http://www.kompas.com/kompas-cetak/0509/20/daerah/2066010.htm


Ketua DPD Partai Golkar Ditahan Polisi 


Banjarmasin, Kompas - Seorang pengusaha yang juga Ketua Dewan Pengurusan Daerah 
Partai Golongan Karya Kabupaten Hulu Sungai Utara, Sup, ditahan Kepolisian 
Daerah Kalimantan Selatan. Penahanan itu dilakukan karena dia diduga terkait 
dengan penyalahgunaan dokumen kayu, yakni surat keterangan sahnya hasil hutan 
atau SKSHH yang digunakan pengusaha kayu berinisial BS.

Kepala Polda Kalsel Brigjen Polisi Bambang Hendarso Danuri mengatakan hal ini 
seusai memimpin acara pemberhentian tidak hormat dua anggota polisi di Markas 
Polda Kalsel, Banjarmasin, Senin (19/9).

Brigjen Polisi Bambang Hendarso Danuri yang didampingi Kepala Direktorat 
Reserse dan Kriminal Polda Kalsel Komisaris Besar Polisi Bachrul Effendi dan 
Kepala Humas Polda Kalsel Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Puguh Raharjo 
mengatakan, penahanan Sup terkait aktivitas perusahaan miliknya, yakni CV Indo 
Pasifik, di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Perusahaan itu diduga kuat menggunakan 
dokumen SKSHH palsu untuk pengangkutan kayu.

SKSHH itu sendiri dibuat oleh dua oknum pejabat Dinas Kehutanan Kabupaten Hulu 
Sungai Utara, yakni Har, seorang kepala bagian, dan Her, petugas penerbit 
SKSHH. Kedua pejabat tersebut kini ditahan di Polda Kalsel.

Dengan SKSHH itu, logikanya ada izin pemanfaatan kayu hutan IPKH. Padahal, IPKH 
yang dikeluarkan tidak ada hutannya karena merupakan daerah rawa, katanya.

Penggunaan SKSHH yang disalahgunakan ini berlangsung cukup lama. Hasil 
pemeriksaan polisi sejak Januari 2004 hingga September 2005 menduga Sup telah 
menggunakan SKSHH dari kabupaten itu sebanyak 2.239 surat. Dari jumlah dokumen 
yang disalahgunakan ini, bisa dibayangkan berapa besar negara dirugikan, 
katanya.

Kasus ini bisa terjadi karena merupakan jaringan kejahatan di sektor kehutanan 
yang sangat rapi dan sistematis. Oleh karena itu, pihaknya kini juga terus 
mengembangkan kasus tersebut sehingga pihak-pihak lainnya yang terlibat akan 
diperiksa.

Direskrim Polda Kalsel Komisaris Besar Bachrul Effendi mengatakan, dalam 
praktiknya, penyalahgunaan SKSHH bisa sedemikian banyak karena ternyata untuk 
mendapatkan dokumen itu juga diduga dengan cara diperjualbelikan, bahkan bisa 
membayar dengan sistem cicilan. (FUL)



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/uTGrlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Post message: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe   :  [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe :  [EMAIL PROTECTED]
List owner  :  [EMAIL PROTECTED]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke