Dasar dungu, emangnya lu pikir gua hrs tahu semua?
>________________________________ > From: Teddy S. <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Friday, July 13, 2012 5:53 AM >Subject: [proletar] Re: 124 WNI/TKI Mendekam di Penjara Hong Kong dan Macau > > > >Yang dipermasalahkan adalah betapa dungunya lu ini karena yang gitu aja lu >sampai kagak tahu. Rupanya lu sering menyebut kata dungu itu sebagai pujian >bagi diri lu sendiri rupanya. > >He he he ... > >--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: >> >> Saking dungunya lu ini, lu ga bisa ngerti apa yg ada di balik kalimat itu. >> Itu artinya Indonesia itu begitu parahnya sampe sekarang orang Indonesia >> jadi tkw di China padahal China itu beberapa puluh thn yg lalu lbh parah dr >> Indonesia. >> >> >> >> >> >> >________________________________ >> > From: ayub yahya <ayubyahya@...> >> >To: "[email protected]" <[email protected]> >> >Sent: Thursday, July 12, 2012 4:35 PM >> >Subject: Re: [proletar] 124 WNI/TKI Mendekam di Penjara Hong Kong dan Macau >> > >> > >> > >> >polos banget nanya nya... ha..ha..ha.. >> > >> >________________________________ >> >From: item abu <itemabu@...> >> > >> > >> >Jadi sekarang tkw kerja di China jg? >> > >> >>________________________________ >> >> From: Wahyu Suluh <wahyusuluh@...> >> >> >> >> >> >>Nikky Sirait >> >> >> >>Di Guangzhou, 16 WNI berada di penjara wanita. >> >> >> >>JAKARTA, Jaringnews.com - Juru Bicara Satgas TKI Humphrey Djemat >> >>melaporkan hasil kunjungan tim Satgas TKI yang terdiri dari Ishak >> >>Alpharis, Jamaludin, Anang Rikza Masyhadi dan Agus Dwi Handoko ke Hong >> >>Kong dan Guangzhou, China, 19 â€" 21 Juni 2012 lalu. >> >> >> >>Berdasarkan hasil kunjungan tersebut dia menjelaskan, diketahui ada 124 >> >>WNI/TKI yang berada di penjara di Hong Kong dan Macau. Adapun kasusnya >> >>meliputi pelanggaran hukum pencurian sebanyak 36 orang, izin tempat >> >>tinggal 42 orang), narkoba 33 orang, dokumen palsu 4 orang, overstay 5 >> >>orang dan pelanggaran hukum lainnya ada 4 orang. >> >> >> >>"Dalam kasus narkoba, yang 33 orang, terdiri dari 8 TKI dan sisanya >> >>adalah WNI," ujar dia, dalam rilis yang diterima Jaringnews.com di >> >>Jakarta, Senin (9/7). >> >> >> >>Dia menuturkan, tim Satgas juga melakukan kunjungan ke penampungan TKI >> >>bermasalah yang dikelola oleh Koalisi Tenaga Kerja Indonesia Hong Kong >> >>(Kotkiho) yang beranggotakan 10 organisasi di Hong Kong. Di shelter >> >>tersebut, terdapat beberapa TKI yang mengalami masalah seperti gaji di >> >>bawah standar dan pemutusan hubungan kerja secara sepihak. >> >> >> >>"Dalam kesempatan tersebut, juga ada dialog dan sosialisasi terkait >> >>tentang TKI yang dihukum mati, bahaya narkoba dan proses pengiriman TKI >> >>secara legal dan aman," sambung dia. >> >> >> >>Selain itu, lanjut dia, tim Satgas melakukan pertemuan dengan Majelis >> >>Sholawat Wad Da’wah Thoriqul Jannah, suatu organisasi yang dibentuk TKI >> >>di Hong Kong yang berbasis keagamaan. Dalam dialog tersebut, mereka >> >>meminta agar pemerintah lebih proaktif dalam melakukan pembelaan, serta >> >>mengeluhkan minimnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah. >> >> >> >>Humphrey menambahkan, tim Satgas telah berhasil mempertemukan Aziz, anak >> >>laki-laki dari Ibu Nur Bidayati, WNI yang terancam hukuman mati, di >> >>penjara wanita Guangzhou, Selasa, 19 Juni 2012 lalu. Selain itu, tim >> >>Satgas telah melakukan pertemuan dan dialog secara langsung dengan >> >>seluruh WNI yang berada di penjara wanita Guangzhou, yang berjumlah 16 >> >>orang. >> >> >> >>"Permasalahan yang dihadapi para WNI yang berada di penjara Guangzhou >> >>pada umumnya menyangkut komunikasi dengan keluarga mereka di Indonesia. >> >>Masalah yang dihadapi tersebut di atas sudah dibicarakan oleh Satgas TKI >> >>dengan pihak Kemenlu untuk dicarikan solusinya," tuntas ketua umum >> >>Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ini. >> >> >> >>http://jaringnews.com/keadilan/umum/18461/-wni-tki-mendekam-di-penjara-hong-kong-dan-macau >> >> >> >>Berbagi berita untuk semua >> >>http://goo.gl/KKHtihttp://goo.gl/fIWzb >> >> >> >>[Non-text portions of this message have been removed] >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> >> > >> >[Non-text portions of this message have been removed] >> > >> >[Non-text portions of this message have been removed] >> > >> > >> > >> > >> > >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
