dari masjid agung cianjur, aku berjalan ke arah bawah,  belok kanan saat 
perempatan. . .dan di kiri jalan ada gereja besar dengan halaman cukup luas.

saat pagar gereja ku buka, selalu ada dua anjing yang menyapaku. ku berjalan 
melintasi pelataran, ke arah samping bangunan gereja. rumah pendeta ada di 
sudut kanan belakang, sedangkan tepat bersebelahan dengan gereja, ada bangunan 
tua yang masih terbuat dari kayu dengan dinding bilik bambu. di sanalah teman 
saya tinggal. wanita, usia 45 an, masih sendiri dan menjadi guru sekolah minggu.

suara nyanyian mengalun merdu dari dalam gereja, sementara aku hempaskan 
tubuhku di atas sofa, di ruang tamu, yang tepat bersebelahan dengan gereja, 
jarak dari pintu depan rumah ke pintu samping gereja tidak akan lebih dari 3 
meter saja.

sebagai muslim, saya tetap nyaman bolak balik ke temen yang tinggal sekomplek 
dengan gereja dan mengabdi di gereja sebagai guru sekolah minggu. cianjur yang 
kental dengan masyarakat islamnya jelas tak sama dengan suriah atau arab.

ini indonesia. nddak perlu mendikotomikan islam atau kristen, karena pada 
nyatanya, kita adalah satu. indonesia.

dari cianjur, kalau ke sukabumi, saya selalu menyempatkan diri mampir di rumah 
makan kulit di cikondang. 

islam indonesia bukan islam arab.



--- In [email protected], "kim3hook" <kimhook@...> wrote:
>
> 
> --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@> wrote:
> ...
> >Cianjur yg konon sudah menerapkan syariah Islam ( mengharuskan 
> >memakai jilbab ) apakah membuat non Islam hilang ?, nein malah 
> >Yayasan Mardi Yuana ( tempat aku sekolah sampai SMP )
> ...
> 
> Hmmm Mardi Yuana...
> Didepan bangunan sekolah ini ada Kodim dan dari bangku kelas
> bisa melihat satu gedung gereja yang elok. Pendeta WN Italia,
> mgr Paganini lah yang mengurus dan juga sebage pendeta.
> 
> Orangnya tinggi kurus lenjang. Pakean pastor yang berwarna
> coklat dan kerah putih sering menjadi perhatian masyarakat.
> Menunggangi motor Lambretta untu pergi antar kota, Cianjur-
> Sukabumi.
> 
> Didalam gereja ada satu orgel tua. Umat yang kebanyakan cokin
> merasa senang berada dibawah naungan bangunan tersebut. Selain
> ada pendeta asal Itali, juga ummat menyantunkan lagu-lagu yang 
> elok dibarengi dg orgel.  Ave Maria...
> 
> Paganini punya rasa seni dalam penataan lingkungan gereja 
> agar ummat betah. Tidak ada kubangan aer, tak ada jajaran
> sendal jepit digerbang gereja, juga tidak terlihat soal zamban. 
> Ummat datang kesana sudah bersih dari awal.
> 
> Didepan gereja, Paganini menanam dua pohon pisang kipas. Yang
> satu disebelah kiri dan satu lagi disebelah kanan gerbang 
> gereja. Pohon pisang kipas, kemudian, beneran mengapit gereja.
> 
> Ummat kebanyakan cokin yang memiliki toko, ada juga dokter
> gigi cokin dan istrinya, juga notaris sunda sebage ummat. Bagi
> kalangan cokin yang punya harta dan kedudukan/intelek, pada
> suatu saat harus memilih antara kepercayaan nenek moyang Kong
> Hu Chu atau yang lain.
> 
> Pada umumnya mereka lebih tertarik kepada kresten daripada
> budhis. Sedangkan dimata kebanyakan orang, Islam itu sarat
> dengan budaya Arab dan tata cara yang tidak begitu mengena
> buat kebanyakan orang Asia. Islam jauh dimata jauh dihati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke