kang sur . . . kalau saya berpendapat kang sur mau ganti ktp islam atau tetap ktp katolik ya nddak apa apa. yang penting tetap menjadi diri sendiri. dan terutama bermanfaat bagi sesama. katolik itu romantis.
ex manager eldorado (bandung) , mualaf. ketemu temen saya yang protestan. keduanya keturunan. yang mualaf ini malah bilang " you nddak usah ikut ikutan gue, lebih baik you dalemin apa yang sekarang you yakinin. . ." jadi. . . sing penting itu bukan ganti ktp atawa ganti baju atawa ganti topi . . . yang penting itu kenyamanan. kalau sudah merasa nyaman dengan keyakinan yang sekarang, ya jalanin aja kang . . . toh kita tetep temenan, toh surga itu bukan miliknya tuhan kresten atawa tuhan islam atawa tuhan hindu. . . :) love you kang. --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > > Bukan satu dua teman yg mengajak aku menjadi pengikut Islam. > Pernah aku ngobrol baik dikala ngomong politik maupun ketika dagang kue, > buntutnya aku dibilang lebih memahami Islam dibandingkan dengan mereka. > Semua itu aku dapatkan dari diskusi di Prol. > Hanya setelah sumpah serapah terus menerus keluar, tidak ada lagi diskusi yg > hangat dan damai, dan tidak ada lagi yg bisa diambil sebagai sebuah contoh > karena diskusinya selalu diawali dengan kebencian dan kedengkian yg > menurutku malah salah kaprah, karena tidak tahu Islam, nyolotnya bak sudah > menguasai Islam sd ke semua isi kitab nya. > Apakah aku jadi pindah agama ?, jelas sulit karena memang persepsi dan > ajaran Katholik adalah dogma yg tidak bisa diganggu gugat. > > Pernah suatu kali di Cengkareng ada cokin culun jadi mualaf, dan ngegerundel > bahwa dia akhirnya dibenci keluarga dan teman. > Aku bilang " kamu jadi mualafnya nantang, aku juga sebel ngeliat kamu koq " > Dia balik nanya kenapa, aku bilang buang itu topi haji, bila mau pakai topi > pakai kopiah, ilmu belum dapat petantang petenteng sudah duluan, siapa juga > sebel.......dia manggut manggut dan dilain waktu ketemu lagi, masih saja > tetap pakai kopiah haji, yah sudah..antepin saja, aku bisa maklum karena > jiwa mudanya masih berontak, hanya 1 hal Islam yg dia anut cinta damai, > karena sepuh tempat aku bertamu anti kekerasan. > > ----- Original Message ----- > From: > To: 'suryana' > Sent: Thursday, September 27, 2012 1:28 PM > Subject: RE: > > > Kang Sur, sebagai bentuk kebaikan buat sesama, saya mengajak Kang Suryana > masuk Islam karena kemaslahatan yang banyak didalam Islam. Jangan melihat > tingkah laku orang Islam, karena didalam Islam banyak juga orang-orang > munafik dan penipu yang berkedok agama Islam, Jangan lihat mereka tapi > pelajari Islamnya. Jangan pula tertipu dengan orang-orang yang nampaknya > lembut dan toleran padahal sesungguhnya mereka sedang menipu kita. Fakta > tentang hal ini banyak sekali. > > Nabi Muhammad Shollallaahu 'alaihi wasallaam adalah manusia yang paling > mulia akhlaknya dimuka bumi ini, tapi karena penipuan sejarah dan fakta, > maka yang nampak dimata orang-orang awam beliau keji, bodoh, tukang kawin > dan lain-lain yang kalau kita merujuk catatan sejarah yg ilmiyyah dan benar > maka semua berita tsb hanyalah kejahilan dan salah kaprah semata. Mungkin Dr > Laurence inilah salah satu buktinya. Bahkan kaum Quraisy yang notabene satu > keturunan dan darah dengan Nabi Muhammad Shollallaahu 'alaihi wasallaam dan > sudah tahu akhlak dan kemuliaan beliau pun menolak kebenaran yang beliau > bawa padahal mereka menyaksikan dengan sangat yakin bahwa Nabi Muhammad > Shollallaahu 'alaihi wasallaam tidak pernah berbohong sepanjang hayat > hidupnya. > > Adapun seperti kelompok-kelompok yang terkesan radikal dan beringas maka > kita harus objektif melihatnya, karena: > > 1. Pemberitaan media yang sudah rahasia umum tidak fair bahkan tidak > objektif kalau sudah menyangkut urusan Islam. Contoh terbaru adalah berita > TVONE beberapa hari yang lalu yang menampilkan gambar seorang doktor fikih > yang gambarnya ditampilkan sebagai teroris. TV sebesar itu membuat berita > yang bagi orang awam sungguh tidak masuk di akal. > > 2. Saya ingin mengulang bahwa tampilan seseorang bukanlah standar untuk > menilai Islam, yang benar adalah ketahui dan pelajari dulu Islamnya baru > nanti menilai. Saya tidak menyalahkan orang yang salah menilai karena hal > itu haq mereka dan setiap kita akan diminta pertanggungjawaban di dunia dan > akhirat atas apa yang kita lakukan, namun kita harus mengembalikan kepada > tatacara yang benar dalam menilai sehingga tidak menzalimi orang lain. Dan > ukuran kebenaran bukanlah dari banyaknya orang yg angkat tangan tapi dari > standar kebenarannya (hal ini memang panjang perdebatannya apalagi standar > kita bisa berbeda). > > 3. Para ulama Islam yang lurus sudah menjelaskan bahwa cara-cara > demontrasi dan bringas seperti yang ditampilkan oleh beberapa kelompok Islam > adalah tidak sesuai dengan Islam. Mereka ingin menuntut pemerintah dan > lain-lain dengan cara dimimbar-mimbar dan media umum, maka yang terjadi > kerusakannya lebih banyak dari kebaikannya. Ada memang kebaikannya tapi > lebih banyak merusaknya. Nah hanya Islam yang mengajarkan menasehati dengan > cara baik dan benar adapun ajaran lainnya seperti demokrasi yang mengajarkan > demonstrasi sudah terbukti dan pasti haqqul yaqin akan menimbulkan kerusakan > yang lebih banyak. > > 4. Dalam Islam ada ulama Jahat dan ada ulama yang terbimbing dalam > kebenaran Islam, namun tidak ada yang sempurna kecuali sang pencipta saja. > Maka dengan memahami dasar-dasar ini kita akan lebih mudah memahami setiap > kesalahan dan kekurangan yang ada pada manusia. > > 5. Dan jangan lupa bahwa kelompok-kelompok yang radikal dan terkesan > radikal itu pada sebagiannya tidak terbimbing oleh ulama-ulama yang lurus > dan bahkan terkadang dibelakang mereka ada kepentingan besar yang ingin > menghancurkan keindahan Islam, baik mereka sadar atau tidak sadar. Ada > kelompok besar yang punya kepentingan politis yang sangat sedikit orang yg > bisa memahaminya. Hanya orang yang memiliki pandangan yang tajam saja dengan > ilmu yang bisa melihatnya. > > 6. Point terakhirnya, saya ingin tetap berteman dengan Kang Sur bila > dilandasi oleh saling menghargai dan mau menerima kebenaran bila sudah > terbukti dengan data dan fakta yang sebenarnya. Wallaahu a'lam semoga Allah > memberikan hidayah kepada kang Sur kedalam Islam dan memberikan kepada saya > hidayah untuk istiqomah dalam islam hingga ajal menjemput. Aammin. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
