Hehehe... suryana bisa ngoceh ttg gua ngritik islam, padahal dia ga tau
apa2 ttg Islam. Sebaliknya gua make Quran, hadis dan tafsir unt nunjang apa
yg gua bilang. Jadi apa kredibilitasnya ngomongin gua?

Yg dilakukan suryana ini sebetulnya ga lbh dr jadi anjing buduk piaraan
orang Islam. Dia langsung ngegonggong kalo liat orang ngomongin Islam,
sebaliknya dia malahan diam aja kalo ada orang Islam yg ngomongin Kristen
atau Alkitab dgn super ngawur spt si "kang Reza".

Apa pernah suryana ngoceh bhw "kang Reza" itu hrsnya masuk Kristen spy bisa
ngomentari apa yg ada di Alkitab? Bukan cuma ga pernah, si suryana ini
malahan bilang bhw apa yg dibilang "kang Reza" itu sebagian benar, padahal
yg diomongin si rezameutia itu ga lbh cuma itu2 aja.

Ga percuma suryana itu jadi anjing buduk piaraan orang Islam yg dungu2, si
rezameutia itu misalnya, saking dungunya bisa dibilang tiap kali buka
bacotnya, langsung nunjukin betapa rendahnya suryana.



2013/1/15 suryana <[email protected]>

> **
>
>
> From: "Nub" [email protected]>
>
>
> > --- In [email protected], "arra_s" wrote:
> >
> >>
> >> ini yg menyebabkan isi debat si jusfiq terdengar basi..
> >> Jusfiq ingin mengkritik indonesia..
> >> namun siapa kah dia?
> >> masihkah dia bagian dari Indonesia?
> >>
> >> item dan gabriella ingin mengkritik islam..
> >> manun siapakah mereka?
> >> islam kah mereka?
> >>
> >> apabila seseorang mengkritik dari luar arena..
> >> maka yg terjadi hanyalah conflick of interest..
> >
> >
> > Entah dimana anda belajar logik kaya gini, mungkin cuma dipesantren.
> Saya
> > tidak perlu menjadi pemerkosa untuk mengkritik bahwa memperkosa itu
> salah.
> ++++
> Maaf, bila mau berbuat sesuatu tanpa mendalami apa yg akan diperbuatnya
> apakah hal itu menjadi benar ?
>
> Dalam halnya agama, bila ada yg tidak setuju dengan isi dari buku
> kepercayaannya bagaimana bisa melakukan kritik sedang penganut kepercayaan
> nya tidak sedikit.
>
> Bagaimana bisa memberi komentar politik harus begini dan harus begitu
> sedang
> didalam perpolitikan tidak ikut berpartisipasi.
>
> Maaf dengan
>
> "Saya tidak perlu menjadi pemerkosa untuk mengkritik bahwa memperkosa itu
> salah. "
>
> Kalimat diatas menjadi aneh bila dijadikan pembenaran bahwa utk
> menjelaskan
> bahwa memperkosa itu salah, apa bedanya dengan komentator sepak bola yg
> bisa
> bicara harus seperti ini dan seperti itu, padahal bukan dari bagian dari
> kelompok sepak bola yg sedang bermain.
>
> Istilah lainnya, bila morang maring terhadap sesuatu yg dianggap " salah
> ",
> lalu memberi komentar dengan ngotot bahwa sudah menguasai apa yg sedang
> dikomentarinya apa bedanya dengan komentar sepak bola ?
>
> Apa jadi nya bila komentar komentar tsb dilakukan dengan kepala panas
> sehingga komentar yg diucapkan bukan memperbaiki malah menambah panas dan
> bila tidak hati hati malah komentar tsb menjadi pemicu kekacauan.
>
> Dimanapun bila seseorang akan memberikan komentar, maka minimal mengetahui
> apa yg akan dikomentarinya, bilamana ada komentar yg kurang cocok tentunya
> mau menerima kritik dari apa yg dikomentarinya, dan tentunya tidak akan
> ngotot layaknya seorang yg sedang menjalankannya.
>
> Semoga bisa memahami makna diskusi dan komentar.
> Komentar akan disukai bila tidak berpihak ke kiri dan kanan.
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke