--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote: > > > > Bangsat psikopat berat tukang fitnah rezameutia yang mentally retarded dan > menderita premature ejaculation serta hidup sengsara dengan beban hidupnya > yang berat sudah keleleran tidak bisa membantah apa yang dikatakan oleh para > kafir disini... > > Dan dia mulai menggigil ketakutan di tinggal beberapa anggota FBTF (Front > Bangsat Tukang Fitnah) yang sudah kegerahan dihadapan kenyataan pahit lagi > menyilaukan yang mereka hadapi: apa yang disampaikan kafir disini tidak bisa > dibantah. > > Fitnah dan pameran kebusukan otaknya juga tidak mempan menegakkkan benang > basah yang letoy kayak kontolnya. > > Lalu dia mau main usir... >
Memang selayaknya keberadaan anda di kampung ini ditinjau kembali dan menurut saya, teroris seperti anda sudah sepatutnya diusir dari kampung ini. Dari sejak dulu anda ini cuma melakukan fitnah, dari sejak tahun 2000-an anda ini sudah menghina istri orang, melakukan teror terhadap nina nuaraini dan para perempuan di milis ini, --- sama seperti jusfiq, yang selalu menepuk dada sebagai pembela perempuan, nggak tahunya malah paling gemar menista dan menghina perempuan. tentunya kalian masih ingat, bagaimana jusfiq menghina istrinya daffa, menghina istrinya gl. padahal istri mereka kan tidak ikut berdiskusi di proletar. bahkan saking nistanya si jusfiq, dia malah menteror nina nuraini, yang walaupun sudah keluar dari milis, masih juga diteror jusfiq dengan selalu mengirim postingan-postingan sampahnya jusfiq. si nina sampe ngejerit-jerit supaya kagak dikirimin postingan sampahnya jusfiq. http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/158433 ---- Berkali2 juga sudah saya katakan, tidak ada manfaatnya memelihara anda di kampung ini, anda ini malahan lebih banyak mudharatnya. Lagian, anda ini kan memang sudah sering ditendang keluar banyak milis dari sejak dulu. Jadi, sudah jelas artinya bahwa anda ini memang tidak ada manfaatnya sama sekali di milis. Kampung ini cuman satu2nya tempat yang menerima anda karena kebaikan dari pak lurah. Tapi, dasar anda ini tipikal anjing dogol, udah tau selalu ditendang keluar milis dan hanya milis ini yang satu2nya menerima anda, bukannya berkaca untuk instropeksi diri dan berterima kasih kepada pak lurah yang mau menampung anda disini, tapi sikap anda malahan makin nggak tahu diri dan makin menjadi-jadi sakit jiwanya. Dari memang sejak adik anda mati, kehidupan anda makin blangsak menuju ke titik nadir dan kelakuan anda semakin hari semakin sarap aja. Ini kan artinya cuma 2 kemungkinan, milis ini membuat anda menjadi semakin sakit jiwa, atau anda memang punya keturunan gen sakit jiwa, anda punya penyakit keturunan orang gila. Makanya, before everything is out of control, sebelum anda melakukan tindakan putus asa, yaitu melakukan tindakan bunuh diri, maka sebaiknya anda diusir aja deh dari kampung ini. Atau alternatif lain, sebaiknya anda bunuh diri aja secepatnya. Masalah biaya penguburan, biaya peti mati, anda nggak usah pikirin dan nggak perlu khawatir, saya bisa bantu ala kadarnya. Yang penting anda bisa mati dengan tenang dan tidak menderita. > Pathetic. > > Fuck off. > > Dan jangan lupa beli vibrator yang gedean buat istr anda. > > Kasihan tu perempuan yang tidak bisa merasakan enaknya ngentot dengan > suaminya. > > > --- In [email protected], "rezameutia" <rezameutia@> wrote: > > > > > > > > --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@> wrote: > > > > > > Yeah..........bye bye kampung petarku, silahkan para haram jadah > > > kelompoknya > > > si jadah juspig menguasai kampung petar, dan sebagai mascot haram jadah > > > semoga para haram jadah bertambah lagi, 13 tahun sudah cukup buat aku > > > tinggal. > > > > > > > > > Eee..., kok gitu sih kang? > > > > Arra bilang mau cabut, ayub yahya mikir2 mau cabut juga, kang Sur juga > > berangkat, pandanwangi udah cabut jauh2 hari. Lha..., ini kan seperti > > multiply effect, nggak aci dong. Klo boss ajeg cabut, gw ikutan cabut > > juga deh. Hehehe... > > > > Menurut gw, sebaiknya lurah di kampung ini sudah mulai memikirkan > > alternatif lain oleh gejala yang tidak sehat ini. > > > > Gerombolan Jusfiq, item yang gw sebut gerombolan peler (pecundang, lunatic, > > edan, ... repot) selalu berlindung dibalik hukum tidak tertulis proletar, > > 'tidak akan mem banned warganya berdasarkan freedom of speech''. > > > > Apa memang kampung ini warganya akan dihuni oleh gerombolan peler seperti > > junkie tua bangka jusfiq, si item atau berisi member yang berkualitas? > > > > Idiot2 gerombolan peler itu tidak membawa manfaat apa2, artinya lebih > > banyak mudharatnya dari pada manfaatnya, buat warga prol. > > > > Disamping itu, golongan peler sudah jelas terlalu dogol untuk memahami > > konsep freedom of speech karena sering memelintir omongan orang dan > > melakukan kebohongan dalam berdiskusi. > > > > Ini kan udah nggak sehat lagi dan berbohong seperti yang dilakukan golongan > > peler adalah suatu perbuatan nista dan tidak bisa ditolerir dalam bentuk > > apapun juga. > > > > Sebaliknya, warga lainnya yang berkualitas dan warga yang berpikiran maju > > untuk menambah wawasan, menjadi warga yang tidak memperoleh perlindungan > > apapun juga, karena sudah jelas golongan peler menyalahgunakan hukum tidak > > tertulis kampung prol ini. > > > > Maksud gw udah jelas, dengan adanya golongan peler yang lebih banyak > > mudharat nya dari pada manfaatnya dan sering melakukan kebohongan, maka > > member berkualitas akan cabut satu per satu dari kampung ini. > > > > Hal ini jauh2 hari sudah sering ditulis oleh kang Sur. > > > > Gw meminta kepada pak lurah agar seluruh warga kampung disini berhak untuk > > mendapatkan hak dan perlindungan yang sama dengan warga lainnya tanpa > > pandang bulu. > > > > Salah satu pilihannya adalah exercise warga kampung ini dalam berdemokrasi, > > gw mengusulkan kepada pak lurah untuk mengadakan referendum sebagai bentuk > > exercise dalam berdemokrasi. > > > > Sebagai analogi, kampung di Indonesia berhak menolak dan berhak mengusir > > warganya yang terlibat terorisme dari kampungnya mereka. Bahkan, warga > > kampung itu berhak menolak warga yang terlibat terorisme dikuburkan > > dipemakaman kampung tersebut. > > > > Gw mengharapkan pak lurah kampung ini bisa mengikuti contoh dalam > > berdemokrasi yang ditunjukkan oleh kampung di Indonesia ini. > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
