gue nanya fitnah yang mana, elu ngga mau ngejawab, dasar homo pitak lu emang


________________________________
 From: item abu <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Wednesday, February 29, 2012 5:21 PM
Subject: Re: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
 

  
Hehehe... udah tahu diri sendiri adalah tuakng fitnah, eh si habe kaing2 dia ga 
suka ngibul. Betul2 muka tembok.
 

From: Habe Proletar <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>Sent: Thursday, March 1, 2012 6:51 AM
>Subject: Re: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
>
>
>  
>coba buktikan kalau gue tukang fitnah, bisa ngga?
>
>________________________________
>From: item abu <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>Sent: Wednesday, February 29, 2012 3:44 PM
>Subject: Re: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
>
>
>  
>Buset, ni orang betul2 ga kenal malu. Udah jelas jadi tukang fitnah, ngakunya 
>ga suka ngibul.
> 
> 
>
>From: Habe Proletar <[email protected]>
>>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>>Sent: Thursday, March 1, 2012 5:26 AM
>>Subject: Re: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
>>
>>
>>  
>>kok gue ngga suka berbohong? opsss mungkin lantaran gue belum kaya hahaha
>>
>>________________________________
>>From: Sunny <[email protected]>
>>To: [email protected] 
>>Sent: Wednesday, February 29, 2012 10:21 PM
>>Subject: [proletar] ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong?
>>
>>
>>  
>>refl: Yang tepat membantah atau membenarkan temuan ini ialah orang kaya, jadi 
>>kalau Anda termasuk orang kaya mohon berikan pandangan apakah Anda suka 
>>membohong atau tidak. Komentar dari yang berlagak kaya tidak memenuhi syarat 
>>untuk memberikan pandangan, karena bukan orang kaya tetapi hanya berlagak 
>>kaya. Apakah presiden dan para anggota rezimnya termasuk DPR adalah 
>>orang-orang kaya? 
>>
>>http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/02/29/ArticleHtmls/ZOOM-OUT-Mengapa-Orang-Kaya-Suka-Berbohong-29022012013014.shtml?Mode=0
>>
>>ZOOM OUT Mengapa Orang Kaya Suka Berbohong? 
>>BERKELEY 
>>
>>Persepsi awam yang menilai masyarakat kelas “atas“ sebagai kelompok terhormat 
>>tampaknya bakal segera berubah. Penelitian terbaru menunjukkan orang kaya 
>>justru cenderung berbohong, menipu, dan bahkan melanggar hukum. 
>>Sebaliknya, anggota masyarakat dari kelas “lebih rendah“ yang berasal dari 
>>latar belakang kurang beruntung lebih sering menampilkan sikap-sikap 
>>terhormat.
>>
>>Temuan ini dapat memberi gambaran ilmiah tentang bagaimana orang-orang kaya 
>>memiliki perilaku kurang ajar dan suka ribut.
>>
>>Paul Piff, psikolog dari University of California di Berkeley, Amerika 
>>Serikat, menyatakan temuan ini dapat membantu menjelaskan asal-usul krisis 
>>perbankan yang disebabkan oleh bankir kaya yang penuh percaya diri dan 
>>melakukan tindakan sembrono dalam pekerjaannya.
>>
>>Dalam penelitian, Piff dan rekannya meminta beberapa kelompok orang dari 
>>latar belakang sosial berbeda untuk melakukan serangkaian tugas yang 
>>dirancang spesifik.
>>
>>“Tugas-tugas ini bertujuan mengidentifikasi sifat-sifat tertentu dari para 
>>responden, seperti kejujuran dan kepedulian kepada orang lain,“ kata Piff 
>>seperti dikutip Telegraph.
>>
>>Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa orang dari latar 
>>belakang yang lebih kaya atau berkuasa cenderung memunculkan sifat rakus, 
>>berbohong dalam negosiasi, bahkan menipu.
>>
>>“Berada di kelas sosial yang lebih tinggi, baik karena warisan atau 
>>pencapaian sendiri, menyebabkan seseorang menjadi tidak etis dalam hal 
>>perilaku dan mengambil keputusan,“ kata peneliti.
>>
>>Piff menyimpulkan seseorang yang memiliki status sosial tinggi cenderung 
>>menampilkan pola perilaku yang hanya mementingkan diri sendiri, tidak peduli 
>>terhadap orang lain, dan tidak memiliki empati. Perilaku ini berbeda 
>>dibandingkan mereka yang berasal dari latar belakang yang lebih sederhana.
>>
>>Temuan ini memperlihatkan ajaran Aristoteles, Plato, dan Yesus, yang 
>>menyebutkan ketamakan adalah akar semua perilaku tidak etis. TELEGRAPH | 
>>LIVESCIENCE | MAHARDIKA SATRIA HADI 
>>
>>[Non-text portions of this message have been removed]
>>
>>[Non-text portions of this message have been removed]
>>
>>
>>
>>
>>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke