Ini anjing idiot kwadrat ini berlebihan. Kapan kau ketemu Allah ? --- In [email protected], itemabu2 <itemabu2@...> wrote: > > Hehehe ... pengkajian secara ilmiah dan obyektif itu ga lbh dr ilmu cocoklogi. > > Kalo mau make pengkajian ilmiah dan obyektif sih, QUran ngakunya jelas > dan rinci, tp siapa yg mau dikorbankan itu sama sekali ga jelas dan ga > rinci, cuma bs pake acara puter2 lidah dan nyontek data dr kitab lain. > > Lalu apanya yg jelas dan rinci dr Quran? > > Mendingan bilang make pengkajian Islami, yaitu pengkajian dgn cara > ngejilat pantat auloh, nabi dan Islam secara besar2an, makin pintar > ngejilat pantatnya, makin benar. > > Itulah pengkajian "ilmiah dan obyektif" nurut Islam. > > > > On 5/3/13, Tawangalun <tawangalun@...> wrote: > > Siapakah anak yang dikorbankan Ibrahim? Ismail atau Ishak? > > October 9, 2011 by alfanarku > > Bismillahirrohmanirrohim > > > > Ismail as adalah putra pertama dari nabi Ibrahim as dengan Hajar, Ishaq as > > adalah anak kedua dari Ibrahim as dengan Sarah. Sarah adalah istri pertama > > Ibrahim, namun hingga umurnya yang telah mencapai seumur nenek-nenek belum > > juga dikarunia anak, maka Sarah memutuskan agar nabi Ibrahim mengawini > > budaknya yaitu Hajar. Maka Ibrahimpun mempunyai anak dengan Hajar yang > > diberi nama Ismail. Sarah cemburu hingga mengusir Hajar agar keluar dari > > rumahnya, Ibrahimpun membawa Hajar serta Ismail ke Mekah dan meninggalkannya > > di Mekah. > > > > Menurut keimanan Kristen dan Yahudi putra yang dikorbankan oleh Ibrahim > > adalah Ishaq, tetapi menurut keimanan Islam putra yang dikorbankan adalah > > Ismail. Perbedaan dua keimanan ini tidak mungkin benar kedua-duanya, pasti > > salah-satunya saja yang benar, karena > > > > Memang dalam masalah siapakah yang dikorbankan bukanlah masalah akidah, > > namun kebenaran siapakah yang dikorbankan membawa konsekuensi yang teramat > > besar, terutama bagi orang-orang Kristen dan Yahudi, pasalnya kebenaran ini > > berhubungan langsung dengan keakuratan kitab suci dalam mengisahkan kejadian > > yang sesungguhnya. > > > > Alqur'an menyatakan secara tidak langsung bahwa putra nabi Ibrahim as yang > > dikorbankan adalah Ismail, sementara menurut Talmud dan Bible yaitu kitab > > agama Yahudi dan Kristen, menyebutkan secara langsung dan tegas bahwa putra > > nabi Ibrahim yang dikorbankan adalah Ishaq. > > > > Kajian secara teliti dan jujur, baik berdasarkan Alqur'an, Bible dan Talmud > > akan diperoleh kesimpulan yang sama bahwa putra nabi Ibrahim yang > > dikorbankan adalah Ismail as bukan Ishaq as seperti yang diaku-aku oleh > > orang-orang Yahudi dan Kristen selama ini. Penyebutan nama Ishaq dalam Bible > > dan Talmud secara tata bahasa berkualitas sebagai sisipan para penulis kitab > > karena kedengkiannya, mari kita kaji secara ilmiah dan obyektif. > > > > MENURUT AL-QUR'AN > > > > Mari kita perhatikan ayat 100-113 Surat Ash-Shaffat > > > > 100. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk > > orang-orang yang saleh. > > 101. Maka kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat > > sabar. > > 102. Maka tatkala anak itu sampai ( pada umur sanggup) berusaha > > bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku Sesungguhnya Aku melihat > > dalam mimpi bahwa Aku me-nyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapat mu!" ia > > menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepada-mu; insya > > Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". > > 103. Tatkala keduanya Telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan > > anaknya atas pelipis (nya),(nyatalah kesabaran keduanya) > > 104. Dan kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, > > 105. Sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya > > demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. > > 106. Sesungguhnya Ini benar-benar suatu ujian yang nyata. > > 107. Dan kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. > > 108. Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan > > orang-orang yang datang kemudian > > 109. (yaitu) " Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim". > > 110. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat > > baik. > > 111. Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba kami yang beriman. > > 112. Dan kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang > > nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. > > 113. Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Ishaq dan diantara anak > > cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang zalim terhadap dirinya > > sendiri dengan nyata. > > Ayat ini tidak mencantumkan nama anak yang dikorbankan Ibrahim as. namun > > bukan berarti tidak bisa diketahui siapa anak tersebut. > > > > Inilah ketinggian sastra Alqur'an, walaupun nama tak disebut, namun makna > > yang hakiki tetap bisa diketahui. > > > > Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, karena inilah kalimat kunci agar > > kita bisa mengetahui bahwa anak Nabi Ibrahim adalah Nabi Ismail : > > > > 1. Pada ayat ke 112 Allah berfirman : > > > > Di dalam ayat ini terdapat huruf و (wauw) `Athf litartibi wa > > litisholi, maknanya, huruf wauw yang menghubungkan dua peristiwa yang > > berbeda, secara berurutan sesuai tertib/urutan waktunya, yaitu peristiwa > > pertama tentang penyembelihan anak Nabi Ibrahim as yang telah dewasa yaitu > > Nabi Ismail as dan dilanjutkan dengan peristiwa kedua, yaitu kelahiran Ishaq > > as. > > > > 2. Dasar yang menetapkan bahwa anak itu Ismail as. adalah kalimat > > عليه di ayat 113 > > > > kata عليه di sini adalah milik Nabi Ismail dan > > bukan Nabi Ibrahim, mengapa demikian, karena pada kelanjutan ayat Allah > > berfirman : Dzurriyati hima > > > > dhamir هِـمَا adalah milik Ismail dan > > Ishaq, karena mereka adalah saudara seayah, sehingga anak cucu mereka yang > > disebut Allah, bukan anak cucu Ibrahim dan Ishaq, karena keduanya adalah > > bapak beranak, jadi yang tepat adalah anak cucu Ibrahim dari putra beliau > > Ismail dan Ishaq. > > > > Coba perhatikan jawaban anak Nabi Ibrahim yang hendak dikorbankan itu pada > > ayat 102: > > > > Ia menjawab: "Wahai ayah, lakukanlah apa yang telah diperintahkan kepadamu, > > Insya Allah ayah akan mendapatiku sebagai anak yang sabar ( من > > الصبرين ) > > > > Di dalam Alquran, nabi yang memiliki predikat khusus sebagai > > (الصبرين) hanya 3 orang, yaitu : > > > > Nabi Ismail > > Nabi Idris > > Nabi Dzulkifli > > "Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. semua mereka termasuk > > orang-orang yang sabar." (Al -Anbiya' :85) > > > > Jadi jelaslah, bahwa Alquran telah menunjukkan hujjah yang terang, bahwa > > anak Nabi Ibrahim as yang hampir disembelih adalah Nabi Ismail as. > > > > Dalam ayat-ayat selanjutnya mengisahkan dialog antara nabi Ibrahim dengan > > Ismail tentang perintah penyembelihan Ismail, dan beliau berdua berhasil > > melalui ujian yang nyata tersebut dengan amat sabar, dan Allah Subhanahu Wa > > Ta'ala mengganti Ismail dengan seekor sembelihan yang besar . > > > > Setelah al-Qur'an mengisahkan kisah antara nabi Ibrahim dengan putranya > > Ismail, dalam ayat selanjutnya yaitu QS. As-Shaffat:112 Al-Qur'an > > mengisahkan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan kabar baik akan > > datangnya seorang anak lagi yang bernama Ishaq : > > > > "Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang > > termasuk orang-orang yang saleh". (QS. As-Shaffat:112) > > > > Ayat tersebut memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa kabar gembira akan > > lahirnya Ishaq adalah setelah kisah kabar gembira akan lahirnya Ismail dan > > kisah perintah penyembelihannya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa al-Qur'an > > menyatakan Ismail-lah yang akan disembelih bukan Ishaq. > > > > MENURUT BIBLE > > > > Nabi Ibrahim dan Istrinya Sarah adalah dari bangsa yang sama, Sarah > > mempunyai budak bernama Hajar dari Mesir. Dalam pernikahannya dengan Sarah > > nabi Ibrahim belum dikaruniai anak padahal umur mereka sudah mencapai > > sekitar 80 tahun. > > > > Akhirnya Sarah memutuskan agar Ibrahim menikahi budaknya yaitu Hajar. > > > > "Adapun Sarai, isteri Abram itu, tidak beranak. Ia mempunyai seorang hamba > > perempuan, orang Mesir, Hagar namanya. > > > > Berkatalah Sarai kepada Abram: "Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku > > melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah > > aku dapat memperoleh seorang anak." Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. > > > > Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hamba-nya, orang Mesir itu, > > yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan , lalu > > memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isteri-nya." (Kejadian > > 16:1-3) > > > > Bersama Hajar nabi Ibrahim mempunyai anak yang kemudian dinamainya Ismail, > > ketika itu nabi Ibrahim berumur 86 tahun : > > > > Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael > > baginya. (Kejadian 16:16) > > > > Dan ketika nabi Ibrahim berumur 99 tahun, Allah SWT menjanjikan seorang anak > > lagi namun dari pihak Sarah : > > > > "Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan > > diri kepada Abram" ( Kejadian 17:1) > > > > Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu > > seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya, sehingga ia menjadi > > ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari > > padanya."(Kejadian 17:16) > > > > Dan setahun kemudian lahirlah anak dari Sarah yang diberi nama Ishaq, dua > > tahun ke-mudian nabi Ibrahim mengadakan perjamuan besar untuk menyapih > > Ishak, sehingga ketika Ishaq berumur 2 tahun Ismail berumur 16 tahun, namun > > Sarab berubah pikiran setelah mempunyai anak, ia menyuruh nabi Ibrahim untuk > > mengusir Hajar dan Ismail dari rumah-nya, maka Hajar dan Ismail meninggalkan > > rumah Sarah. > > > > Setelah itu Allah berfirman kepada nabi Ibrahim : > > > > Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni > > Ishaq, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai > > korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." > > (Kejadian 22:2) > > > > Dalam ayat tersebut dikisahkan secara jelas dan gamblang bahwa Bible > > mengisahkan Ishaqlah yang dikorbankan untuk disembelih bukan Ismail. > > > > BENARKAH KISAH BIBLE? > > > > Satu-satunya dasar bagi orang-orang Yahudi dan Kristen mengimani Ishaq yang > > dikorbankan adalah penyebutan nama Ishaq dalam kitab mereka yaitu dalam > > Kejadian 22:2. > > > > "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishaq" . > > (Kejadian 22:2) > > > > Setelah dikaji, kalimat " yakni Ishaq" dalam ayat tersebut mempunyai > > kejanggalan yang teramat serius, alasannya : > > > > Pertama : kalimat "yakni Ishaq" pada susunan tersebut adalah mubazir, karena > > kalimat tersebut telah sempurna justru bila tanpa "yakni Ishaq" : > > > > Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, > > > > Dengan susunan tersebut tentu nabi Ibrahim sudah paham siapa yang disebut > > sebagai anak tunggal yang dikasihinya. Apa mungkin seorang ayah tidak tahu > > siapa anak tunggalnya? > > > > Kedua : Kalimat "yakni Ishaq" kontradiksi dengan kalimat sebelumnya yang > > menyatakan : > > > > Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi > > > > Karena ketika itu, Ismail telah lebih dahulu lahir sebagai anak nabi > > Ibrahim, penyebutan Ishaq sebagai anak tunggal dalam ayat tersebut tidak > > sesuai dengan sejarah dan itu berarti mengingkari Ismail sebagai anak sah > > Ibrahim. > > > > "Inilah keturunan Ismael, anak Abraham, yang telah dilahirkan baginya oleh > > Hagar, perempuan Mesir, hamba Sara itu." (Kejadian 25:12) > > > > Tentu saja menyebut Ishaq sebagai anak tunggal berarti mengingkari Ismail > > sebagai anak Ibrahim, mengingkari Ismail sebagai anak Ibrahim berarti > > mengingkari ayat-ayat dalam Bible itu sendiri. > > > > > > > > ISHAQ ANAK TUNGGAL ? > > > > Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi" (Kejadian > > 22:2) > > > > Siapakah anak tunggal yang dimaksud dalam ayat tersebut bila bukan Ishaq ? > > > > Ibrahim hanya mempunyai dua orang anak, yaitu Ismail dan Ishaq, Ishaq bisa > > disebut sebagai anak tunggal bila Ismail sebagai anak per-tama telah > > meninggal, tetapi kenyataannya Is-mail belum meninggal. Ismail bisa disebut > > se-bagai anak tunggal bila Ishaq belum lahir, keadaan yang kedua inilah yang > > paling mungkin. > > > > Al-Qur'an mengisyaratkan bahwa peristiwa perintah penyembelihan terhadap > > Ismail adalah sebelum Allah memberikan kabar gembira yang kedua kalinya > > kepada nabi Ibrahim akan lahirnya seorang anak lagi yaitu Ishaq, seperti > > disebutkan dalam QS. 37:101-11. > > > > Al-Qur'an menyatakan bahwa : > > > > "Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama > > Ibrahim, , Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi > > bahwa aku menyembelihmu" (QS.As-Shaffat:102) > > > > Yang dimaksud pada umur sanggup adalah ketika seseorang sudah bisa untuk > > mencari kayu bakar, mengembala kambing, mencari air dan lain-lain, dan > > ketika Ismail mencapai pada umur sanggup Ishaq belumlah lahir, jadi ketika > > itu Ismail adalah anak tunggal nabi Ibrahim. > > > > Kisah ini jika kita kembalikan pada kitab Kejadian, sangat bersesuaian, > > dimana pada usia Ismail yang sudah lebih dari 10 tahun itu, beliau sudah > > cukup mengerti untuk berpikir dan tengah meranjak menuju kepada fase > > kekedewasan. > > > > Ibrahim yang mendapatkan perintah dari Allah itu, melakukan dialog tukar > > pikiran dengan putranya mengenai pengorbanan yang diminta oleh Allah > > terhadap diri anaknya ini. Lalu bagaimana dengan penuturan Taurat, kita > > lihat dibawah ini : > > > > Kejadian 22:2 > > > > "Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni > > Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai > > korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." > > > > Dari sini saja kita sudah dapat mengambil kesimpulan bahwa Kitab Kejadian > > 22:2 sudah mengalami distorsi dengan penyebutan anak tunggal itu adalah > > Ishak (Isaac). > > > > Kejadian 16:16 > > > > "Abram berumur delapan puluh enam tahun, ketika Hagar melahirkan Ismael > > baginya." > > > > Kejadian 21:5 > > > > "Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir > > baginya." > > > > Berdasarkan kedua ayat itu, maka anak Ibrahim yang lahir lebih dahulu ialah > > Ismail; Jika Kejadian 22:2 menerangkan bahwa firman Tuhan kepada Ibrahim > > untuk mengorbankan "anak tunggal", jelas pada waktu itu anak Ibrahim baru > > satu orang. Lalu kemana anak yang satunya lagi ? Padahal kedua anak tersebut > > masih sama-sama hidup ! > > > > Jadi seharusnya ayat yang menerangkan kelahiran Ishaq itu letaknya sesudah > > ayat pengorbanan. Jadi setelah ayat yang menceritakan pengorbanan barulah > > diikuti oleh ayat kelahiran Ishak. Inilah yang disebut dengan "tahrif" oleh > > al-Qur'an, yaitu mengubah letak ayat dari tempatnya yang asli ketempat lain > > sebagaimana yang disitir oleh QS An Nisa' ayat 46 : > > > > QS An-Nisa 46 > > > > "Diantara orang-orang Yahudi itu, mereka mengubah perkataan dari > > tempatnya " > > > > Dengan begitu semakin jelas saja bahwa Taurat memang mengandung tahrif > > (pengubahan, penambahan, pengurangan dsb), dan jelas pula bahwa kitab yang > > sudah diubah-ubah itu tidak dapat dikatakan otentik dari Tuhan melainkan > > merupakan kitab yang terdistorsi oleh ulah tangan-tangan manusia. > > > > Orang Kristen berargumen bahwa penyebutan Ishak sebagai anak tunggal Ibrahim > > tidak lain karena Ismail terlahir dari budak dan merupakan anak tidak sah .. > > menurut saya pendapat ini konyol dan tidak beralasan sebab Kitab Kejadian > > 16:3 secara jelas menyebutkan bahwa sebelum Hajar melahirkan Ismail, ia > > telah di nikahi secara sah oleh Ibrahim. > > > > Kejadian 16:3 > > > > "Jadi Sarai, isteri Abram itu, mengambil Hagar, hambanya, orang Mesir itu, > > yakni ketika Abram telah sepuluh tahun tinggal di tanah Kanaan,lalu > > memberikannya kepada Abram, suaminya, untuk menjadi isterinya." > > > > Adapula orang Kristen yang membantah dengan merujuk Kejadian 21:12 bahwa > > yang dimaksud dengan keturunan Ibrahim adalah yang berasal dari benih Sarah > > : > > > > "Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal > > anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah > > engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang > > berasal dari Ishak". (Kejadian 21:12) > > > > Tetapi pernyataan ini tertolak sendiri dengan ayat berikutnya yaitu Kejadian > > 21:13 > > > > Kejadian 21:13 > > > > "Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, > > karena iapun anakmu" > > > > Sehingga yang dimaksud oleh ayat Kejadian 21:13 bukan soal "Ishak adalah > > anak asli keturunan Ibrahim dan menjadi anak tunggalnya" namun karena > > masalah warisan Ibrahim sebagaimana isi dari ayat Kejadian 21:9-10 > > > > Kejadian 21:9-10 > > > > "Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan > > Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.. > > Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta > > anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama > > dengan anakku Ishak." > > > > Seandainya Kristen berargumentasi bahwa Ismail diusir Ibrahim, atau karena > > Ibrahim membenci Ismail .. jawaban saya atas pernyataan tersebut adalah "itu > > adalah kedustaan para pendeta Yahudi yang mengedit Taurat"! . Ibrahim > > tidaklah mengusir Hajar (Kejadian 21:11 itu ayat editan Yahudi saja) . > > Bahkan sebenarnya hubungan antara Ibrahim, Ismail, dan Ishak sangat erat. > > Taurat mencatat setelah Ibrahim wafat, anak-anaknya (termasuk Ismail) > > menguburkan ayahnya bersama-sama. Ini menandakan hubungan keakraban mereka. > > > > Kejadian 25:7-9 > > > > "Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun, lalu ia > > meninggal ..Dan anak-anaknya, Ishak dan Ismael, menguburkan dia dalam gua > > Makhpela .." > > > > Bila memang benar Sarah cemburu dan mengusir mereka, itu adalah masalah > > lain. Namun yang terpenting adalah Ibrahim, Ismail, dan Ishak saling > > mencintai satu sama lain. Kita bisa sama-sama melihat hubungan antara Ishak > > dan Ismail yang sangat akrab, melalui pernikahan antara anak Ishak (Esau bin > > Ishak) dan anak Ismail (Mahalat bin Ismail dan Basmat bin Ismail). > > > > Kejadian 28: 8-9 > > > > "maka Esaupun menyadari, bahwa perempuan Kanaan itu tidak disukai oleh > > Ishak, ayahnya. Sebab itu ia pergi kepada Ismael dan mengambil Mahalat > > menjadi isterinya, di samping kedua isterinya yang telah ada. Mahalat adalah > > anak Ismael anak Abraham, adik Nebayot." > > > > Kejadian 36:2-3 > > > > "Esau mengambil .. Basmat, anak Ismael, adik Nebayot." > > > > Ishak menginginkan agar keturunannya tidak bercampur dengan darah bangsa > > lain. Oleh karena itu Esau memperistrikan anak Ismail. Jadi kesimpulannya > > anak-anak Ismail adalah bangsa Ibrani juga. Ishak tidak akan membiarkan Esau > > memperisti anak Ismail jika Ishak menganggap anak Ismail adalah bukan > > Ibrani. Jadi Ibrani bukanlah hanya dialamatkan untuk bangsa Israel saja, > > melainkan bangsa-bangsa lain yang sedarah dengan Ibrahim. > > > > Anak Remaja atau masih Balita ? Bukti Taurat Hasil Editan Yahudi > > > > Untuk lebih mempertajam analisa saya mengenai kebenaran isi ayat al-Qur'an > > yang menyebutkan bahwa alkitab itu sudah terdistorsi oleh tangan-tangan > > jahil manusia, maka pada kesempatan ini sayapun akan memperlihatkan > > bukti-bukti lain mengenainya yang masih berhubungan erat dengan kasus Ismail > > dan Ishak ini. > > > > Pengusiran Ismail dan Ibunya, Hajar yang dilakukan oleh Sarah sebagaimana > > yang dimuat didalam Kitab Kejadian terjadi pada waktu Ishak masih disapih > > karena ketakutan Sarah akan ikut terjatuhnya warisan ketangan Ismail yang > > juga merupakan putra dari Ibrahim (Lihat Kejadian 21:8-10). > > > > Kejadian 21:8-10 > > > > "Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan > > perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu. Pada waktu itu Sara melihat, > > bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang > > main dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah > > hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi > > ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak." > > > > Silahkan pembaca perhatikan, betapa Kejadian 21:8-10 kontradiksi dengan > > Kejadian 21:14-21 > > > > Kejadian 21:14-21 > > > > 14. Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan > > memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu > > Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan > > mengembara di padang gurun Bersyeba. > > > > 15. Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah > > semak-semak, > > > > 16. dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: > > "Tidak tahan aku melihat anak itu mati." Sedang ia duduk di situ, > > menangislah ia dengan suara nyaring. > > > > 17. Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit > > kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: "Apakah yang engkau susahkan, Hagar? > > Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia > > terbaring. > > > > 18. Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan > > membuat dia menjadi bangsa yang besar." > > > > 19. Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia > > pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum. > > > > 20. Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di > > padang gurun dan menjadi seorang pemanah. > > > > 21. Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang > > isteri baginya dari tanah Mesir. > > > > Kejadian 21:8-10 menceritakan Ismail sudah dewasa (berumur 14 tahun lebih) > > dan bermain dengan Ishak yang masih balita, hal ini membuat Sarah marah dan > > mengusir Ismail. > > > > Keesokan harinya .nah inilah yang aneh . cerita Kejadian 21:14-21 justru > > menceritakan hal yang bertentangan dengan ayat yang sebelumnya diceritakan. > > > > Kenapa bertentangan ? > > > > Karena dalam Kejadian 21:14-21 digambarkan seolah-olah Ismail masih seorang > > bayi yang digendong dibahu ibunya, kemudian Ismail yang menurut kitab > > Kejadian sendiri saat itu sudah berusia 16 tahun yang notabene sudah cukup > > dewasa kembali digambarkan bagai anak kecil yang mesti dibaringkan dibawah > > semak-semak (Kejadian 21:15) lalu diperintahkan untuk diangkat, digendong > > (Kejadian 21:18). > > > > Masa iya sih Hagar harus menggendong seorang anak laki-laki "dewasa" yang > > berusia 16 tahun, apa tidak terbalik seharusnya Ismail yang menggendong > > Hagar ? > > > > Kemudian disambung pada Kejadian 21:20 seolah Ismail masih sangat belia > > sekali sehingga dikatakan " Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah > > besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah". > > > > Jadi dari sini saja sudah kelihatan telah terjadi kerusakan dan manipulasi > > sejarah dan fakta yang ada pada ayat-ayat Taurat, jelas sudah Taurat adalah > > kitab suci editan para pendeta Yahudi. > > > > QS An-Nisa 46 > > > > "Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari > > tempat-tempatnya .." > > > > Dalam satu perdiskusian agama dimilis Islamic Network beberapa tahun yang > > lampau, seorang rekan Kristen membantah kalimat "untuk diangkat, digendong > > " yang termuat didalam kitab Kejadian ini adalah dalam bentuk kiasan, jadi > > disana jangan diartikan secara harfiah, karena maksud yang ada pada ayat itu > > bahwa nasib hidup dan makan dari Ismail ada dipundak Hagar. > > > > Padahal jika kita mau melihat kedalam konteks ayat-ayat aslinya, akan > > nyatalah bahwa apa yang dimaksudkan dengan bentuk kiasan tersebut sama > > sekali tidak menunjukkan seperti itu. > > > > Mari kita kupas : > > > > Kejadian 21:14 (Alkitab LAI 1974) > > > > "Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan > > memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu > > Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan > > mengembara di padang gurun Bersyeba. > > > > Tidak lupa saya akan mengutip juga beberapa terjemahan ayat diatas didalam > > beberapa versi alkitab yakni Douay Rheims Bible (DRB), English Standard > > Version (ESV), dan King James Version (KJV) : > > > > (DRB) So Abraham rose up in the morning, and taking bread and a bottle of > > water, put it upon her shoulder, and delivered the boy, and sent her away. > > And she departed, and wandered in the wilderness of Bersabee. > > > > (ESV) So Abraham rose early in the morning and took bread and a skin of > > water and gave it to Hagar, putting it on her shoulder, along with the > > child, and sent her away. And she departed and wandered in the wilderness of > > Beersheba. > > > > (KJV) And Abraham rose up early in the morning, and took bread, and a bottle > > of water, and gave it unto Hagar, putting it on her shoulder, and the child, > > and sent her away: and she departed, and wandered in the wilderness of > > Beersheba. > > > > Jadi menurut Taurat, Ibraham mengambil roti serta sekirbat air dan > > memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu > > Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi > > > > Lihat kalimat bahasa Inggris tidak menyebutkan Hagar dan Ismail tetapi hanya > > menyebutkan kata " and sent HER away: and SHE departed, and wandered"[1] > > > > Jadi jelas yang diusir dan berjalan disana adalah Hagar sendirian, sebab > > Ismail ada dalam gendongan Hagar. Mustahil anak berusia 16 tahun > > digendong!! > > > > Lalu kita lanjutkan pada kalimat berikutnya : > > > > Kejadian 21:15 Alkitab LAI 1974 > > > > "Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah > > semak-semak," > > > > (DRB) And when the water in the bottle was spent, she cast the boy under one > > of the trees that were there. > > > > (ESV) When the water in the skin was gone, she put the child under one of > > the bushes. > > > > (KJV) And the water was spent in the bottle, and she cast the child under > > one of the shrubs. > > > > Jadi semakin jelas, ketika bekal air didalam kirbat sudah habis, lalu Ismail > > (yang secara jelas disebut sebagai THE CHILD dan THE BOY) yang digendong itu > > diturunkan dari tubuhnya dan dibaringkan dibawah pohon. > > > > Apakah masih mau bersikeras dengan mengatakan kalau kata "menggendong atau > > memikul" THE CHILD disana bukan dalam arti yang sebenarnya ? > > > > Lalu kita lihat sendiri pada ayat-ayat berikutnya dimana Hagar akhirnya > > mendapatkan mata air dan memberi minum kepada anaknya (THE CHILD) yang > > menangis kehausan lalu anak tersebut dibawah bimbingan Tuhan meranjak > > dewasa, jadi anak itu pada masa tersebut belumlah dewasa, padahal usianya > > kala itu sudah hampir 17 tahun. > > > > Lelucon Kejadian pasal 22 > > > > Ada 3 poin utama yang harus di perhatikan mengenai lokasi tempat tinggal : > > > > # Hajar dan Ismail melewati Bersyeba (kejadian 21:14), kemudian tiba dan > > berdomisili di Paran (Kejadian 21:21) > > > > # Ibrahim sedang berada di Bersyeba (Kejadian 21:33) > > > > # Sarah dan Ishak berdomisili di Hebron, Sarah wafat di Hebron (kejadian > > 23:2) > > > > Pada pasal 22, > > > > langsung disebutkan bahwa nabi Ibrahim mendapat perintah untuk menyembelih > > anak tunggalnya. Artinya Ibrahim masih berada di Bersyeba. > > > > Kejadian pasal 22 > > > > 1. Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: > > "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan." > > > > 2. Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni > > Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai > > korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." > > > > 3. Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana > > keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia > > membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi > > ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. > > 4. Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah > > kepadanya tempat itu dari jauh. > > > > 5. Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan > > keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, > > sesudah itu kami kembali kepadamu." > > > > 6. Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke > > atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. > > Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama. > > > > 7. Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: > > "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di > > manakah anak domba untuk korban bakaran itu?" > > > > 8. Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban > > bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama. > > > > 9. Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham > > mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, > > dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api. > > > > 10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk > > menyembelih anaknya. > > 11. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, > > Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan." > > > > 12. Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, > > sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau > > tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku." > > > > 13. Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, > > yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu > > mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya. > > > > 14. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai > > sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan." > > > > 15. Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada > > Abraham, > > > > 16. kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiridemikianlah firman > > TUHAN:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan > > untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, > > > > 17. maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu > > sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan > > keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. > > > > 18. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena > > engkau mendengarkan firman-Ku." > > > > 19. Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka > > bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba. > > > > Bila kita simak dengan seksama, maka Kejadian pasal 22 memiliki dua > > keganjilan yakni : > > > > Kejanggalan pertama > > > > Kejadian pasal 22 ini mengisahkan seolah-olah Ishak berada di Bersyeba. > > Padahal tidak ada anak Ibrahim yang berdomisili di Bersyeba. Ishak dan > > ibunya justru tinggal di Hebron. > > > > Kejanggalan Kedua > > > > Setelah selesai ritual, pada Kejadaian 22:19 Ibrahim dan Ishak pulang ke > > Bersyeba. Jadi seolah-olah Sarah berdomisili di Bersyeba. Padahal Taurat > > mencatat Sarah berdomisili di Hebron hingga wafatnya (Kejadian 23:1-2). > > > > Kesimpulannya : > > Seandainya Ishak yang disembelih, seharusnya Kejadian pasal 22 menceritakan > > kepulangan Ibrahim ke Hebron, tempat tinggal Sarah, untuk membawa Ishak yang > > hendak dikurbankan. Kemudian setelah acara ritual pengurbanan selesai, > > mestinya Ibrahim mengembalikan Ishak kepada ibunya di Hebron. BUKAN DI > > BERSYEBA. Kedengkian pendeta Yahudi mengedit taurat sudah terlalu jelas > > didepan mata. Pendeta Yahudi mengedit nama tempat Paran (lokasi tempat > > tinggal Ismail) menjadi nama tempat tinggal Ishak. Namun pendeta Yahudi > > terburu-buru mengedit Paran menjadi Bersyeba, padahal harusnya Hebron. > > Serapat-rapatnya menutupi kebenaran akhirnya ketahuan juga, itulah > > perumpamaan untuk pengedit Taurat. > > > > Allah berfirman : > > > > "Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis alkitab dengan > > tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) > > untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka > > kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan > > mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang > > mereka kerjakan." (QS Al Baqarah 79) > > > > Akhir Kata > > > > "Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan > > kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula > > yang) dibiarkannya. " (QS Al Maa'idah 15) > > > > "Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan > > mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa > > terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam > > Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali." (QS An Nisaa' > > 115) > > > > " .. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran" > > (QS Al Baqarah 269) > > > > Akhirnya saya mengharapkan semoga artikel ini menambah wawasan dan > > pencerahan. > > > > Wassalam. > > > > Catatan Kaki > > > > [1] : Bible Contemporary English Version (CEV) telah mengedit kata "sent > > HER away: and SHE departed, and wandered" menjadi "sent them away. They > > wandered" > > > > Kejadian 21:14 versi CEV > > > > "Early the next morning Abraham gave Hagar an animal skin full of water and > > some bread. Then he put the boy on her shoulder and sent them away. They > > wandered around in the desert near Beersheba." > > > > Begitulah perilaku Gereja setelah menyadari kesalahan mereka sendiri, dengan > > bertopeng tembok tebal dan gerakannya secepat tikus gereja yang lolos dari > > pengamatan kita. Gereja benar-benar mengikuti perilaku pendeta Yahudi yang > > gemar mengedit ayat Alkitab. > > > > Sumber > > > > -Tafsir al-Qur'an Oleh Ibn Kathir > > > > -Tafsir al-Qur'an al-Maraghi. > > > > -Armansyah-Swaramuslim > > -Ensiklopedi Hukum Islam, Jilid 3, Diterbitkan oleh PT. Ichtiar Baru Van > > Houve, Jakarta, Cetakan keenam, 2003 > > > > -Program Alkitab (Bible) KJV, DRB, dan ESV dapat Anda download di > > > > >
------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
