di tahun 90 an ada film bagus. saya lupa judulnya apa pemerannya siapa, yang saya inget adegan misionaris saat lagi ngobrol sama orang pedalaman yang menyembah buaya.
misionaris itu bilang "itu bukan tuhan! tuhan itu yesus! " demikian sang misionaris itu berkata sambil ngacung ngacung alkitap. orang pedalaman itu ngambil kitap, dibolak balik, digoyang goyang, sambil berkata " mana ? mana ? mana tuhan nya? " "bukan! bukan itu! itu alkitab! tuhan itu bukan itu! tuhan itu yesus! " si orang pedalaman berkata geram " saya tanya, mana ? dimana tuhan nya ? mana ? " misionaris diem. terus si orang pedalaman dengan antusias berkata " lihat! itu tuhan saya! lihat! kamu dapat melihatnya bukan ? lihat! itu tuhan saya! " demikian si orang pedalaman menunjuk buaya besar yang lagi asyik bobo siang. tiba tiba orang pedalaman kembali bertanya "saya sudah perlihatkan tuhan saya, kamu sudah melihat tuhan saya! sekarang tunjukkan, mana tuhan kamu ? mana ? " ada satu narasi yang berkesan dari si misionaris dalam film itu. kurang lebih isinya begini " dulu saya menganggap sayalah yang paling benar, tuhan yang saya percaya lah yang saya benar, namun kini saya tahu bahwa bagi dia, buaya itulah yang benar, buaya itulah tuhan nya yang benar . . . " jadi plik. . . kalau mau percaya sama tuhan yang bisa dilihat, pergi aja ke kebon binatang plik . . . sembahlah buaya. atau . . . pergi ke hutan dan cari pohon beringin tua . . . sembahlah beringin sebagai tuhan plik. . . kembalilah ke jaman dinamisme plik . . . itu kalau uplik mau percaya aama tuhan yang dapat dibuktikan keberadaannya secara fisika. atau sembahlah matahari. . . atau sembahlah api. . . atau sembahlah sapi. . . itu bisa dibuktikan keberadaannya secara fisika. nyata. ada. real. dan bagi orang- orang tertentu mereka percaya bahwa itu adalah tuhan. atau. . . kalau mau percaya tuhan yang nddak kelihatan, tapi bukan allah, uplik maauk animisme aja plik. . . uplik nddak akan bisa melihat nyiroro kidul. . .mbah jambrong. . . pocong atawa kuntilanak. . . atawa syetan syetan lainnya . . . uplik rajin rajin ajah nonton trans7 . . . acara dua dunia atau bukan dunia lain . . . banyak penampakan hantu, pocong, kuntilanak, syetan, jin, hantu dan sebagainya . . . mereka masih belum dapat di deteksi keberadaannya secara nyata, tapi terbukti aering ketangkep sama camera :) uplik milih ateis ? nddak percaya sama tuhan apapun, manapun? ya udah, jangan ribut. yakini saja bahwa tuhan itu tidak ada. baik yang ada maupun tiada. pokoknya tiada tuhan yang patut disembah, baik ada maupun tiada, entah itu namanya yesus, allah, atau apapun. ya udah. yakini saja itu. yakini bahwa emang nddak ada yang ada diantara yang tiada. tidak ada yang ada diantara yang tiada. nddaj perlu ngabisin 12 tahun lagi hanya untuk teriak teriak sama orang islam seperti saya bahwa tuhan itu tidak ada secara fisik. nddak usah teriak plik. . . tuhan itu aecara fisik memang tidak ada kok. seluruh umat islam di dunia sepanjang jaman tak akan pernah bisa membuktikan tuhan itu ada secara fisik. saya percaya ada yang ada diantara yang tiada. saya percaya yang tiada itu ada. sampeyan percaya tidak ada yang ada diantara yang tiada. sampeyan percaya yang tiada itu emang tiada. sampeyan kagak perlu minta bukti untuk meng ada kan yang tiada. apanan saya bilang tuhan itu tiada. al ilah. allah. kalau saya bisa membuktikan bahwa yang tiada itu ada, lha. . . bukan tiada lagi dong namanya plik . . . tiada tuhan, kecuali al ilah. yang tiada. jadi allah itu ada plik. karena nddak mungkin ada yang ada kalau tidak ada yang tiada. kira kira otak elo mampu nddak mencerna materi filsafat ketuhanan tingkat basic ini plik? kalau nddak bisa mending nddak usah deh. vcukup bilang uplik tak percaya tuhan. uplik tak percaya yang tiada. cuma. . . ya repot juga plik. . . kalau uplik konsisten bahwa uplik tidak percaya sama yang tidak ada, uplik juga mostinya konsisten untuk juga tidak percaya pada yang ada. karena apa yang ada itu ada dikarenaken ada yang tiada. kalau tidak ada yang tiada, nddak bakal ada kata ada. okeh plik ? --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > > > > Diputer-puter,dijungki balikkan tetap aja dungu orang yang menyambah allah > yang dia tahu tiada... > > > --- In [email protected], "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@> wrote: > > > > uplik bilang :"sedeng! tuhan yang tiada kok disembah ? kok nyembah tuhan > > yang tidak ada? " > > > > saya pengen jawap : yang koplok itu adalah orang yang nyembah tuhan yang > > kelihatan! yang koplok iru adalah orang yang menyembah tuhan yang > > keberadaannya dapat di deteksi secara fisika sehingga diapun otomatis > > dibatasi secara fisik(a). > > > > misalnya : ada orang nyangkut di kayu, trus dibilang deh . . . itu tuhan! > > lha. . . tuhan kok nyangkut di kayu ? tuhan kok punya kontol ? trus kalau > > buang air besar, tai nya suci dong ? itu kan tai tuhan! > > > > tuhan yang dapat dibuktikan secara fisika pasti tuhan jadi jadian. bukan > > tuhan beneran. tuhan itu tidak bisa dibuktikan keberadaannya secara fisika. > > tuhan itu tidak ada kalau dilihat pakai kacamata ilmu fisika. meskipun > > nanti ada fisikawan yang dengan ilmu fisika nya ngaku menemukan tuhan, > > pasti orang itu ngibul. > > > > kalau tuhan itu tidak bisa dibuktikan keberadaannya dengan ilmu fisika, > > terus mengapa saya percaya tuhan yang tiada itu ada? > > > > nah . . . untuk ngejawap ini, perlu pengalaman spiritual. perlu kecerdasan > > spiritual. untuk membuktikan bahwa ada yang ada diantara yang tiada secara > > fisika itu jelas nddak gampang. > > > > saya balik ke temen saya yang awalnya ateis, trus dia doyan berselancar di > > dunia maya dengan semboyan " karena saya tidak menemukan kedamaian di dunia > > nyata, saya coba mencari kedamaian di dnia maya, barangkali masih ada > > kedamaian di sini " > > > > edan! > > > > berapa lama saya nddak ketemu, tiba tiba saya dapati temen ini rajin > > shalat, rajin dzikir dan ada yang beda dengan senyumnya . . . lebih damai. > > > > saya tanya " how come? " > > > > dia bilang bahwa dia menemukan tuhan di toilet saat buang air besar. big > > "o", " aha! " . . . ."selama ini saya mencari jawaban atas pertanyaan -di > > mana tuhan? " saat di toilet akhirnya saya sadar selama ini saya > > mengutarakan pertanyaan yang salah! lha . . . kalau saya menemukan tuhan > > di kutup utara, itu pasti bukan tuhan! kalau saya menemukan tuhan terdiri > > atas rangkaian proton dan elektron, pasti itu bukan tuhan! tuhan yang > > ditanyakan dengan batasan "di mana" pasti jawabannya salah. karena telah > > mengasumsikan tuhan dalam batasan ruang dan waktu. > > > > dia cerita lagi . . . > > > > saya kini serahkan diri saya , istri dan anak anak saya pada tuhan . . . > > dan saat saya pasrah, keajaiban itu datang! banyak kejadian yang real > > benar benar terjadi yang semuanya benar benar diluar nalar! > > > > subhanallah . . . > > > > itu saktinya kalimat al nafi wa al itsbat. menafikan. . . meniadakan. . . > > namun kemudian meng ada kan. > > > > aku bersaksi . . . tuhan itu tidak ada . . . . > > aku bersaksi . . . tuhan itu ada! > > > > tiada tuhan selain tuhan > > tiada tuhan selain tuhan yang tiada > > > > ashadualla ila ha illallah . . . . > > > > ila al ilah . . . > > > > kecuali yang tiada . . . > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
