Bukan satu dua teman yg mengajak aku menjadi pengikut Islam.
Pernah aku ngobrol baik dikala ngomong politik maupun ketika dagang kue, 
buntutnya aku dibilang lebih memahami Islam dibandingkan dengan mereka.
Semua itu aku dapatkan dari diskusi di Prol.
Hanya setelah sumpah serapah terus menerus keluar, tidak ada lagi diskusi yg 
hangat dan damai, dan tidak ada lagi yg bisa diambil sebagai sebuah contoh 
karena diskusinya selalu diawali dengan kebencian dan kedengkian yg 
menurutku malah salah kaprah, karena tidak tahu Islam, nyolotnya bak sudah 
menguasai Islam sd ke semua isi kitab nya.
Apakah aku jadi pindah agama ?, jelas sulit karena memang persepsi dan 
ajaran Katholik adalah dogma yg tidak bisa diganggu gugat.

Pernah suatu kali di Cengkareng ada cokin culun jadi mualaf, dan ngegerundel 
bahwa dia akhirnya dibenci keluarga dan teman.
Aku bilang " kamu jadi mualafnya nantang, aku juga sebel ngeliat kamu koq "
Dia balik nanya kenapa, aku bilang buang itu topi haji, bila mau pakai topi 
pakai kopiah, ilmu belum dapat petantang petenteng sudah duluan, siapa juga 
sebel.......dia manggut manggut dan dilain waktu ketemu lagi, masih saja 
tetap pakai kopiah haji, yah sudah..antepin saja, aku bisa maklum karena 
jiwa mudanya masih berontak, hanya 1 hal Islam yg dia anut cinta damai, 
karena sepuh tempat aku bertamu anti kekerasan.

----- Original Message ----- 
From:
To: 'suryana'
Sent: Thursday, September 27, 2012 1:28 PM
Subject: RE:


Kang Sur, sebagai bentuk kebaikan buat sesama, saya mengajak Kang Suryana 
masuk Islam karena kemaslahatan yang banyak didalam Islam. Jangan melihat 
tingkah laku orang Islam, karena didalam Islam banyak juga orang-orang 
munafik dan penipu yang berkedok agama Islam, Jangan lihat mereka tapi 
pelajari Islamnya. Jangan pula tertipu dengan orang-orang yang nampaknya 
lembut dan toleran padahal sesungguhnya mereka sedang menipu kita. Fakta 
tentang hal ini banyak sekali.

Nabi Muhammad Shollallaahu 'alaihi wasallaam adalah manusia yang paling 
mulia akhlaknya dimuka bumi ini, tapi karena penipuan sejarah dan fakta, 
maka yang nampak dimata orang-orang awam beliau keji, bodoh, tukang kawin 
dan lain-lain yang kalau kita merujuk catatan sejarah yg ilmiyyah dan benar 
maka semua berita tsb hanyalah kejahilan dan salah kaprah semata. Mungkin Dr 
Laurence inilah salah satu buktinya. Bahkan kaum Quraisy yang notabene satu 
keturunan dan darah dengan Nabi Muhammad Shollallaahu 'alaihi wasallaam dan 
sudah tahu akhlak dan kemuliaan beliau pun menolak kebenaran yang beliau 
bawa padahal mereka menyaksikan dengan sangat yakin bahwa Nabi Muhammad 
Shollallaahu 'alaihi wasallaam tidak pernah berbohong sepanjang hayat 
hidupnya.

Adapun seperti kelompok-kelompok yang terkesan radikal dan beringas maka 
kita harus objektif melihatnya, karena:

1.      Pemberitaan  media yang sudah rahasia umum tidak fair bahkan tidak 
objektif kalau sudah menyangkut urusan Islam. Contoh terbaru adalah berita 
TVONE beberapa hari yang lalu yang menampilkan gambar seorang doktor fikih 
yang gambarnya ditampilkan sebagai teroris. TV sebesar itu membuat berita 
yang bagi orang awam sungguh tidak masuk di akal.

2.      Saya ingin mengulang bahwa tampilan seseorang bukanlah standar untuk 
menilai Islam, yang benar adalah ketahui dan pelajari dulu Islamnya baru 
nanti menilai. Saya tidak menyalahkan orang yang salah menilai karena hal 
itu haq mereka dan setiap kita akan diminta pertanggungjawaban di dunia dan 
akhirat atas apa yang kita lakukan, namun kita harus mengembalikan kepada 
tatacara yang benar dalam menilai sehingga tidak menzalimi orang lain. Dan 
ukuran kebenaran bukanlah dari banyaknya orang yg angkat tangan tapi dari 
standar kebenarannya (hal ini memang panjang perdebatannya apalagi standar 
kita bisa berbeda).

3.      Para ulama Islam yang lurus sudah menjelaskan bahwa cara-cara 
demontrasi dan bringas seperti yang ditampilkan oleh beberapa kelompok Islam 
adalah tidak sesuai dengan Islam. Mereka ingin menuntut pemerintah dan 
lain-lain dengan cara dimimbar-mimbar dan media umum, maka yang terjadi 
kerusakannya lebih banyak dari kebaikannya. Ada memang kebaikannya tapi 
lebih banyak merusaknya. Nah hanya Islam yang mengajarkan menasehati dengan 
cara baik dan benar adapun ajaran lainnya seperti demokrasi yang mengajarkan 
demonstrasi sudah terbukti dan pasti haqqul yaqin akan menimbulkan kerusakan 
yang lebih banyak.

4.      Dalam Islam ada ulama Jahat dan ada ulama yang terbimbing dalam 
kebenaran Islam, namun tidak ada yang sempurna kecuali sang pencipta saja. 
Maka dengan memahami dasar-dasar ini kita akan lebih mudah memahami setiap 
kesalahan dan kekurangan yang ada pada manusia.

5.      Dan jangan lupa bahwa kelompok-kelompok yang radikal dan terkesan 
radikal itu pada sebagiannya tidak terbimbing oleh ulama-ulama yang lurus 
dan bahkan terkadang dibelakang mereka ada kepentingan besar yang ingin 
menghancurkan keindahan Islam, baik mereka sadar atau tidak sadar. Ada 
kelompok besar yang punya kepentingan politis yang sangat sedikit orang yg 
bisa memahaminya. Hanya orang yang memiliki pandangan yang tajam saja dengan 
ilmu yang bisa melihatnya.

6.      Point terakhirnya, saya ingin tetap berteman dengan Kang Sur bila 
dilandasi oleh saling menghargai dan mau menerima kebenaran bila sudah 
terbukti dengan data dan fakta yang sebenarnya. Wallaahu a'lam semoga Allah 
memberikan hidayah kepada kang Sur kedalam Islam dan memberikan kepada saya 
hidayah untuk istiqomah dalam islam hingga ajal menjemput. Aammin.
 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke