http://id.wikipedia.org/wiki/Aritmetika

--- In [email protected], "Nub" <nubtheologian@...> wrote:
>
> ga pernah denger hukum aritmetika (laws of arithmetic) jon?
> yah mungkin dipesantren ga pernah diajarin sih.
> nih gua kasih yg simpel2 aja ya 
> http://www.mate-mati-kaku.com/matematikawan/al-Khiwarizmi.html
> 
> si pinpin bener, elu emang ga pernah kuliah ternyata jon. pantesan pinpin 
> ngabur, dah malu bener kayanya dia selama ini pernah mengidolakan elu jon 
> hehehehe
> 
> Yang gua heran kok yang komplain malah elu.
> Elu kan theis jon, menurut elu auloh kalau mau membangkitkan orang mati itu 
> bisa ga? masa auloh seimpoten itu? jadi menurut lu, semua mukjizat musa, isa 
> dan nabi2 lain dalam quran itu cuma dongeng ya jon? yah paling ga lu bener 
> dalam satu hal sih, kalo quran itu memang cuma dongeng :p
> 
> 
> --- In [email protected], "johny_indon" <johny_indon@> wrote:
> >
> > 
> > 
> > gua ngga tau apakah lu nulis ini gara2 kebanyakan minum kopi atau minum bir.
> > kemungkinan sih dua2nya.
> > 
> > tapi melihat elu berusaha sekuat tenaga untuk terlihat nyaintifik, 
> > dengan nyebut2 'hukum aritmetika' (apaan tuh hukum aritmetika? baru 
> > denger gua. lol) sambil membandingkannya dgn orang mandul yg punya anak, 
> > atau nyebut2 probability royal flush dan membandingkannya dgn kemungkinan 
> > orang bangkit dari kubur, memang cukup menghibur.
> > dari penjelasan lu aja sudah nyata kalau elu ngga ngerti matematika, 
> > logika, dan matematika logika. itu udah pasti koq.
> > 
> > karena elu begitu disanjung si uplik sebagai logician, maka elu 
> > mestinya punya kewajiban menjelaskan kepada si uplik, fans berat lu itu, 
> > bagaimana secara logika, fisika, aritmetika dan setrika, 
> > bahwa seseorang yg sel otaknya sudah mati semua bisa hidup lagi.
> > atau mahluk berbobot 70kg yg kakinya tidak punya selaput seperti kadal air, 
> > tapi bisa berjalan di atas air.
> > untuk sementara sih gua cuman percaya bahwa ada orang yg sel otaknya 
> > sebagian besar udah mati (ngga mati semua) tapi masih bisa ikutan milis 
> > proletar dan rajin jogging tiap pagi atau hobi bikin kopi.
> > 
> > whatever, keliatannya elu masih belum sembuh nub.
> > tapi ngga perlu kecil hati, selama elu punya kemauan di situ pasti 
> > ada jalan (menuju ketololan).
> > gua sarankan lu segera ke stasiun kompas tv, daftar jadi peserta stand up 
> > comedy.
> > kayaknya lu punya kans untuk sukses jadi badut daripada jadi pendeta.
> > percayalah.
> > 
> > --- In [email protected], "Nub" <nubtheologian@> wrote:
> > >
> > > Kotbah lagi ahh, dah lama ga kotbah.
> > > Tobat, tobat...kerajaan Allah sudah dekat.
> > > 
> > > warning: yg lemot harap baca minimal 100x per satu kalimat.
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > >             Apakah keajaiban itu tidak mungkin?
> > > 
> > > Naturalisme adalah paham yang mengatakan bahwa semua kejadian atau event 
> > > didunia ini membutuhkan penjelasan yang natural. Kalau naturalisme itu 
> > > benar, maka keajaiban (miracles) itu tidak mungkin terjadi. Yesus tidak 
> > > mungkin bangkit dari kubur, penampakan Yesus hanya sekedar halusinasi. 
> > > Yesus tidak mungkin memberi makan lima ribu orang, mereka pasti bawa 
> > > makan siang mereka masing-masing. Yesus tidak mungkin berjalan diatas 
> > > air, mungkin waktu itu lagi winter makanya airnya beku (LOL). Kalau 
> > > naturalisme itu benar, maka catatan perjanjian baru tentang kehidupan 
> > > Yesus itu salah besar. Jika miracles itu tidak mungkin terjadi, maka 
> > > konsekuensinya kekristenan tidak mungkin benar. Seperti kata Paulus, jika 
> > > Kristus tidak bangkit dari kubur, maka iman kita itu sia-sia (1 Kor 
> > > 15:14). 
> > > 
> > > Tapi benarkah kita bisa menjelaskan semua kejadian yang terjadi diplanet 
> > > ini secara natural? Konon, banyak orang berpikir bahwa David Hume sudah 
> > > menghancurkan semua alasan rasional untuk percaya kepada miracles. Hume 
> > > bilang bahwa kepercayaan itu harus berdasarkan pada kemungkinan; dan 
> > > kemungkinan itu berdasarkan pada keseragaman atau konsistensi alam 
> > > (nature). Kalau nature punya prilaku tertentu, maka menurut Hume, nature 
> > > akan selalu berprilaku seperti itu. Secara probability, pelanggaran hukum 
> > > natural itu sangat amat kecil kemungkinannnya, membuat hal itu menjadi 
> > > tidak mungkin terjadi. 
> > > 
> > > Sebagai contoh, mana yang lebih mungkin terjadi: kesaksian bahwa 
> > > kebangkitan Yesus itu salah, atau Yesus itu benar bangkit dari kubur? 
> > > Menurut metode Hume, orang mati bangkit kembali itu kemungkinannya jauh 
> > > lebih kecil dibandingkan dengan beberapa orang salah memberi kesaksian. 
> > > Tapi ini jelas ngawur, karena ada banyak event didunia ini terjadi 
> > > walaupun kemungkinannya kecil sekali. Misalnya, kemungkinan seseorang 
> > > mendapat royal flush itu 1:649,739 
> > > (http://en.wikipedia.org/wiki/Poker_probability). Walaupun sangat kecil, 
> > > tapi kita tetap melihat seseorang kadang mendapat royal flush dalam satu 
> > > game. Atau contoh lain, yaitu kemungkinan seseorang menang lotre itu 
> > > kadang satu berbanding jutaan. 
> > > 
> > > Banyak yang mengira kalau orang-orang dijaman Yesus itu adalah 
> > > orang-orang yang bodoh, yang tidak mengerti hukum alam. Tapi ini adalah 
> > > anggapan yang keliru. Lukas, salah satu penulis injil, selain seorang 
> > > sejarahwan juga adalah seorang dokter yang terlatih dijamannya. Dia 
> > > bercerita tentang seorang bernama Zakharia dan istrinya Elisabet yang 
> > > tidak mempunyai anak karena Elisabet itu mandul dan keduanya juga sudah 
> > > sangat tua. Lukas menceritakan bahwa ada malaikat Tuhan yang mendatangi 
> > > pasangan ini dan bilang bahwa istrinya akan melahirkan seorang anak 
> > > laki-laki. 
> > > 
> > > Tapi apakah respon Zakharia? dengan sopan dia menolak untuk percaya dan 
> > > ngadu argument dengan si malaikat : "bagaimana aku bisa tahu kalau hal 
> > > ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan istriku sudah lanjut umurnya". 
> > > Bagi Zakharia, istrinya bisa hamil pada saat itu melanggar semua hukum 
> > > alam yang dia tahu. Dan yang menarik disini, Zakharia itu bukanlah 
> > > seorang atheis. Dia seorang imam yang percaya kepada Tuhan, percaya 
> > > adanya malaikat, dan percaya pentingnya berdoa. Tapi jika janji bahwa 
> > > doanya dikabulkan itu melanggar semua hukum alam yang dia tahu, Zakharia 
> > > tidak siap untuk percaya. 
> > > 
> > > Disini Lukas menunjukan kepada kita kalau orang-orang dijamannya itu 
> > > bukanlah orang-orang yang tidak tahu hukum alam dan mau percaya semua 
> > > cerita gaib tidak peduli betapa absurd. Mereka juga merasa keberatan 
> > > untuk percaya cerita-cerita tersebut. Jika pada akhirnya mereka percaya 
> > > bahwa suatu keajaiban terjadi, itu dikarenakan bukti-bukti yang kuat 
> > > dihadapan mereka, bukan karena mereka tidak mengerti hukum alam. 
> > > 
> > > Contoh lain lagi, ketika Lukas menceritakan tentang bagaimana lahirnya 
> > > kekristenan. Lukas menunjukan bahwa orang-orang yang pertama kali 
> > > menentang cerita kebangkitan Yesus itu bukanlah para atheis, melainkan 
> > > para imam imam saduki. Mereka adalah orang-orang yang sangat religious. 
> > > Mereka percaya Tuhan. Mereka berdoa dan beribadah dikuil. Tapi mereka 
> > > menganut paham yang menolak kemungkinan orang dibangkitkan dari kubur. 
> > > Dan bukan hanya mereka saja. 
> > > 
> > > Paganisme kuno itu percaya banyak teori, tapi satu hal yang semua agama 
> > > pagan percaya yaitu bahwa orang mati tidak bisa bangkit dari kubur (ini 
> > > perlu ditekankan karena banyak orang jaman sekarang mengira bahwa manusia 
> > > penganut pagan jaman dulu itu percaya segala macam hal aneh termasuk 
> > > bangkitnya orang mati). Jadi dunia jaman kuno sudah tahu bahwa mayat itu 
> > > tidak bisa bangkit dari kubur. Kalau jadinya banyak orang bertobat dan 
> > > menjadi kristen itu karena memang adanya bukti-bukti yang sangat kuat 
> > > yang mereka lihat langsung dengan mata kepada mereka sendiri. 
> > > 
> > > Kita sering mendengar bahwa miracles itu tidak mungkin terjadi, karena 
> > > miracles itu adalah pelanggaran hukum alam. Tapi ini adalah fallacy. 
> > > Ilustrasinya begini: "jika saya masukin $1000 minggu ini ke laci meja 
> > > saya, $2000 minggu depan, dan $1000 lagi minggu berikutnya. Maka hukum 
> > > aritmetik mengatakan bahwa kalau saya buka laci saya setelah itu maka 
> > > saya akan menemukan ada $4000 didalam laci saya. Tapi, andai kata ketika 
> > > saya buka lacinya, ternyata hanya ada $1000. Apa yang akan saya 
> > > simpulkan? Apakah saya akan menyimpulkan bahwa hukum aritmetik sudah 
> > > hancur (dilanggar)? Tentu tidak. Kesimpulan yang lebih masuk akal itu ada 
> > > pencuri yang mengambil uang saya, dan kemungkinan pencuri itu adalah 
> > > tukang semir sepatu saya, si hasan basri. 
> > > 
> > > Jadi seperti kita lihat, hukum aritmetik tidak membuat adanya pencuri 
> > > (baca: pelanggar) itu menjadi tidak mungkin. Justru sebaliknya, hukum 
> > > aritmetik malahan menunjukan kepada kita exsistensi si pencuri. Sama 
> > > seperti hukum gravitasi newton. Hukum gravitasi bilang kalau saya 
> > > menjatuhkan apel dari atas pohon, maka apel itu akan jatuh ke tanah. Tapi 
> > > hukum gravitasi ini tidak mencegah adanya seseorang yang menangkap apel 
> > > tersebut. Dengan kata lain, hukum itu memprediksi apa yang akan terjadi, 
> > > dengan syarat tidak ada perubahan kondisi ketika experiment dilakukan. 
> > > 
> > > Dari perspektif kristen (atau theism secara general), hukum alam itu 
> > > memprediksi apa yang akan terjadi jika Tuhan tidak mengintervensi. 
> > > Tentunya kita tidak bisa mengatakan bahwa Allah itu `pencuri' karena alam 
> > > semesta ini adalah ciptaanNya dan milikNya semata. Jadi jika Allah 
> > > mengintervensi dengan menaruh sperma ditubuh seorang perawan, kejadian 
> > > selanjutnya tidak melanggar hukum alam. Hukum mengambil alih kembali dan 
> > > kehamilan terjadi. Sembilan bulan kemudian lahirlah seorang anak.
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke