Sia-sia lagi Pinpin... Tidak ada gunanya, sungguh tidak ada gunanya membuang-buang waktu anda untuk mengeritik apa yang saya tulis tanpa argumen yang berdasarkan fakta dan logika...
--- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> wrote: > > dalam istilah jalaludin, uplik ini masuk kategory angry disbeliever. jadi > tiap hari ngomel melulu. nddak cuma ke muhammad, soekarno salah, soeharto > salah, pahlawan2 indonesia nddak ada yang bener, sampai masalah letak pantat > dan letak kontol pun di kritisi dengan kalimat "tuhan bikin apa2 salah design > terus! " > > 0rang kayak uplik secara mentalitas adalah sakit. dan sampai jumpalitan uplik > akan bilang bahwa dia tidak sakit jiwa, dia sehat. > > sebagai orang normal, saya yakin, sangat yakin, tidak ada seorangpun dari > kita yang menginginkan kehidupan seperti uplik. > > jauh dari suasana bahagia. > > orang ateis bisa saja merasa senang dan bersenang senang, namun senang itu > beda dengan bahagia. > > untuk bahagia, orang harus pandai bersyukur. untuk bisa bersyukur orang harus > punya iman. apapun agamanya. siapapun tuhannya. > > uplik mosti nonton lagi film jadul yang judulnya "ronin". > > kisah para ksatria samurai yang memiluh harakiri berjamaah daripada > melanjutkan hidup tanpa kaisar. > > manusia butuh sesuatu di luar dirinya. dan jika tak memiliki itu, apalah > jadinya. > > uplik harus banyak belajar lagi, di penfhujung usia nya yang kian menua. > > bukan rakus makan babi kecap mlulu. . . > > --- In [email protected], Musik hari Ini <musikhariini@> wrote: > > > > Yuspq Kresten fundamentalis yang mengaku Atheis > > Atheis itu pinter,atheis itu cemerlang..........butuh berelmu pengetahuan > > untuk mengawal tiap argumen2 nya > > > > atheis yang konsekwen itu TIDAK tiap2 hari bicara Agama&tuhan > > > > yang sudah jelas2 ia berkeyakinan tuhan tidak ada kok > > Atheis yang satu ekor ini tiap hari bicara Agama,hadis,kor-an...? > > > > > > ________________________________ > > From: Bukan Pedanda <bukan.pedanda@> > > To: [email protected] > > Sent: Friday, August 31, 2012 9:46 AM > > Subject: [proletar] Re: nabi yang penuh nafsu birahi (Sia-sia Pinipin... > > > > > >  > > > > Sia-sia Pinpin. > > > > Pertama anda sendiri yang bilang bahwa 75% isi khurafah najis al-Mushaf itu > > dongeng.. > > > > Dan dongeng, anda tahu, bukan fakta sejarah.. > > > > Kedua,anda juga tahu dan sudah tahunan saya tunjukkan, bahwa hadits itu > > bukan catatan peristiwa sejarah, tapi bualan orang Islam. > > > > Jadi tidak ada yang bisa dipakai sebagai fakta sejarah dikedua sumber Islam > > itu. > > > > Hadapilah kenyataan itu dengan kejujuran intelektuil dan harga diri: kedua > > sumber ajaran agama najis Islam itu adalah khurafah hasil khayalan orang > > Islam primitif... > > > > Tidak lebih. > > > > Dan agama Islam itu ya sekedar takhayul. > > > > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> > > wrote: > > > > > > Ketika kita berbicara mengenai Sejarah Islam, selain di dasarkan kepada > > > temuan-temuan ahli sejarah, sudah seharusnya kita memperkuat dengan > > >  dalil-dalil nash, yaitu Al Qur'an dan Hadits. > > > > > > Demikian halnya, berkenaan dengan  temuan sejarawan, terhadap > > > Perhitungan Usia Aisyah ra., harus kita uji dengan dalil-dalil Hadits > > > yang shahih. > > > Temuan Sejarawan : > > > > > > Beda usia Aisyah ra. dengan kakaknya Asma ra., sekitar 10 tahun. Riwayat > > > ini ada di kitab Siyar A'lamal Nubala karangan Al Zahabi. > > > Sedangkan Asma ra. meninggal di usia 100 tahun pada tahun 73 H > > > (diriwayatkan Ibnu Kathir dan Ibnu Hajar). > > > Dengan mengacu kepada data di atas, diperoleh kesimpulan bahwa Asma ra. > > > lahir pada tahun 27 Sebelum Hijriah dan Aisyah ra. lahir pada tahun 17 > > > Sebelum Hijriah. > > > Pengujian 1 : > > > > > > Siti Aisyah ra. berkata : > > > "Saya seorang gadis muda (jariyah dalam bahasa arab)" ketika Surah > > > Al-Qamar diturunkan (Sahih Bukhari, kitabu'l-tafsir, Bab Qaulihi Bal > > > al-sa`atu Maw`iduhum wa'l-sa`atu adha' wa amarr)⦠> > > Untuk dipahami, gadis muda (jariah), adalah mereka yang telah berusia > > > antara 6-13 tahun. > > > > > > Berdasarkan catatan sejarah, Surat al Qamar diturunkan pada tahun ke 8 > > > (delapan) sebelum hijriyah (The Bounteous Koran, M.M. Khatib, 1985), jika > > > mengacu kepada pendapat Para Sejarawan di atas, berarti usia Aisyah ra. > > > saat itu adalah sekitar 9 tahun (lulus Ujian 1). > > > > > > Sementara itu, menurut Syekh Muhammad Sayyid At-Thanthawy, Surat al Qamar > > > diturunkan pada tahun ke 5 (lima) sebelum hijriah.  Jika pendapat ini, > > > kita jadikan patokan (dasar), maka akan diperoleh keterangan usia Aisyah > > > ra. pada saat itu sekitar 12 tahun (lulus Ujian 1). > > > > > > Pengujian 2 : > > > Ketika terjadi perang Uhud (tahun 3H), Aisyah ra. diperbolehkan ikut > > > serta oleh Rasulullah⦠> > > Di dalam Bukhari (Kitabu'l-jihad wa'l-siyar, Bab Ghazwi'l-nisa' wa > > > qitalihinnama`a'lrijal): "Anas mencatat bahawa pada hari Uhud, > > > orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,] Saya > > > melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan sedikit > > > pakaiannya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan tersebut." > > > > > > Berdasarkan Hadis Shahih Bukhari yang lain, seseorang baru diperkenankan > > > ikut berperang setelah berusia 15 tahun > > > > > > Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu'l-maghazi, Bab Ghazwati'l-khandaq wa > > > hiya'l-ahza'b): "Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak mengizinkan > > > dirinya menyertai dalam perang Uhud, pada ketika itu, Ibnu Umar berusia > > > 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15 tahun, Nabi > > > mengizinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tersebut." > > > > > > Berdasarkan riwayat Bukhari diatas, kanak-kanak berusia dibawah 15 tahun > > > akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perang. > > > Dengan mengacu kepada data Para Sejarawan di atas, diperoleh data usia > > > Aisyah ra. ketika itu adalah sekitar 20 tahun (lulus Ujian 2) > > > > > > Pengujian 3 : > > > Ketika Ayahnya (Abu Bakar ra.), masuk Islam Aisyah ra. sudah lahir tetapi > > > belum baligh (di usia sekitar 8 tahun ke bawah). > > > Sebagaimana Hadits Bukhari, Volume 3, Bab tentang Al Hawaala, No. 494. > > > Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Bukair telah menceritakan kepada > > > kami Al Laits dari `Uqail berkata, Ibnu Syihab maka dia mengabarkan keada > > > saya `Urwah bin Az Zubair bahwa `Aisyah radliallahu `anha isteri Nabi > > > shallallahu `alaihi wasallam berkata; "Aku belum lagi baligh ketika > > > bapakku sudah memeluk Islam". Dan berkata, Abu Shalih telah menceritakan > > > kepada saya `Abdullah dari Yunus dari Az Zuhriy berkata, telah > > > mengabarkan kepada saya `Urwah bin Az Zubair bahwa `Aisyah radliallahu > > > `anha berkata; "Aku belum lagi baligh ketika bapakku sudah memeluk Islam > > > dan tidak berlalu satu haripun melainkan Rasulullah shallallahu `alaihi > > > wasallam datang menemui kami di sepanjang hari baik pagi ataupun petang⦠> > > Dan jika mengacu pada pendapat Para Sejarawan di atas, di dapat data > > > ketika Abu Bakar ra. masuk Islam (sekitar tahun 10 Sebelum Hijrah), usia > > > Aisyah ra adalah sekitar 7 tahun (lulus Ujian 3). > > > > > > Riwayat Hadits selengkapnya, bisa dilihat di sini. > > > Kesimpulan : > > > Dari ketiga Pengujian di atas, diperoleh kesimpulan, pendapat para > > > sejarawan, ternyata tidak bertentangan dengan Dalil-Dalil Nash yang > > > Shahih dari riwayat Imam Bukhari. Dengan demikian, temuan tersebut sangat > > > layak untuk digunakan sebagai sumber sejarah Islam. > > > Dan melalui data tersebut, bisa kita peroleh informasi, ketika Aisyah ra. > > > dinikahi Rasulullah pada tahun 2H, yaitu selepas perang Badar, usia > > > Aisyah ra. adalah sekitar 19 tahun, dan bukan 9 tahun sebagaimana kisah > > > yang beredar di tengah-tengah masyakarat. > > > > > > Kesimpulan ini juga menjawab, beberapa peristiwa yang berkaitan > > > keberadaan Aisyah ra. : > > > 1. Pendapat Sejarawan Muhammad bin Jareer al-Tabari, yang > > > menyatakan ke-4 anak Abu Bakar r.a (Abdullah, Asma, Aisyah dan Abdur > > > Rahman), dilahirkan pada zaman Jahiliyah. (Tarikh Tabari, Jilid IV, m/s > > > 50). > > > 2. Aisyah ra. ikut serta dalam Perang Badar (Sahih Muslim', Jilid II, m/s > > > 118), dikarenakan ketika itu, Aisyah ra. telah berusia 18 tahun ke atas. > > > 3. Aisyah ra. termasuk di dalam As-Sabiqun al-Awwalun, yaitu orang-orang > > > yang terawal masuk Islam (Ibn Hisham, Jilid I, m/s 65 dan > > > As-Seerat-un-Nabawiyyah, Jilid I, m/s 452 ) > > > WaLlahu a'lamu bishshawab > > > > > > --- In [email protected], SAW <tamanbaru03@> wrote: > > > > > > > > Aisha adalah anak Abu Bakar yang dinikahi oleh Muhammad saat berusia 6 > > > > atau > > > > 7 tahun, dan sudah disetubuhi oleh Muhammad saat berusia 9 tahun. > > > > Sedangkan > > > > Muhammad sendiri saat itu telah berumur 50 tahun, menyetubuhi ketika > > > > berumur 53 tahun. > > > > ⦠Rasulullah ⦠menikah dengan Aisyah â¦.. Ketika itu Aisyah > > > > berumur enam > > > > tahun. Kemudian pada bulan Syawal tahun pertama hijrah, beliau mulai > > > > menggaulinya, di Madinah. Ketika itu Aisyah berumur sembilan tahun. > > > > (Mubarakfury, halaman 185) > > > > Diceritakan oleh Aisha: Bahwa Nabi menikahinya ketika ia berusia enam > > > > tahun > > > > dan berhubungan suami istri ketika dia berusia sembilan tahun, dan dia > > > > tetap menjadi istrinya selama sembilan tahun (yaitu sampai kematian > > > > Nabi). > > > > (Hadis Bukhari 62:64) > > > > Pernikahan ini diperkitakan terjadi pada tahun 620 M, beberapa bulan > > > > setelah kematian Khadijah, istri pertama Muhammad. Ketika Muhammad mati, > > > > dia berumur 18 tahun, ia meninggal diumur 57 tahun > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
