Cedera yang diakibatkan tabrakan dari belakang hingga mobil lama saya sampai 
tak layak diperbaki lagi mengakibatkan saya mengalami perawatan dua kali 
seminggu yang semuanya ditanggung asuransi perusahaan lewat Workers 
Compensation. Yang memberikan perawatan adalah seorang chiropractor yang bule 
Aussie.

Dari segala pembicaraan yang ngalor-ngidul dia mendadak bilang kakak tertua dia 
seorang Muslim. Saya yang kaget langsung bertanya bagaimana sampai bisa pindah 
agama? Dia bilang lewat perkawinan. Ah, saya langsung mengerti dan saya tanya 
lagi etnis pasangan kakaknya yang ternyata seorang berdarah Lebanon. Saya tanya 
lagi di mana mereka berkenalan apakah di universitas dan dijawab di bar. Saya 
langsung bilang: "Good Muslims won't do it". Dia jawab lagi bahwa sang istri 
sebenarnya tidak taat menjalankan ibadahnya. Jadi pindah agama adalah 
persyaratan yang diminta dari ayah fihak wanita untuk menikahi putrinya kata 
saya dan dia mengangguk.

Kakak tertua dia sekali menjadi mualaf langsung mengikuti semua aturan dengan 
ketat. Apakah terjadi pertentangan dengan keluarga tanya saya.
Banyak sekali terjadi pada awal-awalnya perdebatan mengenai agama dengan fihak 
keluarga tidak senang dengan dia pindah agama.

Dengan berjalannya waktu ayah sang chiropractor merasa cocok dengan sang mantu 
dikarenakan bidang mereka sama, perpajakan di mama sang mantu lulusan TAFE. 
Sementara kakak dia pada awalnya cuma luntang-lantung pemalasan tanpa punya 
pendidikan tinggi. Jadinya sang chiropractor merasa seperti punya kakak sendiri 
dan terlihat matanya berkaca-kaca saat mengatakan hal itu.

Menurut pendapat sang chiropractor, istri kakaknya inilah yang telah mendorong 
dia untuk kuliah hingga sampai sukses meraih titel CPA dan bukannya dikarenakan 
oleh agama Islam yang tampaknya diyakini sang kakak sebagai penyebab suksesnya.

Lahirnya seorang putri cacat yang konon kromosomnya kurang satu ditambah 
ketatnya sang kakak menjalankan ibadah sementara istrinya longgar menyebabkan 
mereka akhirnya berpisah secara baik-baik. Kedua belah fihak sudah menikah lagi 
dan sang chiropactor tidak menyukai ipar barunya yang berjilbab yang dinilainya 
kurang bersahabat dan tampaknya memusuhi bekas iparnya. Padahal hubungan antara 
kakaknya dengan bekas istrinya masih akrab sampai sekarang. Diduga sang kakak 
jadi coccok dengan istri barunya karena keduanya sama-sama ketat dalam 
menjalankan ibadah.

Waktu saya tanya apakah cantik istri kakaknya?
Dia jawab bahwa istri yang pertama sangat cantik karena terlihat jelas tanpa 
terlindung jilbab, sementara istri yang baru dia tidak bisa bilang. Apakah 
tertutup cadar saya tanya lagi, tidak jawabnya, mukanya masih terlihat jelas. 
Jadi agak heran karena walaupun tertutup jilbab saya masih bisa menentukan 
apakah orang tersebut cantik atau tidak.

Kakak dari iparnya yang baru dan juga berdarah Lebanon ini ternyata beristrikan 
seorang asal Indonesia.

Sang chiropractor jadinya sekarang menjadi agnostik sebagai akibat melihat 
semua yang terjadi dikeluarganya.






------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke