Ref: Sebelumnya tidak akan bukan berarti bahwa sekarang tidak mau!

http://www.shnews.co/detile-2176-tes-air-untuk-ani-yudhoyono.html

Tes Air untuk Ani Yudhoyono 
Vidi Batlolone | Rabu, 23 Mei 2012 - 14:50:48 WIB



(dok /SH)Meski Presiden menegaskan tidak akan mencalonkan istrinya, bahasa 
politik tidak kaku.
"Saya bukan capres 2014. Istri dan anak-anak saya juga tidak akan mencalonkan 
diri menjadi calon presiden 2014." Demikian dikatakan Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono dalam pidatonya medio 2011. Saat itu memang sempat beredar isu bahwa 
Ibu Negara Ani Yudhoyono bakal dicalonkan menjadi pengganti suaminya di Pemilu 
Presiden mendatang.

Pernyataan tegas Presiden itu, perlahan-lahan menyurutkan isu tersebut. Tidak 
banyak lagi pembicaraan soal itu. Namun, baru-baru ini isu tentang pencapresan 
Ani Yudhoyono kembali marak. Sejumlah politikus Partai Demokrat angkat bicara 
soal sangat pantasnya Ani maju menjadi calon presiden.

Kepala Departemen Kominfo Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul menyatakan, 
kemungkinan kader partai yang akan mendukung Ani, mencapai 99 persen. Artinya, 
PD solid. Menurut Ruhut, hanya orang yang punya ambisi sendiri jadi capres yang 
tidak mendukung Ibu Negara.

Ada sejumlah alasan yang menyebabkan Ani pantas maju di Pilpres. Ia 
menyebutkan, Ani Yudhoyono punya pengalaman yang banyak dalam memimpin 
organisasi. "Bu Ani pendamping Pak SBY dari Akmil, dari prajurit, perwira, 
menteri polhukam dan sekarang presiden. Beliau pendampingnya. Waktu Pak SBY di 
militer, Bu Ani memimpin ibu-ibu Persit, belum lagi Dharma Wanita, banyak 
organisasi yang dia pimpin," kata anggota Komisi III DPR ini.

Selain itu, Ani mendapat banyak keteladanan kepemimpinan dari suami dan 
ayahnya. Seperti diketahui, Ani ialah putri sulung mantan Komandan Kopassus 
Letjen Sarwo Edhie Wibowo. Seeorang jenderal yang banyak berperan dalam 
penumpasan gerakan komunis di Indonesia.

Petinggi PD lainnya, Andi Nurpati menyebutkan, Ani Yudhoyono merupakan sosok 
yang populer. Popularitasnya itu merupakan modal dan alasan yang kuat bagi 
partai untuk mengusungnya. “Nama beliau sangat terkenal di masyarakat,” ujarnya.

Sejauh ini, Ani Yudhoyono tidak mengeluarkan pernyataan jelas soal wacana 
pencapresan dirinya. Meski suaminya pernah menyatakan bahwa tidak ada anggota 
keluarga yang bakal maju jadi capres, Ani tidak tegas mengatakan, tidak akan 
maju. Kepada wartawan, wanita kelahiran Yogyakarta 5 Juni 1952 ini sama sekali 
tidak mau berkomentar. “No comment” saat dikonfirmasi, Selasa (22/5).

Belum Memutuskan 

Pemilu Presiden 2014 memang masih panjang dalam hitungan waktu. Namun, 
persiapan partai politik untuk meraih kekuasaan tertinggi itu tentu sudah 
dimulai. Bahkan, Partai Golongan Karya (Golkar) jauh-jauh hari sudah yakin 
betul bakal menggiring ketua umumnya Aburizal Bakrie ke kursi RI 1. Persiapan 
juga dilakukan sejumlah partai lain, yang paling kentara bisa terlihat dari 
iklan-iklan berisi pesan kebangsaan, kesejahteraan dari tokoh-tokoh sentral 
partai.

Secara formal, PD memang belum memutuskan calon presidennya. Tetapi, upaya 
memunculkan nama tersebut sudah dimulai melalui para politikusnya. Dalam 
politik, lazim dikenal istilah “test the water”.
Itu adalah kegiatan menguji reaksi publik atas suatu wacana. Jika tanggapan 
masyarakat bagus, wacana itu bisa dilanjutkan. Sangat mungkin, apa yang 
diusulkan Ruhut dan politikus Demokrat lainnya soal Ani Yudhoyono sekadar “test 
the water”. Mempersiapkan Ani Yudhoyono dalam wacana.

Setelah Ketua Umum PD Anas Urbaningrum terganjal masalah hukum, PD hampir 
dibilang tidak punya sosok kader yang bisa dicuatkan namanya atau yang 
popularitasnya mendekati SBY. Salah satu nama populer tentu Ani Yudhoyono, 
tetapi Presiden SBY sudah telanjur menyatakan tidak akan ada keluarganya, baik 
istri ataupun anaknya yang mencalonkan diri di 2014.

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengklarifikasi, usulan pencapresan 
Ani Yudhoyono sama sekali bukan berasal dari keluarga presiden. Memang, kata 
Julian, Presiden dan istri sudah menerima kabar tersebut. Ada usulan dari 
masyarakat yang menganggap Ani Yudhoyono pantas maju di 2014. Tetapi, SBY dan 
istri sama sekali tidak memberikan tanggapan apa pun atas usul itu.

Politik memang bukan ilmu pasti. Segala kemungkinan selalu tersedia. Bahasa 
politik pun tidak pernah kaku. Malah banyak sayapnya. Presiden SBY memang sudah 
jelas menyatakan istrinya tidak akan mencalonkan diri. Tetapi bila 'dicalonkan” 
atau “diinginkan” atas nama masyarakat, mungkin beda lagi soalnya. Kita tunggu 
saja manufernya. 


(Sinar Harapan) 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke