Sudah saya ringkaskan hasil penelitian Dinas Forensik di negeri Belanda yang 
menjelaskan Ishan Gürz itu meninggal karena gangguan jantungnya eh masih saja 
psikopat berat Dipo yang jelas sudah betul-betul gila itu menulis posting 
dibawah ini.

Sayang, sungguh sayang bahwa tidak ada perserta mailing list ini yang tinggal 
di Indonesia yang bersedia membawa Dipo yang jelas betul-betul gila ini ke 
psikiater.

Dia sih sudah bersedia berobat.

Tapi nggak tahu jalan aja.


--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Hukum semakin lenyap kalau 11 tersangka penyerangan LP 
> Cebongan juga dibunuh dalam tahanan (seperti halnya 
> Ishan Gürz orang Turki yang tewas disiksa di kantor polisi 
> Belanda itu). 
> 
> Bicara HAM, semua orang mestinya punya hak yang sama. 
> Realitanya HAM cuma berlaku bagi mereka yang kuat, kekuasaan 
> maupun modal. 
> 
> Jelas ada kesalahan fatal tentang pengertian Human Rights, 
> baik yang lahir dari Revolusi Prancis maupun versi PBB yang 
> dibikin Eleanor Roosevelt setelah suaminya membunuh ratusan 
> ribu penduduk Hiroshima & Nagasaki dengan bom atom. 
> Amerika sukses menggiring opini dunia bahwa Jepanglah yang 
> melanggar HAM sehingga boleh dibom atom. Dari sisi Amerika 
> membom atom manusia tidak melanggar HAM. 
> 
> Pola inilah yang coba dimainkan rezim SBY dalam kasus LP 
> Cebongan, narkoba dan tentu saja kasus-kasus korupsi. 
> 
> Pada prakteknya, HAM hanyalah legalisasi dari hukum rimba. 
> Siapa kuat, dia punya HAM. 
> 
> 
> --- ayub <ayubyahya@> wrote:
> 
> > http://media.vivanews.com/images/2013/04/10/199861_spandung-dukung-kopassus-di-yogyakarta-.jpg
> > 
> > 
> > 
> > From: ajeg <ajegilelu@>
> > 
> > > Pelanggaran HAM itu kalau pejabat dikritik & 
> > > keluarganya dipidana. 
> > > 
> > > - 
> > >
> > > Penyerangan LP Cebongan
> > >
> > > Kemenhan: Pembunuhan di LP Cebongan Tak Langgar HAM
> > >
> > > Penulis : Sandro Gatra | Kamis, 11 April 2013 | 16:51 WIB 
> > > 
> > > JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan menganggap tidak ada 
> > > pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dalam peristiwa pembunuhan 
> > > empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, 
> > > Sleman, DI Yogyakarta. Untuk itu, Kemenhan menganggap tidak perlu 
> > > ada pengadilan HAM.
> > > 
> > > "Ini bukan pelanggaran HAM karena ada saran dikenakan Undang-
> > > Undang HAM. Kami ambil sikap tidak sependapat," kata Menteri 
> > > Pertahanan Purnomo Yusgiantoro saat jumpa pers di Gedung 
> > > Kemenhan, Jakarta, Kamis (11/4/2013).
> > >
> > > Turut mendampingi Purnomo, Sekretaris Jenderal Kemenhan Letjen 
> > > Budiman, Kepala Biro Hukum Kemenhan Nurhajizah, dan jajaran 
> > > Kemenhan lain.
> > > 
> > > Dalam penjelasannya, Purnomo menganggap penyerangan Lapas hingga 
> > > pembunuhan empat tahanan merupakan spontanitas dan tidak 
> > > direncanakan. Selain itu, kata dia, jajaran pimpinan TNI tidak 
> > > mengetahui peristiwa tersebut, apalagi menjadi kebijakan.
> > >
> > > "Pengadilan HAM hanya bisa terjadi kalau terjadi penghilangan 
> > > nyawa, satu ras, etnik, secara menyeluruh. Atau dilakukan secara 
> > > sistematik berdasarkan kebijakan pimpinan," kata Purnomo.
> > > 
> > > Ketika ditanya mengapa Kemenhan sudah menyimpulkan peristiwa di 
> > > Lapas Cebongan merupakan spontanitas dan tidak ada keterlibatan 
> > > pimpinan TNI meskipun penyidikan belum selesai, Purnomo 
> > > mengatakan, pihaknya berpegang pada pemeriksaan di polisi militer.
> > > 
> > > "Walaupun itu proses penyidikan, tapi ada penyelidikan POM. Itu 
> > > cukup jelas tidak ada kebijakan dari pimpinan," kata Purnomo.
> > > 
> > > Purnomo juga mengomentari usulan agar dibentuk Dewan Kehormatan 
> > > Militer untuk menangani peristiwa tersebut. Lantaran para pelaku 
> > > hanya prajurit dan bintara, kata dia, maka tidak perlu sampai 
> > > dibentuk Dewan Kehormatan Militer.
> > > 
> > > Seperti diberitakan, penyerangan Lapas Cebongan disebut 
> > > berlatarbelakang jiwa korsa yang kuat terkait pembunuhan Serka 
> > > Santoso di Hugo's Cafe. Empat tersangka pembunuhan Santoso yang 
> > > kemudian ditembak mati, yakni Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, 
> > > Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan 
> > > Yohanes Juan Manbait.
> > > 
> > > Sebanyak 11 anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan disebut 
> > > mengakui perbuatan. Mereka, yakni Sersan Dua US, Sersan Satu S, 
> > > Sertu TJ, Sertu AR, Serda SS, Sertu MRPB, Sertu HS, Serda IS, 
> > > Kopral Satu K, Sersan Mayor R, dan Serma MZ.
> > > 
> > > Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
> > > Anggota Kopassus Serang LP Cebongan
> > > 
> > > Editor :
> > > Inggried Dwi Wedhaswary
> > > 
> > 
> >  
> > 
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke