Missionaries goblok bukan nya bawa ajaran malah tiap2 hari omong kosong.
________________________________ From: item abu <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Friday, July 13, 2012 5:24 PM Subject: Re: [proletar] Re: 124 WNI/TKI Mendekam di Penjara Hong Kong dan Macau Hehehe... kalo lu mau pamer bhw lu dungu dgn ga ngerti apa yg gua bilang, silakan aja. >________________________________ > From: ayub yahya <[email protected]> >To: "[email protected]" <[email protected]> >Sent: Friday, July 13, 2012 2:18 PM >Subject: Re: [proletar] Re: 124 WNI/TKI Mendekam di Penjara Hong Kong dan Macau > > > >nah !!.. tuh udah ngaku sendiri ... dirinya dungu !! >kagak tau apa-apa .. > >bener bener polos ... ha..ha..ha... > >________________________________ >From: item abu <[email protected]> > > >Dasar dungu, emangnya lu pikir gua hrs tahu semua? > >>________________________________ >> From: Teddy S. <[email protected]> > > >> >>Yang dipermasalahkan adalah betapa dungunya lu ini karena yang gitu aja lu >>sampai kagak tahu. Rupanya lu sering menyebut kata dungu itu sebagai pujian >>bagi diri lu sendiri rupanya. >> >>He he he ... >> >>--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: >>> >>> Saking dungunya lu ini, lu ga bisa ngerti apa yg ada di balik kalimat itu. >>> Itu artinya Indonesia itu begitu parahnya sampe sekarang orang Indonesia >>> jadi tkw di China padahal China itu beberapa puluh thn yg lalu lbh parah dr >>> Indonesia. >>> >>> >>> >>> >>> >>> >________________________________ >>> > From: ayub yahya <ayubyahya@...> > > >>> >polos banget nanya nya... ha..ha..ha.. >>> > >>> >________________________________ >>> >From: item abu <itemabu@...> >>> > >>> > >>> >Jadi sekarang tkw kerja di China jg? >>> > >>> >>________________________________ >>> >> From: Wahyu Suluh <wahyusuluh@...> >>> >> >>> >> >>> >>Nikky Sirait >>> >> >>> >>Di Guangzhou, 16 WNI berada di penjara wanita. >>> >> >>> >>JAKARTA, Jaringnews.com - Juru Bicara Satgas TKI Humphrey Djemat >>> >>melaporkan hasil kunjungan tim Satgas TKI yang terdiri dari Ishak >>> >>Alpharis, Jamaludin, Anang Rikza Masyhadi dan Agus Dwi Handoko ke Hong >>> >>Kong dan Guangzhou, China, 19 â€" 21 Juni 2012 lalu. >>> >> >>> >>Berdasarkan hasil kunjungan tersebut dia menjelaskan, diketahui ada 124 >>> >>WNI/TKI yang berada di penjara di Hong Kong dan Macau. Adapun kasusnya >>> >>meliputi pelanggaran hukum pencurian sebanyak 36 orang, izin tempat >>> >>tinggal 42 orang), narkoba 33 orang, dokumen palsu 4 orang, overstay 5 >>> >>orang dan pelanggaran hukum lainnya ada 4 orang. >>> >> >>> >>"Dalam kasus narkoba, yang 33 orang, terdiri dari 8 TKI dan sisanya >>> >>adalah WNI," ujar dia, dalam rilis yang diterima Jaringnews.com di >>> >>Jakarta, Senin (9/7). >>> >> >>> >>Dia menuturkan, tim Satgas juga melakukan kunjungan ke penampungan TKI >>> >>bermasalah yang dikelola oleh Koalisi Tenaga Kerja Indonesia Hong Kong >>> >>(Kotkiho) yang beranggotakan 10 organisasi di Hong Kong. Di shelter >>> >>tersebut, terdapat beberapa TKI yang mengalami masalah seperti gaji di >>> >>bawah standar dan pemutusan hubungan kerja secara sepihak. >>> >> >>> >>"Dalam kesempatan tersebut, juga ada dialog dan sosialisasi terkait >>> >>tentang TKI yang dihukum mati, bahaya narkoba dan proses pengiriman TKI >>> >>secara legal dan aman," sambung dia. >>> >> >>> >>Selain itu, lanjut dia, tim Satgas melakukan pertemuan dengan Majelis >>> >>Sholawat Wad Da’wah Thoriqul Jannah, suatu organisasi yang dibentuk TKI >>> >>di Hong Kong yang berbasis keagamaan. Dalam dialog tersebut, mereka >>> >>meminta agar pemerintah lebih proaktif dalam melakukan pembelaan, serta >>> >>mengeluhkan minimnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah. >>> >> >>> >>Humphrey menambahkan, tim Satgas telah berhasil mempertemukan Aziz, anak >>> >>laki-laki dari Ibu Nur Bidayati, WNI yang terancam hukuman mati, di >>> >>penjara wanita Guangzhou, Selasa, 19 Juni 2012 lalu. Selain itu, tim >>> >>Satgas telah melakukan pertemuan dan dialog secara langsung dengan >>> >>seluruh WNI yang berada di penjara wanita Guangzhou, yang berjumlah 16 >>> >>orang. >>> >> >>> >>"Permasalahan yang dihadapi para WNI yang berada di penjara Guangzhou >>> >>pada umumnya menyangkut komunikasi dengan keluarga mereka di Indonesia. >>> >>Masalah yang dihadapi tersebut di atas sudah dibicarakan oleh Satgas TKI >>> >>dengan pihak Kemenlu untuk dicarikan solusinya," tuntas ketua umum >>> >>Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ini. >>> >> >>> >>http://jaringnews.com/keadilan/umum/18461/-wni-tki-mendekam-di-penjara-hong-kong-dan-macau >>> >> >>> >>Berbagi berita untuk semua >>> >>http://goo.gl/KKHtihttp://goo.gl/fIWzb >>> >> >>> >>[Non-text portions of this message have been removed] >>> >> >>> >> >>> >> >>> >> >>> >> >>> > >>> >[Non-text portions of this message have been removed] >>> > >>> >[Non-text portions of this message have been removed] >>> > >>> > >>> > >>> > >>> > >>> >>> [Non-text portions of this message have been removed] >>> >> >> >> >> >> > >[Non-text portions of this message have been removed] > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
