Saya kutip.. "Klo boss ajeg cabut, gw ikutan cabut juga deh. Hehehe..."
Jadi jelas: psikopat berat tukang fitnah yang menderita premature ejaculation rezamautia yang mentally retarded dan hidup sengsara dirundung beban hidup itu ternyata cuman selayak anjing budug yang selama ini menggongong karena ikut-ikut bangsat psikopat berat Dipo yang sudah jelas-jelas gila itu. Islami. Menyedihkan. --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@...> wrote: > > > > --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@> wrote: > > > > Yeah..........bye bye kampung petarku, silahkan para haram jadah > > kelompoknya > > si jadah juspig menguasai kampung petar, dan sebagai mascot haram jadah > > semoga para haram jadah bertambah lagi, 13 tahun sudah cukup buat aku > > tinggal. > > > > > Eee..., kok gitu sih kang? > > Arra bilang mau cabut, ayub yahya mikir2 mau cabut juga, kang Sur juga > berangkat, pandanwangi udah cabut jauh2 hari. Lha..., ini kan seperti > multiply effect, nggak aci dong. Klo boss ajeg cabut, gw ikutan cabut juga > deh. Hehehe... > > Menurut gw, sebaiknya lurah di kampung ini sudah mulai memikirkan alternatif > lain oleh gejala yang tidak sehat ini. > > Gerombolan Jusfiq, item yang gw sebut gerombolan peler (pecundang, lunatic, > edan, ... repot) selalu berlindung dibalik hukum tidak tertulis proletar, > 'tidak akan mem banned warganya berdasarkan freedom of speech''. > > Apa memang kampung ini warganya akan dihuni oleh gerombolan peler seperti > junkie tua bangka jusfiq, si item atau berisi member yang berkualitas? > > Idiot2 gerombolan peler itu tidak membawa manfaat apa2, artinya lebih banyak > mudharatnya dari pada manfaatnya, buat warga prol. > > Disamping itu, golongan peler sudah jelas terlalu dogol untuk memahami konsep > freedom of speech karena sering memelintir omongan orang dan melakukan > kebohongan dalam berdiskusi. > > Ini kan udah nggak sehat lagi dan berbohong seperti yang dilakukan golongan > peler adalah suatu perbuatan nista dan tidak bisa ditolerir dalam bentuk > apapun juga. > > Sebaliknya, warga lainnya yang berkualitas dan warga yang berpikiran maju > untuk menambah wawasan, menjadi warga yang tidak memperoleh perlindungan > apapun juga, karena sudah jelas golongan peler menyalahgunakan hukum tidak > tertulis kampung prol ini. > > Maksud gw udah jelas, dengan adanya golongan peler yang lebih banyak mudharat > nya dari pada manfaatnya dan sering melakukan kebohongan, maka member > berkualitas akan cabut satu per satu dari kampung ini. > > Hal ini jauh2 hari sudah sering ditulis oleh kang Sur. > > Gw meminta kepada pak lurah agar seluruh warga kampung disini berhak untuk > mendapatkan hak dan perlindungan yang sama dengan warga lainnya tanpa pandang > bulu. > > Salah satu pilihannya adalah exercise warga kampung ini dalam berdemokrasi, > gw mengusulkan kepada pak lurah untuk mengadakan referendum sebagai bentuk > exercise dalam berdemokrasi. > > Sebagai analogi, kampung di Indonesia berhak menolak dan berhak mengusir > warganya yang terlibat terorisme dari kampungnya mereka. Bahkan, warga > kampung itu berhak menolak warga yang terlibat terorisme dikuburkan > dipemakaman kampung tersebut. > > Gw mengharapkan pak lurah kampung ini bisa mengikuti contoh dalam > berdemokrasi yang ditunjukkan oleh kampung di Indonesia ini. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
