--- In [email protected], "rezameutia"  wrote:
>
> jadi di bangku universitas kalo mengkritik ttg paham marxisme, komunisme, 
> jawabannya "Saya tidak perlu menjadi pemerkosa untuk mengkritik bahwa 
> memperkosa itu salah."
> 
> http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/371104
> 
> lulusan universitas kok nggak tau, mana yang namanya paham dan mana yang 
> namanya perbuatan kriminal memperkosa.
> 
> dimana logikanya?



Benar2 badut tidak tahu apa namanya itu analogi. kasian sekali ini sih lebih 
bodoh dari ponakan saya yg umur 5 tahun. Saya ini layaknya seorang dewasa lagi 
ngajarin anak umur 5 tahun. Saya kasih analogi kalau mengkritik suatu paham itu 
tidak perlu menjadi penganut paham tersebut. Saya kasih analogi pemerkosaan 
kita bilang itu salah tanpa kita harus menjadi pemerkosa. Faktanya kalau semua 
orang tahu bahwa pemerkosaan itu salah tidak ada relevansinya dengan argumen 
saya. Dasar bodoh. Lagian kita tahu pemerkosaan itu salah bukan karna dari 
'sananya'. Kita tahu itu salah karna ada alasan2 yang jelas, seperti 
menyebabkan penderitaan yang dalam kepada si korban. Hal yang sama bisa diapply 
ke argumen saya "kalau mau mengkritik tidak perlu menjadi penganut". Kita tahu 
komunis itu tidak baik, islam itu salah karna kita sudah mempelajarinya, tidak 
perlu sampai harus jadi penganutnya. 

Heran saya, hal simple gini aja ga ngerti.
 

POINT INI RASANYA MASIH BERDIRI KUAT, terlihat dari anda yang selalu ngeles 
cari2 excuse supaya orang lupa ketololan anda yang berpendapat kalau mengkritik 
itu harus menjadi penganut dulu.


> 
> btw, lo sebagai penginjil apa diajarin untuk memakai logika?
> 
> lo, sebagai penginjil, tentu udah tau bahwa hukuman salib adalah hukuman 
> pidana yang paling nista pada saat itu.  kira2 analoginya kalo jaman sekarang 
> sama lah dengan hukuman pidana kursi listrik.
> 
> sekarang pake deh logika lo, apa mungkin orang yang dihukum pidana kursi 
> listrik, seperti ted bundy, lo sembah sebagai tuhan?
> 
> dimana logikanya?
> 
> goblok kok dipiara...
> 
> 


hahaha justru itu hal yang paling mulia diajaran kristen: Bahwa Allah yang 
mahasuci dan mahakuasa pencipta alam semesta ini mau merendahkan diriNya 
menjadi manusia dan turun kebumi, rela mati dikayu salib (hukuman mati yang 
paling hina dijaman itu) untuk menebus dosa seluruh umat manusia. 

Buat anda pengikut muhammad, jelas tidak make sense karena kalian suka 
kekerasan seperti terlihat dari penyebaran agama islam mula2 dengan pedang, 
memperkosa para tahanan perang dengan alasan jauh dari istri. Logik orang yang 
suka kekerasan pasti akan bertanya, kalau  Yesus itu Tuhan yang mahakuasa 
kenapa mati di kayu salib. 

Bandingkan dengan penyebaran agama kristen mula2 dimana para rasul dan pengikut 
Kristus diburu, dibunuh dan disiksa seluruh keluarganya karena mereka percaya 
Yesus dan melihat langsung bahwa memang Yesus itu Allah yang menjadi manusia, 
bukan terbalik manusia yang dituhankan. Karena alasan inilah para pengikut 
Kristus mula2 tidak murtad dan tetap memegang teguh imannya walaupun harus 
menerima resiko disiksa,dibunuh, dikasih makan ke singa, dimasukan kedalam 
minyak mendidih dll.

Karna kasihNya Allah mau seluruh umat manusia itu diselamatkan. Tapi Allah 
punya atribut lain selain maha penyayang, Allah juga mahasuci dan mahaadil. 
Allah membenci dosa karna Allah suci dan Allah harus menghukum dosa. Karna dosa 
seluruh umat manusia itu sangatlah besar, dibutuhkan tebusan yang sangat besar 
pula. Tidak ada tebusan lain yang layak hanya Allah sendirilah yang bisa 
menebus dosa seluruh umat manusia. Jadi kasarnya, Allah membayar tebusan kepada 
diriNya sendiri yang menginginkan manusia itu tidak binasa tapi harus menghukum 
dosa. Inilah esensi dari Injil atau kabar baik itu.

Sudah dijawab ribuan tahun lalu oleh para2 pemikir kristen. Buat anda mungkin 
absurd, sama seperti buat orang waras kalau menikahi anak umur 9 tahun itu 
adalah pemerkosaan apapun itu alasannya, mau berjuta2 excuses, itu tetap 
pemerkosaan. 




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke