Ngaco, aku tinggal di lingkungan Islam dan tidak ada yg memaksa aku jadi Islam, malah lebaran dan idul adha aku dapat kiriman ketupat dari beberapa warga, bila aku terima semua bisa bisa seminggu aku gak masak.
Bagiku bukan masalah Islam, di Prol ini yg jadi masalah ketika si jusfiq gelo karena adiknya modar gak ada yg ngelayat morang maring dan menulis mengenai istri dan putri ku, padahal di kehidupan keluarga ku tidak ada istilah takut. Aku pernah melawan banyak warga ( 2 RW ) ketika Lurah mau di geser, aku bilang ke para tetua bila Lurah di geser, silahkan bawa semua pasukannya dan didepan kelurahan hanya ada aku seorang. Mereka bingung, setelah ngobrol dan diskusi akhirnya mereka sadar sudah diadu domba oleh cina sialan lainnya. Kim Mo Hook sudah kelamaan tinggal di luar Indonesia, dan sudah terkena propaganda manusia nista semodel jusfiq yg memang sirik, iri, dengki dan dendam ke ras nya sendiri, hanya karena ketika adiknya modar tidak ada yg ngelayat. Sadari itu, aku bukan cina pengecut, selama aku benar siapapun aku datangi, peduli setan dengan ancaman nyawa, apalagi yg berhubungan dengan keluarga ku, seperti yg aku tulis mengenai yayasan Katholik yg ketua sekolahnya paranoid gelo, aku tulis malah sampai ke kedutaan Singapura ( berhubungan dengan kedutaan dibidang pendidikan ), aku tahu mana yg benar dan mana yg salah. Kim Mo Hook sudah kena agitasi dari dunia maya mengenai Indonesia, yg ada jadi paranoid gak karuan, dan dengan menulis menjelek jelek an malah memperparah kondisi di dunia maya. Hanya pengecut yg beraninya menulis amburadul, bila memang salah maupun keliru silahkan tulis dengan bahasa santun bukan dengan istilah selangkangan segala macam. Prol bukan satu satu nya kampung penistaan agama agama, dan hanya orang goblok yg demen menista agama agama yg tidak dipahaminya. Aku banyak kenal kyai dan para kyai tsb juga anti kekerasan, aku kenal besannya ketua fpi biarpun arab, malah orangnya sangat santun dan tidak mentang mentang, biarpun bisa kaya dari sedekah apapun namanya, ybs memilih menyumbangkan uang tsb kepada yg membutuhkan, dan ybs malah kemana mana naik angkot, padahal rumahnya bisa markir mobil dan sopir bisa siap setiap saat. Hanya orang goblok yg melihat Indonesia dari sisi kejelekan agamanya, padahal yg membuat rusak bukan milik mayoritas doangan. Hanya orang goblok dan pengecut yg berani koar koar di millis tanpa melakukan tindakan yg positif. Sadari lah itu, rakyat Indonesia 250 juta, bila memang minoritas di hilang kan sudah sejak dulu hilang. Hanya orang idiot yg slalu mencari cacat agama, karena mengerti sebaris dua baris ayat langsung merasa dirinya dapat dari nabi/tuhan So sadarilah oleh Kim Mo Hook apakah Sukabumi sudah parah karena Islam nya ?, yg aku tahu makin maju mah iya, dan ce nya tetap saja cantik cantik. Cianjur yg konon sudah menerapkan syariah Islam ( mengharuskan memakai jilbab ) apakah membuat non Islam hilang ?, nein malah Yayasan Mardi Yuana ( tempat aku sekolah sampai SMP ) hari ini mengadakan misa karena ada gedung serba guna, dan besok ada reuni akbar dari angkatan 1957, apakah Islam melarang ?, nein karena banyak alumni nya juga beragama Islam. So jadi manusia yg tinggal diluar negeri ntu jangan sembarangan pentang bacot, bila tidak tinggal di Indonesia, Indonesia tidak seluas daun kelor, hanya manusia picik, dengki, iri, sirik, dendam saja yg suka menjelek jelek kan tanah tempat kelahirannya. Jangan ikuti si jusfik setelah adiknya modar ditanah orang dan tidak ada yg melayat, jadi morang maring karena si jusfiq ketakutan nanti modarnya hanya ada si gendut marlene yg malah kesenangan si jusfiq mampus. Anda tahu malin kundang ?.....nah seperti itulah nanti si jusfiq, dikenang sebagai manusia pecundang yg mampus tanpa ada yg mau peduli. Jangan ikuti jejaknya.......percayalah anda akan ikutan rugi. ----- Original Message ----- From: "kim3hook" <[email protected]> > --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > ... >>Bagiku si jusfiq juga si item termasuk si loper koran sunny >>ditambah teman baru dan sejenis nya yg dengan seenaknya >>menjelekan Islam Indonesia aku anggap selain orang gila >>juga sudah selayaknya di penjara, > ... > > Mari kita tempatkan persoalan pada tempatnya: > Islam itu bukan mutlak milik seseorang, apalagi sebagai > milik kamu. Karena Islam itu bukan ras, juga bukan anak > istri kamu, yang mana, membuat kamu tak tahan banting spt > yg lagi dialami oleh kamu. > > Islam itu suatu ideologi hasil lendir orang-orang arep. > Dia model cara berpikir, dia adalah sistim tak ubahnya > spt marxisme, sosialisme dsb. > > Jika jasadnya spt diatas tersebut, sudah selayaknya menjadi > bahan debat publik dan samasekali diluar persoalan pribadi. > Islam milik publik, spt ideologi yang lainnya. > > Yang menjadi persoalan buat keadaan kamu seperti sekarang > ini, kamu sudah terkena sindrom "bonobo". Kamu ingin lebih > islami daripada para muslim itu sendiri. > > Kenapakah bisa terjadi spt demikian ? > > Semua itu dikarenakan kamu merasa minder dilahirkan jadi > cokin dan punya kepercayaan kresten. Kamu merasa kurang > di akui oleh orang-orang sekitar, muslim. Kamu merasa aman > jika kamu mengangkat Islam dihadapan muslim. Kamu meminta > pada yang lain agar kamu dianggap sebage orang dalam. > > Mirip-mirip bonobo betina yang tak henti-hentinya menyuguh- > kan bagian belakang didepan bonobo jantan dominan, agar jangan > diganggu, agar jangan dipukul, agar jangan disakiti. > > Okeh ? ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
