Saya jadi inget cerita seorang ibu yang terperangkap di dalam rumah yang mulai 
terbakar ...

Jika itu adalah ibu kita, apa yang akan kita lakukan ? Tentu saja api yang 
membara itu akan kita terjang untuk menyelamatkan ibu kita !

Tak perlu menunggu api membakar rumah untuk memiliki spirit menyeamatkan dan 
membahagiakan sang ibu ...

kerja yang bener. hidup yang bener. dan buatlah ibu kita bangga meskipun dengan 
hal - hal yang sederhana. membelikan kue kesukaannya misalnya.

Jangan kayak uplik. diamah apan malin kundang.
dikutuk jadi batu. Tu !

--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Ini membuktikan bahwa Islam, juga semua orang, tidak bisa 
> dipukulrata atau digebyah uyah. 
> 
> Bagus untuk disadari gerombolan jakun sewot di sini bahwa 
> setiap orang itu unik. Bahkan yang kembar identik sekalipun. 
> Setiap orang cukup mempertanggungjawabkan perbuatannya 
> masing-masing. Tidak perlu menanggung akibat dari sesuatu 
> yang tidak dia lakukan apalagi melemparkan tanggungjawab 
> perbuatannya ke orang lain. 
> 
> Btw, selamat buat ibunda yang memiliki anak berbakti. 
> Betul, tidak ada kata 'tidak' atau menunda kesempatan untuk 
> membuat ortu tenang, senang, dan nyaman. Malah seringkali 
> kesempatan itu harus dibuat, diadakan. 
> 
> 
> --- "Teddy S." <teddyr@> wrote:
> 
> > Cedera yang diakibatkan tabrakan dari belakang hingga mobil lama 
> > saya sampai tak layak diperbaki lagi mengakibatkan saya mengalami 
> > perawatan dua kali seminggu yang semuanya ditanggung asuransi 
> > perusahaan lewat Workers Compensation. Yang memberikan perawatan 
> > adalah seorang chiropractor yang bule Aussie.
> > 
> > Dari segala pembicaraan yang ngalor-ngidul dia mendadak bilang 
> > kakak tertua dia seorang Muslim. Saya yang kaget langsung bertanya 
> > bagaimana sampai bisa pindah agama? Dia bilang lewat perkawinan. 
> > Ah, saya langsung mengerti dan saya tanya lagi etnis pasangan 
> > kakaknya yang ternyata seorang berdarah Lebanon. Saya tanya lagi di 
> > mana mereka berkenalan apakah di universitas dan dijawab di bar. 
> > Saya langsung bilang: "Good Muslims won't do it". Dia jawab lagi 
> > bahwa sang istri sebenarnya tidak taat menjalankan ibadahnya. Jadi 
> > pindah agama adalah persyaratan yang diminta dari ayah fihak wanita 
> > untuk menikahi putrinya kata saya dan dia mengangguk.
> > 
> > Kakak tertua dia sekali menjadi mualaf langsung mengikuti semua 
> > aturan dengan ketat. Apakah terjadi pertentangan dengan keluarga 
> > tanya saya.
> > Banyak sekali terjadi pada awal-awalnya perdebatan mengenai agama 
> > dengan fihak keluarga tidak senang dengan dia pindah agama.
> > 
> > Dengan berjalannya waktu ayah sang chiropractor merasa cocok dengan 
> > sang mantu dikarenakan bidang mereka sama, perpajakan di mama sang 
> > mantu lulusan TAFE. Sementara kakak dia pada awalnya cuma luntang-
> > lantung pemalasan tanpa punya pendidikan tinggi. Jadinya sang 
> > chiropractor merasa seperti punya kakak sendiri dan terlihat 
> > matanya berkaca-kaca saat mengatakan hal itu.
> > 
> > Menurut pendapat sang chiropractor, istri kakaknya inilah yang 
> > telah mendorong dia untuk kuliah hingga sampai sukses meraih titel 
> > CPA dan bukannya dikarenakan oleh agama Islam yang tampaknya 
> > diyakini sang kakak sebagai penyebab suksesnya.
> > 
> > Lahirnya seorang putri cacat yang konon kromosomnya kurang satu 
> > ditambah ketatnya sang kakak menjalankan ibadah sementara istrinya 
> > longgar menyebabkan mereka akhirnya berpisah secara baik-baik. 
> > Kedua belah fihak sudah menikah lagi dan sang chiropactor tidak 
> > menyukai ipar barunya yang berjilbab yang dinilainya kurang 
> > bersahabat dan tampaknya memusuhi bekas iparnya. Padahal hubungan 
> > antara kakaknya dengan bekas istrinya masih akrab sampai sekarang. 
> > Diduga sang kakak jadi coccok dengan istri barunya karena keduanya 
> > sama-sama ketat dalam menjalankan ibadah.
> > 
> > Waktu saya tanya apakah cantik istri kakaknya?
> > Dia jawab bahwa istri yang pertama sangat cantik karena terlihat 
> > jelas tanpa terlindung jilbab, sementara istri yang baru dia tidak 
> > bisa bilang. Apakah tertutup cadar saya tanya lagi, tidak jawabnya, 
> > mukanya masih terlihat jelas. Jadi agak heran karena walaupun 
> > tertutup jilbab saya masih bisa menentukan apakah orang tersebut 
> > cantik atau tidak.
> > 
> > Kakak dari iparnya yang baru dan juga berdarah Lebanon ini ternyata 
> > beristrikan seorang asal Indonesia.
> > 
> > Sang chiropractor jadinya sekarang menjadi agnostik sebagai akibat 
> > melihat semua yang terjadi dikeluarganya.
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke