam hal perilaku dan 
>mengambil keputusan,“ kata peneliti.
>
>Piff menyimpulkan seseorang yang memiliki status sosial tinggi cenderung 
>menampilkan pola perilaku yang hanya mementingkan diri sendiri, tidak peduli 
>terhadap orang lain, dan tidak memiliki empati. Perilaku ini berbeda 
>dibandingkan mereka yang berasal dari latar belakang yang lebih sederhana.
>
>Temuan ini memperlihatkan ajaran Aristoteles, Plato, dan Yesus, yang 
>menyebutkan ketamakan adalah akar semua perilaku tidak etis. TELEGRAPH | 
>LIVESCIENCE | MAHARDIKA SATRIA HADI 
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke