Sebetulnya masih 15 hari lagi. Tapi bolehlah kita siap-siap 
merayakannya. 

Di ultah ke-2 mestinya bisa lebih dahsyat, 

http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/319237


--- "rezameutia" <rezameutia@...> wrote:
> 
> --- "suryana" <gsuryana@> wrote:
>
> > Yeah..........bye bye kampung petarku, silahkan para haram jadah 
> > kelompoknya si jadah juspig menguasai kampung petar, dan sebagai 
> > mascot haram jadah semoga para haram jadah bertambah lagi, 13 
> > tahun sudah cukup buat aku tinggal.
> >
> 
> 
> Eee..., kok gitu sih kang?
> 
> Arra bilang mau cabut, ayub yahya mikir2 mau cabut juga, kang Sur 
> juga berangkat, pandanwangi udah cabut jauh2 hari.  Lha..., ini kan 
> seperti multiply effect,  nggak aci dong.  Klo boss ajeg cabut, gw 
> ikutan cabut juga deh.  Hehehe...
> 
> Menurut gw, sebaiknya lurah di kampung ini sudah mulai memikirkan 
> alternatif lain oleh gejala yang tidak sehat ini.
> 
> Gerombolan Jusfiq, item yang gw sebut gerombolan peler (pecundang, 
> lunatic, edan, ... repot) selalu berlindung dibalik hukum tidak 
> tertulis proletar, 'tidak akan mem banned warganya berdasarkan 
> freedom of speech''.
> 
> Apa memang kampung ini warganya akan dihuni oleh gerombolan peler 
> seperti junkie tua bangka jusfiq, si item atau berisi member yang 
> berkualitas?
> 
> Idiot2 gerombolan peler itu tidak membawa manfaat apa2, artinya 
> lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya, buat warga prol.
> 
> Disamping itu, golongan peler sudah jelas terlalu dogol untuk 
> memahami konsep freedom of speech karena sering memelintir omongan 
> orang dan melakukan kebohongan dalam berdiskusi.  
> 
> Ini kan udah nggak sehat lagi dan berbohong seperti yang dilakukan 
> golongan peler adalah suatu perbuatan nista dan tidak bisa 
> ditolerir dalam bentuk apapun juga.
> 
> Sebaliknya, warga lainnya yang berkualitas dan warga yang 
> berpikiran maju untuk menambah wawasan, menjadi warga yang tidak 
> memperoleh perlindungan apapun juga, karena sudah jelas golongan 
> peler menyalahgunakan hukum tidak tertulis kampung prol ini.
> 
> Maksud gw udah jelas, dengan adanya golongan peler yang lebih 
> banyak mudharat nya dari pada manfaatnya dan sering melakukan 
> kebohongan, maka member berkualitas akan cabut satu per satu dari 
> kampung ini.  
> 
> Hal ini jauh2 hari sudah sering ditulis oleh kang Sur.
> 
> Gw meminta kepada pak lurah agar seluruh warga kampung disini 
> berhak untuk mendapatkan hak dan perlindungan yang sama dengan 
> warga lainnya tanpa pandang bulu.  
> 
> Salah satu pilihannya adalah exercise warga kampung ini dalam 
> berdemokrasi, gw mengusulkan kepada pak lurah untuk mengadakan 
> referendum sebagai bentuk exercise dalam berdemokrasi. 
> 
> Sebagai analogi, kampung di Indonesia berhak menolak dan berhak 
> mengusir warganya yang terlibat terorisme dari kampungnya mereka.  
> Bahkan, warga kampung itu berhak menolak warga yang terlibat 
> terorisme dikuburkan dipemakaman kampung tersebut.
> 
> Gw mengharapkan pak lurah kampung ini bisa mengikuti contoh dalam 
> berdemokrasi yang ditunjukkan oleh kampung di Indonesia ini. 
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke