Pinpin yang memang gila nggak bisa bantah bahwa Bucaille itu memang charlatan...


--- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> 
wrote:
>
> 
> jurus uplik itu emang jurus "nddak percaya" kalau sudah kedesek ...
> 
> ok. lupakan itu yang namanya bucaille, ok ? Lupakan die seorang professor,ok 
> ? faktanya mumi itu da, betul ? mumi itu baru ditemukan tahun 1898, betul ? 
> sementara alquran telah ada lebih dari seribu tahun sebelumnya betul ? 
> 
> please deh ah :-)
> 
> 
>  pengawetannya. Laporan akhirnya ini dia terbitkan dengan judul Mumi Firaun; 
> Sebuah Penelitian Medis Modern, dengan judul aslinya, Les momies des Pharaons 
> et la midecine. Berkat buku ini, dia menerima penghargaan Le prix 
> Diane-Potier-Boes (penghargaan dalam sejarah) dari Academie Frantaise dan 
> Prix General (Penghargaan umum) dari Academie Nationale de Medicine, Prancis.
> > > 
> > > Terkait dengan laporan akhir yang disusunnya, salah seorang di antara 
> > > rekannya membisikkan sesuatu di telinganya seraya berkata: "Jangan 
> > > tergesa-gesa karena sesungguhnya kaum Muslimin telah berbicara tentang 
> > > tenggelamnya mumi ini". Bucaille awalnya mengingkari kabar ini dengan 
> > > keras sekaligus menganggapnya mustahil.
> > > 
> > > Menurutnya, pengungkapan rahasia seperti ini tidak mungkin diketahui 
> > > kecuali dengan perkembangan ilmu modern, melalui peralatan canggih yang 
> > > mutakhir dan akurat.
> > > 
> > > Hingga salah seorang di antara mereka berkata bahwa Alquran yang diyakini 
> > > umat Islam telah meriwayatkan kisah tenggelamnya Firaun dan kemudian 
> > > diselamatkannya mayatnya.
> > > 
> > > Ungkapan itu makin membingungkan Bucaille. Lalu, dia mulai berpikir dan 
> > > bertanya-tanya. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Bahkan, mumi 
> > > tersebut baru ditemukan sekitar tahun 1898 M, sementara Alquran telah ada 
> > > ribuan tahun sebelumnya.
> > > 
> > > Ia duduk semalaman memandang mayat Firaun dan terus memikirkan hal 
> > > tersebut. Ucapan rekannya masih terngiang-ngiang dibenaknya, bahwa 
> > > Alquran–kitab suci umat Islam–telah membicarakan kisah Firaun yang 
> > > jasadnya diselamatkan dari kehancuran sejak ribuan tahun lalu.
> > > 
> > > Sementara itu, dalam kitab suci agama lain, hanya membicarakan 
> > > tenggelamnya Firaun di tengah lautan saat mengejar Musa, dan tidak 
> > > membicarakan tentang mayat Firaun. Bucaille pun makin bingung dan terus 
> > > memikirkan hal itu.
> > > 
> > > Ia berkata pada dirinya sendiri. "Apakah masuk akal mumi di depanku ini 
> > > adalah Firaun yang akan menangkap Musa? Apakah masuk akal, Muhammad 
> > > mengetahui hal itu, padahal kejadiannya ada sebelum Alquran diturunkan?"
> > > 
> > > Prof Bucaille tidak bisa tidur, dia meminta untuk didatangkan Kitab 
> > > Taurat (Perjanjian Lama). Diapun membaca Taurat yang menceritakan: 
> > > "Airpun kembali (seperti semula), menutupi kereta, pasukan berkuda, dan 
> > > seluruh tentara Firaun yang masuk ke dalam laut di belakang mereka, tidak 
> > > tertinggal satu pun di antara mereka".
> > > 
> > > Kemudian dia membandingkan dengan Injil. Ternyata, Injil juga tidak 
> > > membicarakan tentang diselamatkannya jasad Firaun dan masih tetap utuh. 
> > > Karena itu, ia semakin bingung.
> > > 
> > > Berikrar Islam
> > > Setelah perbaikan terhadap mayat Firaun dan pemumiannya, Prancis 
> > > mengembalikan mumi tersebut ke Mesir. Akan tetapi, tidak ada keputusan 
> > > yang mengembirakannya, tidak ada pikiran yang membuatnya tenang semenjak 
> > > ia mendapatkan temuan dan kabar dari rekannya tersebut, yakni kabar bahwa 
> > > kaum Muslimin telah saling menceritakan tentang penyelamatan mayat 
> > > tersebut. Dia pun memutuskan untuk menemui sejumlah ilmuwan otopsi dari 
> > > kaum Muslimin.
> > > 
> > > Dari sini kemudian terjadilah perbincangan untuk pertama kalinya dengan 
> > > peneliti dan ilmuwan Muslim. Ia bertanya tentang kehidupan Musa, 
> > > perbuatan yang dilakukan Firaun, dan pengejarannya pada Musa hingga dia 
> > > tenggelam dan bagaimana jasad Firaun diselamatkan dari laut.
> > > 
> > > Maka, berdirilah salah satu di antara ilmuwan Muslim tersebut seraya 
> > > membuka mushaf Alquran dan membacakan untuk Bucaille firman Allah SWT 
> > > yang artinya: "Maka pada hari ini kami selamatkan badanmu supaya kamu 
> > > dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan 
> > > sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan 
> > > Kami." (QS Yunus: 92).
> > > 
> > > Ayat ini sangat menyentuh hati Bucaille. Ia mengatakan bahwa ayat Alquran 
> > > tersebut masuk akal dan mendorong sains untuk maju. Hatinya bergetar, dan 
> > > getaran itu membuatnya berdiri di hadapan orang-orang yang hadir seraya 
> > > menyeru dengan lantang: "Sungguh aku masuk Islam dan aku beriman dengan 
> > > Alquran ini".
> > > 
> > > Ia pun kembali ke Prancis dengan wajah baru, berbeda dengan wajah pada 
> > > saat dia pergi dulu. Sejak memeluk Islam, ia menghabiskan waktunya untuk 
> > > meneliti tingkat kesesuaian hakikat ilmiah dan penemuan-penemuan modern 
> > > dengan Alquran, serta mencari satu pertentangan ilmiah yang dibicarakan 
> > > Alquran.
> > > 
> > > Semua hasil penelitiannya tersebut kemudian ia bukukan dengan judul 
> > > Bibel, Alquran dan Ilmu Pengetahuan Modern, judul asli dalam bahasa 
> > > Prancis, La Bible, le Coran et la Science. Buku yang dirilis tahun 1976 
> > > ini menjadi best-seller internasional (laris) di dunia Muslim dan telah 
> > > diterjemahkan ke hampir semua bahasa utama umat Muslim di dunia.
> > > 
> > > Karyanya ini menerangkan bahwa Alquran sangat konsisten dengan ilmu 
> > > pengetahuan dan sains, sedangkan Al-Kitab atau Bibel tidak demikian. 
> > > Bucaille dalam bukunya mengkritik Bibel yang ia anggap tidak konsisten 
> > > dan penurunannya diragukan.
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke