Ini artinya menteri itu  memberi lampu hijau buat FPI untuk terus  bikkn onar...

--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Dgn bilang ga bisa membekukan, hanya menegur dan menjatuhkan sanksi, maka 
> pemerintah secara ga langsung ngaku bhw FPI itu adalah anak buah pemerintah.
>  
> Kalo bukan anak buahnya, kan orang ga bisa ngasih sanksi.
>  
>  
> 
> From: Sunny <ambon@...>
> >To: Undisclosed-Recipient@... 
> >Sent: Saturday, May 12, 2012 4:03 AM
> >Subject: [proletar] Mendagri Hanya Bisa Bekukan FPI Pusat
> >
> >
> >  
> >Ref: Apakah yang disebut daerah adalah negara tersendiri? Bilang saja tidak 
> >akan dibekukan, karena rezim berkuasa membutuhkannya..
> >
> >http://www.shnews.co/detile-1676-mendagri-hanya-bisa-bekukan-fpi-pusat.html
> >
> >Mendagri Hanya Bisa Bekukan FPI Pusat 
> >Deytri Aritonang | Kamis, 10 Mei 2012 - 16:19:21 WIB
> >
> >Dibaca : 73 
> >
> >(dok/antara)Kalau dilakukan di tingkat provinsi maka itu wewenang kepala 
> >daerah. 
> >JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menyatakan belum 
> >akan memberi sanksi pembekuan pada organisasi kemasyarakatan (ormas) Front 
> >Pembela Islam (FPI). Walau demikian, Gamawan meminta agar Dewan Pimpinan 
> >Pusat (DPP) FPI menertibkan anggotanya di daerah. 
> >
> >“Tidaklah. Kejadian itu di mana? Kalau di tingkat kota, kalau yang ambil 
> >kebijakan perusakan atau kekerasan pemimpin di tingkat kota, wali kotanya 
> >yang punya (wewenang pembekuan). Kalau FPI di tingkat provinsi, gubernur 
> >yang punya wewenang untuk membekukan,” kata Gamawan kepada wartawan, Rabu 
> >(9/5) di Gedung Kemendagri. 
> >
> >Dia mengatakan, jika memang FPI di daerah kerap melakukan kekerasan, kepala 
> >daerah berwenang memberikan sanksi, bahkan hingga membekukan organisasinya 
> >di tingkat daerah. “Berapa kali dia di situ melakukan kekerasan, aturannya 
> >sama juga, bisa dibekukan tingkat lokal saja,” kata Gamawan. 
> >
> >Menurutnya, Mendagri hanya berwenang membekukan FPI atas tindakan kekerasan 
> >atau pidana lain yang dilakukan jika komando penggerakan massa ada pada 
> >Ketua DPP FPI, yaitu Habib Rizieq. Gamawan memastikan akan tetap konsisten 
> >pada aturannya yang akan membekukan FPI jika melakukan kekerasan untuk 
> >ketiga kali. “Kalau nasional misalnya Habib (Riziq) itu baru wewenang 
> >Mendagri,” kilahnya. 
> >
> >Gamawan mengatakan, demi mencegah tindak kekeresan oleh FPI, pihaknya telah 
> >menegur FPI. Dia juga meminta agar FPI dapat mengendalikan anggotanya di 
> >daerah agar tidak melakukan tindak kekerasan. “Malah kalau Habib (Rizieq) 
> >melakukan kekerasan di tingkat nasional lagi, saya bekukan. Sudah saya 
> >ingatkan waktu memberi teguran kedua,” ujar Gamawan. 
> >
> >Deteksi 
> >
> >Atas marak kekerasan di daerah, Gamawan meminta kepada kepala daerah agar 
> >dapat mendeteksi dini atas kekerasan atau bentrok antarkelompok di daerah. 
> >Dia menegaskan, jika kepala daerah dapat mengantisipasi kekerasan, kasus 
> >yang bersangkutan tidak perlu sampai ke ranah hukum. 
> >
> >“Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tugas pemerintahan 
> >umum daerah. Selesaikan masalah-masalah kecil, jangan sampai meluas sehingga 
> >polisi harus turun tangan,” kata dia. 
> >
> >Sebelumnya, DPR menagih janji Mendagri yang bakal membekukan FPI jika 
> >kembali melakukan kekerasan. Mendagri harus menjaga kewibawaan negara dengan 
> >memberikan sanksi terhadap kelompok yang terus melakukan kekerasan. “Kita 
> >tunggu saja janjinya,” ujar Ketua DPR Marzuki Alie kepada SH dari Jakarta, 
> >Selasa (8/5). 
> >
> >Anggota Panitia Khusus RUU Ormas DPR, Achmad Baskara mengatakan, aparat 
> >kepolisian seharusnya malu karena FPI terus dibiarkan melakukan kekerasan 
> >tanpa ada tindakan hukum yang tegas. 
> >
> >“FPI tidak akan mungkin bisa dilarang melakukan aksi-aksi kekerasan 
> >terhadap berbagai hal yang dianggap bertentangan dengan keyakinan ideologi 
> >yang mereka anut, kecuali negara melalui Polri yang telah diberikan 
> >kewenangan oleh UU berani bersikap tegas terhadap mereka,” ujarnya. 
> >
> >[Non-text portions of this message have been removed]
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke