di Perancis, orang2 kaya pindah negara gara2 pajak, wajar!! di Belanda, penerima tunjangan pindah negara gara2 pajak??!! he he he mimpi... di Belanda, tiap orang yg udah membuat pernyataan/ srt wasiat bila mati mayatnya siap di potong2.. dapet kompensasi/tunjangan ato welfare... dan bebas pajak.
>item abu <itemabu@> wrote: >Hehehe.... sekali lagi si habe ini ngefitnah. >Jusfiq itu sebelumnya kerja dan bayar pajak, >maka dia berhak unt dpt welfare .. ________________________________ From: suryana <[email protected]> Prancis sebagai salah satu negara utama Uni Europa, termasuk yg mengalami krisis cukup parah, bila pajak tsb benar benar dilaksanakan, sepertinya kasus Yunani akan berlanjut ke Prancis, dimana orang kaya akan pindah negara, bila Yunani banyak yg mengungsi ke Australia, Prancis masih memilih negara di Europa, yg patut diperhatikan gelontoran uang utk dijadikan alat obligasi bagi peminjam akan membuat pengusaha kelas kakap keluar dari negara nya. ++ PARIS, KOMPAS.com - Presiden Perancis Francois Hollande berencana menaikkan pajak pendapatan kalangan atas hingga sebesar 75 persen. Hal ini bertujuan mengurangi defisit anggaran negara. Namun, musuh-musuh politiknya menegaskan, rencana ini tidak masuk akal dan berbahaya. Hollande juga berencana mengurangi pengeluaran negara serta melakukan reformasi lain di bidang perekonomian. Kepada televisi TFI pada hari Minggu (9/9), Hollande mengatakan, rencananya bertujuan memulihkan keadaan perekonomian yang terus dilanda kelesuan. Bank Sentral Perancis menginformasikan bahwa pada kuartal III-2012, perekonomian akan mengalami kontraksi 0,1 persen. Menurut Hollande, rencananya memajaki pendapatan di atas 1,28 juta euro per tahun sebesar 75 persen akan menghasilkan pendapatan 20 miliar euro. Ditambah lagi dengan pengurangan anggaran pemerintah 10 miliar euro, maka akan didapat uang 30 miliar euro. Hollande mengatakan, rencana ini akan dilakukan dalam dua tahun dan akan menurunkan defisit anggaran pemerintah. Hollande berencana menurunkan defisit anggaran dari 4,5 persen sekarang ini menjadi 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2013 dan memiliki anggaran berimbang pada tahun 2017. Masalah defisit anggaran selama bertahun-tahun menjadi alasan utama di balik pelemahan kurs euro. Defisit ini juga berlaku di semua zona euro yang ditutup dengan utang. Defisit anggaran yang dianggap aman adalah maksimum 3 persen dari PDB. Sangat khawatir Kalkulasi Hollande bagi sebagian kalangan amat membahayakan. Hollande hanya melihat kalkulasi dari sisi penurunan defisit. Namun, langkahnya dianggap bertentangan dan justru bisa memukul balik perekonomian Perancis. Di dalam perekonomian yang sedang lesu, pemerintah selayaknya menambah anggaran dan menurunkan pajak. Ini penting untuk mendorong konsumsi. Namun, hal ini memang tidak bisa lagi dilakukan oleh pemerintahan di zona euro yang sudah kesulitan mendapatkan utang baru untuk menutupi defisit. Akan tetapi, menaikkan pajak hingga 75 persen juga bisa mencekik perekonomian. Jean-Francois Cope, dari Partai UMP, memberi penjelasan. "Saya pernah tiga tahun menjadi menteri anggaran. Saya belajar bahwa untuk mengurangi defisit anggaran, harus dimulai dengan pengurangan pengeluaran negara, bukan menaikkan pajak," kata Cope. Ia menambahkan, pajak baru itu jika diwujudkan akan membuat para pebisnis meninggalkan Perancis. "Tidak ada negara di dunia yang memiliki pajak sampai 75 persen," kata Cope. Bos LVMH Bernard Arnault telah melamar menjadi warga Belgia. LVMH adalah singkatan dari Louis Vuitton Moet Hennessy, antara lain memproduksi barang-barang berharga, seperti tas. Pihak lain juga menegaskan, tindakan menaikkan pajak sampai 75 persen bisa memukul balik perekonomian karena bisa menekan konsumsi warga yang justru diperlukan untuk mendorong ekonomi. (AP/AFP/MON) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
