nah !!.. tuh udah ngaku sendiri ... dirinya dungu !!
kagak tau apa-apa ..  


bener bener polos ... ha..ha..ha...




________________________________
 From: item abu <[email protected]>


  
Dasar dungu, emangnya lu pikir gua hrs tahu semua?

>________________________________
> From: Teddy S. <[email protected]>
  
  
>  
>Yang dipermasalahkan adalah betapa dungunya lu ini karena yang gitu aja lu 
>sampai kagak tahu. Rupanya lu sering menyebut kata dungu itu sebagai pujian 
>bagi diri lu sendiri rupanya.
>
>He he he ...
>
>--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>>
>> Saking dungunya lu ini, lu ga bisa ngerti apa yg ada di balik kalimat itu. 
>> Itu artinya Indonesia itu begitu parahnya sampe sekarang orang Indonesia 
>> jadi tkw di China padahal China itu beberapa puluh thn yg lalu lbh parah dr 
>> Indonesia.
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> >________________________________
>> > From: ayub yahya <ayubyahya@...>
  
  
>> >polos banget nanya nya... ha..ha..ha..
>> >
>> >________________________________
>> >From: item abu <itemabu@...>
>> >
>> >  
>> >Jadi sekarang tkw kerja di China jg?
>> >
>> >>________________________________
>> >> From: Wahyu Suluh <wahyusuluh@...>
>> >> 
>> >>
>> >>Nikky Sirait
>> >>
>> >>Di Guangzhou, 16 WNI berada di penjara wanita.
>> >>
>> >>JAKARTA, Jaringnews.com - Juru Bicara Satgas TKI Humphrey Djemat 
>> >>melaporkan hasil kunjungan tim Satgas TKI yang terdiri dari Ishak 
>> >>Alpharis, Jamaludin, Anang Rikza Masyhadi dan Agus Dwi Handoko ke Hong 
>> >>Kong dan Guangzhou, China, 19 â€" 21 Juni 2012 lalu.
>> >>
>> >>Berdasarkan hasil kunjungan tersebut dia menjelaskan, diketahui ada 124 
>> >>WNI/TKI yang berada di penjara di Hong Kong dan Macau. Adapun kasusnya 
>> >>meliputi pelanggaran hukum pencurian sebanyak 36 orang, izin tempat 
>> >>tinggal 42 orang), narkoba 33 orang, dokumen palsu 4 orang, overstay 5 
>> >>orang dan pelanggaran hukum lainnya ada 4 orang.
>> >>
>> >>"Dalam kasus narkoba, yang 33 orang, terdiri dari 8 TKI dan sisanya 
>> >>adalah WNI," ujar dia, dalam rilis yang diterima Jaringnews.com di 
>> >>Jakarta, Senin (9/7).
>> >>
>> >>Dia menuturkan, tim Satgas juga melakukan kunjungan ke penampungan TKI 
>> >>bermasalah yang dikelola oleh Koalisi Tenaga Kerja Indonesia Hong Kong 
>> >>(Kotkiho) yang beranggotakan 10 organisasi di Hong Kong. Di shelter 
>> >>tersebut, terdapat beberapa TKI yang mengalami masalah seperti gaji di 
>> >>bawah standar dan pemutusan hubungan kerja secara sepihak.
>> >>
>> >>"Dalam kesempatan tersebut, juga ada dialog dan sosialisasi terkait 
>> >>tentang TKI yang dihukum mati, bahaya narkoba dan proses pengiriman TKI 
>> >>secara legal dan aman," sambung dia.
>> >>
>> >>Selain itu, lanjut dia, tim Satgas melakukan pertemuan dengan Majelis 
>> >>Sholawat Wad Da’wah Thoriqul Jannah, suatu organisasi yang dibentuk TKI 
>> >>di Hong Kong yang berbasis keagamaan. Dalam dialog tersebut, mereka 
>> >>meminta agar pemerintah lebih proaktif dalam melakukan pembelaan, serta 
>> >>mengeluhkan minimnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah.
>> >>
>> >>Humphrey menambahkan, tim Satgas telah berhasil mempertemukan Aziz, anak
>> >>laki-laki dari Ibu Nur Bidayati, WNI yang terancam hukuman mati, di 
>> >>penjara wanita Guangzhou, Selasa, 19 Juni 2012 lalu. Selain itu, tim 
>> >>Satgas telah melakukan pertemuan dan dialog secara langsung dengan 
>> >>seluruh WNI yang berada di penjara wanita Guangzhou, yang berjumlah 16 
>> >>orang.
>> >>
>> >>"Permasalahan yang dihadapi para WNI yang berada di penjara Guangzhou 
>> >>pada umumnya menyangkut komunikasi dengan keluarga mereka di Indonesia. 
>> >>Masalah yang dihadapi tersebut di atas sudah dibicarakan oleh Satgas TKI
>> >>dengan pihak Kemenlu untuk dicarikan solusinya," tuntas ketua umum 
>> >>Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ini.
>> >>
>> >>http://jaringnews.com/keadilan/umum/18461/-wni-tki-mendekam-di-penjara-hong-kong-dan-macau
>> >>
>> >>Berbagi berita untuk semua
>> >>http://goo.gl/KKHtihttp://goo.gl/fIWzb
>> >>
>> >>[Non-text portions of this message have been removed]
>> >>
>> >>
>> >> 
>> >>
>> >>
>> >
>> >[Non-text portions of this message have been removed]
>> >
>> >[Non-text portions of this message have been removed]
>> >
>> >
>> > 
>> >
>> >
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke