Hukum semakin lenyap kalau 11 tersangka penyerangan LP 
Cebongan juga dibunuh dalam tahanan (seperti halnya 
Ishan Gürz orang Turki yang tewas disiksa di kantor polisi 
Belanda itu). 

Bicara HAM, semua orang mestinya punya hak yang sama. 
Realitanya HAM cuma berlaku bagi mereka yang kuat, kekuasaan 
maupun modal. 

Jelas ada kesalahan fatal tentang pengertian Human Rights, 
baik yang lahir dari Revolusi Prancis maupun versi PBB yang 
dibikin Eleanor Roosevelt setelah suaminya membunuh ratusan 
ribu penduduk Hiroshima & Nagasaki dengan bom atom. 
Amerika sukses menggiring opini dunia bahwa Jepanglah yang 
melanggar HAM sehingga boleh dibom atom. Dari sisi Amerika 
membom atom manusia tidak melanggar HAM. 

Pola inilah yang coba dimainkan rezim SBY dalam kasus LP 
Cebongan, narkoba dan tentu saja kasus-kasus korupsi. 

Pada prakteknya, HAM hanyalah legalisasi dari hukum rimba. 
Siapa kuat, dia punya HAM. 


--- ayub <ayubyahya@...> wrote:

> http://media.vivanews.com/images/2013/04/10/199861_spandung-dukung-kopassus-di-yogyakarta-.jpg
> 
> 
> 
> From: ajeg <ajegilelu@...>
> 
> > Pelanggaran HAM itu kalau pejabat dikritik & 
> > keluarganya dipidana. 
> > 
> > - 
> >
> > Penyerangan LP Cebongan
> >
> > Kemenhan: Pembunuhan di LP Cebongan Tak Langgar HAM
> >
> > Penulis : Sandro Gatra | Kamis, 11 April 2013 | 16:51 WIB 
> > 
> > JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan menganggap tidak ada 
> > pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam peristiwa pembunuhan 
> > empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, 
> > Sleman, DI Yogyakarta. Untuk itu, Kemenhan menganggap tidak perlu 
> > ada pengadilan HAM.
> > 
> > "Ini bukan pelanggaran HAM karena ada saran dikenakan Undang-
> > Undang HAM. Kami ambil sikap tidak sependapat," kata Menteri 
> > Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat jumpa pers di Gedung 
> > Kemenhan, Jakarta, Kamis (11/4/2013).
> >
> > Turut mendampingi Purnomo, Sekretaris Jenderal Kemenhan Letjen 
> > Budiman, Kepala Biro Hukum Kemenhan Nurhajizah, dan jajaran 
> > Kemenhan lain.
> > 
> > Dalam penjelasannya, Purnomo menganggap penyerangan Lapas hingga 
> > pembunuhan empat tahanan merupakan spontanitas dan tidak 
> > direncanakan. Selain itu, kata dia, jajaran pimpinan TNI tidak 
> > mengetahui peristiwa tersebut, apalagi menjadi kebijakan.
> >
> > "Pengadilan HAM hanya bisa terjadi kalau terjadi penghilangan 
> > nyawa, satu ras, etnik, secara menyeluruh. Atau dilakukan secara 
> > sistematik berdasarkan kebijakan pimpinan," kata Purnomo.
> > 
> > Ketika ditanya mengapa Kemenhan sudah menyimpulkan peristiwa di 
> > Lapas Cebongan merupakan spontanitas dan tidak ada keterlibatan 
> > pimpinan TNI meskipun penyidikan belum selesai, Purnomo 
> > mengatakan, pihaknya berpegang pada pemeriksaan di polisi militer.
> > 
> > "Walaupun itu proses penyidikan, tapi ada penyelidikan POM. Itu 
> > cukup jelas tidak ada kebijakan dari pimpinan," kata Purnomo.
> > 
> > Purnomo juga mengomentari usulan agar dibentuk Dewan Kehormatan 
> > Militer untuk menangani peristiwa tersebut. Lantaran para pelaku 
> > hanya prajurit dan bintara, kata dia, maka tidak perlu sampai 
> > dibentuk Dewan Kehormatan Militer.
> > 
> > Seperti diberitakan, penyerangan Lapas Cebongan disebut 
> > berlatarbelakang jiwa korsa yang kuat terkait pembunuhan Serka 
> > Santoso di Hugo's Cafe. Empat tersangka pembunuhan Santoso yang 
> > kemudian ditembak mati, yakni Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, 
> > Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan 
> > Yohanes Juan Manbait.
> > 
> > Sebanyak 11 anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan disebut 
> > mengakui perbuatan. Mereka, yakni Sersan Dua US, Sersan Satu S, 
> > Sertu TJ, Sertu AR, Serda SS, Sertu MRPB, Sertu HS, Serda IS, 
> > Kopral Satu K, Sersan Mayor R, dan Serma MZ.
> > 
> > Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
> > Anggota Kopassus Serang LP Cebongan
> > 
> > Editor :
> > Inggried Dwi Wedhaswary
> > 
> 
>  
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke