pig !!.. pan kang sur udah bilang : "Percuma diskusi dengan binatang mah, sama binatang mah nulis cukup suruh menggonggong ajah".
gak ngerasa nih ?! ________________________________ From: Bukan Pedanda <[email protected]> Kasihan saya melihat Suryana yang jadi sama-sama dungunya dengan orang Islam yang pantatnya dijilatnya... --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > > Percuma diskusi dengan binatang mah, sama binatang mah nulis cukup suruh > menggonggong ajah. > > Eniwe saat ini beberapa gunung di Indonesia sedang dalam proses waspada ( > bisa naik menjadi meletus, bisa juga menjadi adem ). > > Salah satunya anak Krakatau, belum lama anak Krakatau mengeluarkan lava, > banyak orang asing di minta menjauh, padahal orang asing tsb sengaja datang > ke anak Krakatau utk mempelajari proses mulainya kehidupan setelah terkena > lava. > Sialnya pula, pemda setempat naik ke pulau anak Krakatau utk memadamkan api > yg membakar hutan yg sedang tumbuh, padahal tanaman tsb termasuk yg akan > diteliti. > > Anak Krakatau termasuk musium hidup dari lahirnya sebuah gunung dengan > kecepatan yg stabil dan cepat. > > Hal tsb dikarenakan pergerakan lempeng asia dan eurosia ( CMIIW ), tumbukan > tsb mengakibatkan pergeseran dibawah tanah/laut yg sangat berpengaruh > terhadap iklim dan posisi pulau pulau termasuk benua. > > Istilah pasak bumi bisa diakui sebagai bagian dari pengetahuan dasar > mengenai gunung, dimana tumbukan sesar membuat benturan ke atas dan juga ke > bawah, bila kebawah maka biasa disebut pasak ( bisa jadi istilah ini kurang > umum bagi sarjana geologi luar Indonesia, sedang di Indonesia sendiri > pengertian pasak sudah ada sejak lama, sampai ada istilah pasak bumi, > sejenis "sesuatu" yg menancap ke bumi, di dalam bahasa Indonesia pasak = > paku ). > > Benturan lempeng bila ke atas bisa menjadi pulau, bisa pula gunung ( yg ini > khusus ke anak Krakatau, makanya dijadikan musium geologi yg hidup ), sedang > lempengan yg kebawah akan menyatu dengan bagian bawah tanah/laut sehingga > posisinya menjadi menyatu. > > Pergerakan lempeng di dunia tidak akan pernah berhenti, yg terjadi ada yg > cepat dan ada yg lamban, semua tergantung dengan ekologi di wilayah wilayah > di bumi. > > Pulau Jawa dan Sumatra termasuk pulau yg sangat dekat dengan lempengan tsb, > demikian juga dengan Jepang. > > Yg membedakan di Indonesia ( di Sulawesi CMIIW ) ada laut dalam ( diatas 100 > Km ), padahal bukan di samudra, sedang di wilayah lempengan tsb ada celah yg > dalamnya juga ratusan km, sehingga di foto satelit warnanya menjadi hitam. > Bila celah tersebut bergeser cepat maka akan terjadi gunung meletus, maupun > tsunami. > > Gn Merapi yg ditahun 2010 meletus, mengeluarkan isinya dengan total diatas > 150 juta kubik dalam bentuk batu besar, kecil, pasir dan debu. > Silahkan renungkan dalam hitungan kurang lebih 5 jam, keluar benda benda tsb > sd 150 juta kubik.....sungguh dasyat, dan pas waktu meletus aku berada di > lokasi, dan untung pula teman KLM tidak mau diajak melihat puncak gunung di > sore hari, karena lokasi yg tadinya utk dijadikan base camp aku, hilang tak > berbekas tertimbun benda dari Merapi ( entah 2 bule yg juga siangnya janjian > mau joint di base camp aku ). Jujur saja lokasi tsb memang hanya berjarak 4 > Km dari puncak Merapi, aku berfikir aman, karena didepanku ada bukit nama > lokasinya Balerante ( konon dulunya adalah gn Merapi purba ), dan tetap saja > tertutup rata. > > Posisi Merapi pasca meletus sebenarnya bisa mengkhawatirkan, karena bila > meletus dalam waktu singkat arah letusan akan langsung ke Jogya karena > tebing kepundan Merapi mengarah ke Jogya. sedang sisi lainnya sudah terbelah > berbentuk mirip huruf V. > Dan Wedhus Gembel bisa keluar di sembarang wilayah, berbeda dengan sebelum > meletus, maka arah Wedhus Gembel selalu sama. > Panas Wedhus Gembel aku perkirakan diatas 500° C, karena bila melihat > bangkai sapi membengkak lebih dari 2 kali lipat dan tidak ada tanda tanda > gosong maupun luka, demikian juga rumah setengah permanen rubuhnya seperti > di godam dari atas, sehingga tidak rubuh ke sisi mana pun, plek ke bawah. > > Bila tidak ada aral, minggu depan aku mau ke Lampung minimal bisa menambah > wawasan lagi, kasihan yah si uplik cuma bisa ngegerundel gak karuan karena > sudah tidak bisa apa apa lagi, sehingga hanya mampu memaki maki di Prol > saja. > > Juga bila tidak ada aral melintang minggu ini aku ke Cirebon, dengan kata > lain aku punya kesibukan di dunia nyata berbeda dengan uplik yg setiap hari > bisa nya nyampah dan morang maring. > > Yeah namanya juga malin kundang, masih mending Malin Kundang masih ada > hikayatnya, sedang si uplik ?. > > Fitnah ke aku dibilang gak fitnah, lha di sini sekarang ada Gabriel, koq di > antepin ?, bukannya di suruh ngungsi semua keluarganya keluar dari Indonesia > malah anteng karena dianggap teman sejawat didalam hina menghina agama dasar > pathetik. > > ----- Original Message ----- > From: "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...> > > > eh uplik .... > bayangin dua lempengan bertemu say ... > trus satu bagian jadinya "tumbuh " ke atas ... > bagian lain "menghujam" ke bawah ... > Nah .... > bagian yang menghujam ke bawah ini yang jadinya menahan pergeseran lempengan > ... ini maksutnya "pasak" gitu plik .... > > Ngarti tumbukan antar lempengan nddak sih ? > > Coba googling dulu deh sebelum uplik nanti malu gitu plik ... > > sok googling dulu geura plik . . . > > --- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
