yg Andi M kan kekayaan pribadi..
yg saya maksud kekayaan yg di miliki negara dan daerah..

misal nya..
tanah ratusan hektar yg tadinya di klaim milik BUMN..
ngga lama kemudian berdiri gedung dan mall yg di miliki perorangan atau PT..
ini kan pencurian..

mesti ada yg bertanggung jawab..
siapa yg menjual dan kemana uang hasil jual nya..

yg terjadi sekarang banyak kekayaan Negara..
dianggap tidak ber tuan..
beralih tangan menjadi milik pribadi atau PT..
tanpa ada yg mengusik..
karena tidak ada info nya di daftar inventarisasi sebelum nya..
atau ada.. tetapi hanya segelintir yg tahu..
yg segelintir ini yg biasanya ber main main..
yg di ajak bermain juga bukan pihak sembarangan..
mereka ini yg suka di bilang sbg "koruptor.."

sama saja dgn kekayaan laut..
kekayaan di dalam bumi..
dan di permukaan bumi..
gitu juga dgn kekayaan sumber daya manusia..

utk yg sumber daya manusia..
di indo konsep nya sudah terbalik..
sumber daya manusia dianggap " beban.."
( mungkin di sengaja..  tempat pemerintah menjadikan alasan ber keluh kesah.. 
bahwa mereka udah bekerja keras.. )
bukan nya di jadikan sebagai asset yg mesti di karyakan..

makanya sedikit yg memikirkan untuk membuka lapangan pekerjaan..




--- In [email protected], ayub  wrote:
>
> Andy Mallarangeng sdh melapor (inventarisasi) kekayaan...
> masih juga ke gep...
> 
> http://www.tempo.co/read/news/2012/12/07/063446555/Inilah-Harta-Kekayaan-Andi-Mallarangeng
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: arra_s 
> 
> 
>   
> 
> 
> untuk korupsi saya rasa bisa di mulai dgn melakukan inventarisasi kekayaan.. 
> dalam hal ini yg milik negara dan turunan nya..
> 
> lha kalau ngga ada inventarisasi nya..
> gimana mau tahu apa yg di gondol maling..
> 
> sama juga dgn APBN..
> mesti ada in flow dan out flow nya..
> ketahuan mana post2 yg tidak di perlukan..
> dan mana post2 yg tidak ada manfaat nya..
> yg tdk ada manfaatnya bisa di minta pertanggung jawaban nya..
> di pengadilan.. ( ini buat koruptor.. )
> 
> --- In [email protected], ayub  wrote:
> >
> > yep, benar sekali... kejahatan korupsi tidak bisa dibantu (melalui 
> > suap/relasi)
> > 
> > macam2 kejahatan yang tidak bisa dibantu/toleransi:
> > 1. Terorris
> > 2. Korupsi
> > 3. Narkoba
> > 4. Ilegal Logging
> > 5. Money Loundry
> > 
> > jangan coba2 bantu 5 kriminal diatas
> > 
> > (bagi2 ratusan juta Rp ke orang ngga dikenal, manipulasi money loundry??)
> > 
> > 
> > 
> > ________________________________
> >  From: Teddy S. 
> > 
> > 
> > Kedua, sebelum membantu dia minta kejujuran teman lain untuk menjawab 
> > pertanyaan-pertanyaannya karena kalau memang dia sudah melakukan korupsi 
> > maka ini tidak bisa dibantunya. Bantuan tidak bisa lewat pribadinya, tapi 
> > suatu bantuan lewat dukungan partainya.
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
> 
> 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke