untuk korupsi saya rasa bisa di mulai dgn melakukan inventarisasi kekayaan.. dalam hal ini yg milik negara dan turunan nya..
lha kalau ngga ada inventarisasi nya.. gimana mau tahu apa yg di gondol maling.. sama juga dgn APBN.. mesti ada in flow dan out flow nya.. ketahuan mana post2 yg tidak di perlukan.. dan mana post2 yg tidak ada manfaat nya.. yg tdk ada manfaatnya bisa di minta pertanggung jawaban nya.. di pengadilan.. ( ini buat koruptor.. ) --- In [email protected], ayub wrote: > > yep, benar sekali... kejahatan korupsi tidak bisa dibantu (melalui > suap/relasi) > > macam2 kejahatan yang tidak bisa dibantu/toleransi: > 1. Terorris > 2. Korupsi > 3. Narkoba > 4. Ilegal Logging > 5. Money Loundry > > jangan coba2 bantu 5 kriminal diatas > > (bagi2 ratusan juta Rp ke orang ngga dikenal, manipulasi money loundry??) > > > > ________________________________ > From: Teddy S. > > > Kedua, sebelum membantu dia minta kejujuran teman lain untuk menjawab > pertanyaan-pertanyaannya karena kalau memang dia sudah melakukan korupsi maka > ini tidak bisa dibantunya. Bantuan tidak bisa lewat pribadinya, tapi suatu > bantuan lewat dukungan partainya. > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
