Apa si goblok ini ga tau generalisasi? Atau cuma sekedar ga kenal malu kayak si habe yg ngefitnah tp terus nyangkal ngefitnah?
Jadi si goblok satu kerjanya sbg periset di Bio Farma, hehehe.... Ga heran kalo si goblok tukang tipu ini ga berani bilang apa yg pernah dirisetnya di depan gua, kayaknya dia sadar kemampuannya dibandingkan dgn gua, ga kayak si goblok Teddy atau pinpin yg coba kaing2 nunjukin isi otaknya di depan gua yg berakhir dgn nunjukin betapa tololnya mereka itu. >________________________________ > From: johny_indon <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Saturday, September 29, 2012 12:04 AM >Subject: [proletar] Re: Fw: Japri > > > > > >generalisasi apaan sih blek? >gua cuman membantah kibulan gebril debil yg bilang bahwa supaya naik pangkat >pegawai negri kudu masuk islam. >miranda gultom itu pegawai negri, dan pangkatnya tinggi, dan bukan islam. >justru si gebril yg bikin generalisasi tuh. >yg jelas sih lu pasti malu karena awalnya lu maki2 miranda karena menyangka >dia muslim. >sial bener lu blek, idup lu salah melulu. > >lol. >--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote: >> >> Si johny_indon ini kerjanya cuma ngambil 1 kasus, lalu ngegeneralisir >> semuanya. Katanya sih si johny_indon ini ilmuwan, tp ngeliat cara >> generalisasinya ini, gua rasa dia cuma tukang tipu aja. >> >> >> >> >> >> >> >________________________________ >> > From: johny_indon <johny_indon@...> >> >To: [email protected] >> >Sent: Friday, September 28, 2012 3:40 PM >> >Subject: [proletar] Re: Fw: Japri >> > >> > >> >Â >> > >> > >> >--- In [email protected], Gabriella Rantau <gkrantau@> wrote: >> >> >> >> Tapi harus kita ingat bhw banyak pegawai negeri: bawahn dan atasan >> >>juga, yg masuk agama Islam karena diberitahu bhw kalo tidak kagak >> >> naik pangkat. >> > >> >jangan suka ngibul lu geb. >> >nih ada pegawai negri yg pangkatnya tinggi banget, sampe >> >jadi deputi gubernur bank sentral. >> >agamanya sama kayak elu dan si item abu, kresten protestan. >> > >> >http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2012/09/120927_vonismiranda.shtml >> > >> >Miranda Goeltom divonis tiga tahun penjara >> >Terbaru 27 September 2012 - 11:33 WIB >> > >> >Majelis Hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis tiga >> >tahun dan denda senilai Rp 100 juta kepada Miranda Swaray Goeltom, terdakwa >> >kasus suap cek pelawat anggota DPR dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior >> >Bank Indonesia Periode 2004. >> > >> >"Unsur memberikan sesuatu telah terpenuhi dalam perbuatan terdakwa," kata >> >ketua Majelis Hakim Gusrizal seperti dilaporkan wartawan BBC Andreas >> >Nugroho. >> > >> >Atas vonis ini, Miranda menyatakan keberatan. >> > >> >"Saya tidak berbuat apa apa dan saya akan mengajukan banding," >> > >> >Hal-hal yang memberatkan Miranda yaitu perbuatannya dianggap tidak >> >mendukung upaya pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. >> >Sedangkan Miranda belum pernah dihukum dan ia berlaku sopan selama >> >persidangan. >> > >> >Vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum yaitu empat tahun >> >penjara dan denda Rp 150 juta. >> > >> >Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan Miranda terbukti melakukan >> >tindak pidana korupsi dengan bersama-sama menyuap anggota Dewan Perwakilan >> >Rakyat periode 1999-2004 dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank >> >Indonesia. >> > >> >"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menyuap penyelenggara negara," >> >kata Ketua Jaksa Penuntut Umum, Supardi, di Pengadilan Tindak Pidana >> >Korupsi di Jakarta, sRabu, 12 September. >> > >> >Menurut jaksa, fakta di persidangan menunjukkan rangkaian fakta hukum yang >> >membuktikan perbuatan Miranda memberikan cek pelawat kepada anggota DPR >> >1999-2004 melalui Nunun Nurbaeti. >> > >> >Dalam tuntutannya, jaksa menyebutkan hal yang memberatkan Miranda Goeltom >> >adalah perbuatannya merusak kinerja DPR dan tidak jujur. >> > >> > >> > >> > >> > >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
