Ref: Partai-partai politik yang anggota keluarga yang berkecimpun dalam usaha perminyakan tentu saja menyetujui kenaikan harga BBM sebab dengan begitu mendatangkan keuntungan yang lebih besar bagi mereka. Mungkin juga kas partai tambah gemuk seperti pompa besinnya.
http://epaper.tempo.co/PUBLICATIONS/KT/KT/2012/03/05/ArticleHtmls/Partai-Koalisi-Dukung-Kenaikan-Harga-BBM-05032012005014.shtml?Mode=0 Partai Koalisi Dukung Kenaikan Harga BBM JAKARTA PAN menerjunkan kader untuk menjelaskan kenaikan. Partai-partai yang tergabung dalam koalisi pemerintah mendukung rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Kenaikan harga BBM dinilai sebagai kebijakan tepat untuk menekan subsidi. Sekretaris Departemen Perbankan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Achsanul Qosasi mengatakan partainya memilih kenaikan hingga Rp 1.500 per liter ketimbang subsidi konstan Rp 2.000 per liter. Dia juga meminta, setelah kenaikan tarif, pemerintah serius membangun infrastruktur konversi BBM ke bahan bakar gas. “Ini harus mendalam pembahasannya,“ ujarnya kemarin. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Harry Azhar Azis mengatakan partainya setuju dengan rencana kenaikan harga BBM. “Hanya pembahasan soal kompensasi yang harus dijelaskan pemerintah,” ucapnya. Harry berpendapat kenaikan Rp 1.500 per liter lebih tepat karena membuat anggaran pendapatan dan belanja negara lebih sehat. Harry menambahkan pemerintah harus mulai mengubah pola pikir masyarakat mengenai BBM. Menurut dia, masyarakat masih beranggapan subsidi BBM seharusnya semudah pada zaman Orde Baru. Padahal Indonesia bukan lagi negeri yang kaya akan minyak.“Ini kewajiban negara mengubah pola pikir ini.” Dukungan kepada pemerintah juga datang dari Ketua DPP Partai Amanat Nasional Bima Arya Sugiharto. Keputusan menaikkan harga BBM, menurut Bima, merupakan kebijakan yang harus dipilih. “Siapa pun yang berada di posisi pemerintahan akan dihadapkan pada pilihan yang dilematis ini,” ujarnya. Untuk mendukung kebijakan ini, PAN akan menjelaskan kepada publik alasan kenaikan harga BBM. Berbeda dengan partai lain, Partai Keadilan Sejahtera menyatakan menolak usulan kenaikan harga BBM.“Kami sejak awal kan sudah menyatakan bahwa kami akan menjadi mitra koalisi yang kritis terhadap pemerintah, bukan berarti berkoalisi seperti zaman Orde Baru,”ujar Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim. Penolakan rencana kenaikan harga BBM juga datang dari Ketua DPP PDI Perjuangan Maruarar Sirait. Menurut dia, kebijakan ini merugikan rakyat kecil, yaitu petani, usaha kecil-menengah, dan buruh. “Pemerintah harus pintar mencari solusi lain yang kreatif,” katanya. Dia menyarankan agar pemerintah menerapkan cukai batu bara ketimbang menaikkan harga BBM. Sikap yang sama juga dikemukakan Ketua DPP Partai Hanura Akbar Faisal. Kenaikan harga BBM seharusnya menjadi pilihan paling terakhir untuk mengantisipasi harga minyak dunia yang terus melambung. Kemarin malam Wakil Presiden Boediono bertemu dengan pemimpin partai-partai koalisi. Salah satu agendanya membahas kenaikan harga BBM.“(Agendanya) soal BBM untuk menyamakan persepsi di antara seluruh anggota koalisi,” ujar juru bicara Wakil Presiden, Yopie Hidayat. Namun, sampai berita ini diturunkan, belum ada hasil kesepakatan yang lahir. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
